Arus

5 Speaker Eksternal Edisi 2021, Pilih Speaker Pintar Atau Bass?

Apakah Anda sedang ingin membeli sebuah speaker eksternal  dengan sisa THR kemarin? Jika iya, halaman ini merangkum beberapa speaker eksternal pilihan redaksi ArusGadget bulan ini.

Jika Anda belum ingin membeli juga tidak apa, namun kami sarankan untuk tetap membaca halaman ini. Karena apa? Siapa tahu setelah membaca rangkuman ini, Anda kemudian tergiur untuk membeli speaker eksternal.

Speaker eksternal kini sudah menjadi kebutuhan primer bagi penikmat audio. Meski beberapa laptop atau ponsel bekerjasama dengan produsen speaker seperti Dolby Atmos atau Bang & Olessen.

Tentu suara yang dihasilkan tidak bisa maksimal seperti pada speaker. Anda tidak akan mendapatkan suara bass yang menggelegar dan ajeb – ajeb.

Oleh karena itu penting untuk mempunyai sebuah speaker bluetooth. Jika Anda orang dengan mobilitas tinggi dan suka bekerja menggunakan laptop di pinggir taman atau tepi danau, maka kami sarankan untuk membawa speaker dengan ukuran kecil.

Namun jika Anda mempunyai ruang kerja yang permanen dan minim mobilitas. Ukuran bukan menjadi masalah.

Baca juga: Asus Zenfone 8 dan Zenfone 8 Flip, Ponsel Premium Harga Terjangkau

Selanjutnya pilihan Anda adalah tentang fitur tambahan yang ada pada speaker. Ada juga yang menyertakan voice control seperti pada speaker buatan Amazon atau Google. Atau jika Anda fokus pada suara, JBL adalah pilihan redaksi untuk Anda.

Sony SRS-XB13

©www.techradar.com

SRS-XB13 adalah speaker portabel buatan Sony yang hanya menghasilkan suara mono. Bentuknya yang lebih kecil dari kaleng soda membuat harganya sangat terjangkau. Speaker ini menggunakan bluetooth sebagai koneksi utamanya.

Dengan harga 700 ribu rupiah, Anda sudah bisa mendapatkan speaker Sony SRS-XB13. Karena speaker ini dibuat untuk aktifitas di luar ruangan, Sony SRS-XB13 sudah mengantongi sertifikat IP67. Artinya speaker ini tahan debu dan air.

Pada bagian atas speaker terdapat besi grill yang melindungi driver standar 1,5 inci. Sementara di bagian bawah terdapat radiator pasif untuk respons bass yang lebih baik.

Kontrol terletak di sepanjang sisi dan juga Anda akan menemukan port USB-C tersembunyi sebagai pengisi daya speaker. Bass karet ada di bagian bawah speaker, juga Ada celah kecil di dasar plastik untuk jalur lewat suara.

Speaker Sony SRS-XB13 mempunyai teknologi baru dari Sound Diffusion Processor. Teknologi ini akan menyebarkan suara dengan radius 360 derajat, sehingga suara akan seimbang berada di sekeliling speaker ini.

Meski begitu, karena bentuknya yang kecil maka tidak akan cukup keras untuk mengisi keramaian di pesta barbeque atau api unggun kecil – kecilan. Suara maksimal hanya mencapai radius 5 meter saja.

Jika Anda ingin suara yang lebih menggelegar untuk di luar ruangan, tentu bukan XB13 pilihannya. Karena speaker  ini lebih cocok untuk pemakai tunggal atau pasangan yang ingin menikmati syahdunya malam di halaman sambil mendengarkan musik jazz.

Apple Home Pod Mini

©www.techradar.com

Kita tidak bisa membicarakan gadget tanpa menyebut nama produsen satu ini, Apple. Eksklusifitas pada perangkatnya yang seolah menjadi kendala malah menjadi ciri khas yang mempunyai fans garis kerasnya sendiri.

Begitu pula dengan speaker eksternal, tidak sembarang speaker yang bisa menyambung dengan Apple. Hanya speaker dengan teknologi A2DP, perangkat khusus bluetooth Apple, yang bisa terhubung dengan iPhone atau perangkat buatan Apple lainnya.

Daripada Anda bingung mencari merk speaker, lebih baik beli speaker buatan Apple saja. Apple Home Pod Mini seharga 1,5jutaan sudah jelas bisa terhubung dengan iPhone Anda.

Apple Home Pod Minimerupakan speaker pintar yang mempunyai asisten suara, Siri. Semua perangkat pintar dari Apple mempunyai asisten yang sama.

Desainnya bulat seperti bola dunia, ini akan tampak seperti dekorasi ruangan jika Anda menaruhnya di atas meja hias. Desain bulat ini juga untuk memastikan bahwa suara akan menyebar ke seluruh area ruangan Anda.

Dengan harganya yang lumayan mahal untuk speaker berukuran mini, Anda akan mendapatkan kualitas yang sepadan. Ada chipset S5 baru, yang memungkinkan speaker melakukan ‘audio komputasi’. Yaitu HomePod akan menganalisis lagu yang sedang diputar dan mengubah pengaturan speaker yang sesuai.

Kemampuan untuk mengubah output audio dengan cepat untuk meningkatkan kualitas suara secara real time. Suara keluar lewat speaker utama full-range dan dua radiator pasif, membuat performa yang sangat mengesankan.

Frekuensi treble dan vokalnya sangat jelas di setiap lagu, bass nya juga tidak mendominasi. Semuanya  memiliki keseimbangan yang baik.

Nada tengahnya halus, terutama pada lagu-lagu pop. Tidak ada distorsi suara yang membuat sakit telinga, bahkan jika Anda memutar lagu rock pada volume maksimum.

Apple HomePod Mini mempunyai lampu latar di bagian atas, dengan satu warna tunggal yaitu putih. Speaker ini juga mampu menjadi hub untuk perangkat pintar Apple lainnya. Ini akan bermanfaat jika Anda memang benar – benar fans Apple garis keras.

Google Nest Mini

©www.techradar.com

Jika Anda pengguna Smartphone Android tentu lebih menyukai speaker yang egaliter. Sambungan utama menggunakan Bluetooth dan bisa digunakan oleh semua perangkat Android merk apapun.

Harga Google Nest Mini adalah sepertiga dari Apple Home Pod, 500ribuan saja. Ini adalah speaker bluetooth pintar paling murah yang bisa Anda beli. Bahkan Sony SRS-XB13 yang tidak “pintar” lebih mahal dari speaker ini.

Google Nest Mini berbentuk lingkaran seperti donat, bukan seperti bola layaknya Apple Home Pod Mini. Nest Mini memiliki jaring kain di bagian atas yang menutupi tiga tombol kapasitif sentuh untuk menaikkan dan menurunkan volume, dan tombol putar / jeda.

Di bagian bawah Anda akan menemukan alas karet yang melengkapi jaring kain dan menyembunyikan tombol sunyi mikrofon di sisi belakang dekat port daya.

Kemudian di bagian bawah, Anda akan menemukan tempat untuk dudukan universal agar mudah digantung di dinding. Gantungan ini yang pertama untuk speaker Google.

Satu hal yang jarang Anda temui pada speaker eksternal dengan bluetooth jack line-out 3.5mm. Dengan jack ini Google Nest Mini dapat terhubung ke speaker lain atau port aux line-in di Gadget Anda.

Ini memungkinkan Anda menghubungkan ponsel atau pemutar MP3 Anda jika ingin menghemat daya baterai dengan mematikan sambungan bluetooth.

Baca review, Asus ProArt PA32UCG-K, Monitor Desain Jutaan Warna Untuk Keajaiban Anda

Karena Google Nest Mini adalah speaker pintar, tentu dia punya Asisten Google sebagai voice control. Tentu Anda yang sudah biasa menggunakan Android, tahu semua hal yang bisa dilakukan oleh Asisten Google.

Asisten dengan kemampuan solid yang dapat memanfaatkan kalender Anda untuk membuat janji, mengatur pengingat dan pengatur waktu. Mengontrol musik dari layanan streaming populer, menyambungkan ke beberapa smart TV, dan menjawab banyak pertanyaan yang dapat Anda ajukan setiap hari.

Amazon Echo Dot

©www.techradar.com

Jika Anda ingin sebuah speaker pintar yang bisa bekerja dengan iOS dan Android, maka Amazon menyediakannya untuk Anda. Amazon Echo Dot juga salah satu speaker pintar murah yang bisa menghubungkan dengan Android dan Alexa.

Anda cukup mengunduh apps Amazon Alexa, itu adalah nama asisten suara buatan Amazon. Alexa.

Amazon Echo Dot berbentuk bola sebagai bodi utama dengan lapisan jaring keras sebagai tempat keluarnya suara. Di bagian bawah adaplastik dengan kaki karet sebagai penyangga bola suara ini.

Anda juga akan melihat cincin lampu di sepanjang bagian bawah. Ini merupakan lampu indikator LED, memberi tahu Anda ketika Alexa mendengarkan (biru), ketika mikrofon dimatikan (merah) atau ketika speaker kehilangan koneksi internetnya (kuning ).

Di bagian atas dari bola speaker ada empat tombol kontrol yaitu volume naik, volume turun, mikrofon mati / hidup dan tombol yang memanggil Alexa. Anda tidak perlu menggunakannya jika tidak mau, karena hampir semuanya dapat diganti dengan perintah suara.

Jika Anda melihat bagian belakang speaker, ada konektor daya dan jack aux 3.5mm yang dapat digunakan sebagai port saluran keluar untuk mengirim sinyal audio ke speaker eksternal.

Review, Samsung Odyssey G7, Monitor Gaming Fantastis

Itu adalah fitur yang sangat berguna mengingat kualitas suara Echo Dot yang kurang bagus. Suaranya nyaring, tapi kami tidak mendapatkan bass yang cukup untuk ajeb-ajeb. Kami tidak menyarankan untuk memainkan musik disko atau Anda akan kecewa.

Baca juga: iPad Pro 2021 12,9 inci, Semakin Mengkilap Dengan Layar LED XDR

JBL Charge 5

©www.techradar.com

Apakah Anda tipikal orang yang tidak tertarik dengan speaker pintar? Hanya ingin fokus dengan kualitas suara speaker dan sambungan bluetooth yang baik. Kami punya JBL, tentu semua orang tahu kualitas merk ini dalam memproduksi speaker.

JBL memiliki sejarah panjang dalam membuat speaker Bluetooth yang hebat, seri Charge selalu menonjol karena nilainya. JBL Charge 5 hadir di tahun 2021 untuk menggetarkan dinding rumah Anda.

Secara historis, seri Charge menawarkan suara yang sangat mengesankan untuk ukurannya. Masa pakai baterai selalu mengesankan, memungkinkan pengguna untuk menggunakan speaker Charge mereka sebagai bank baterai dalam keadaan darurat.

Desain JBL Charge 5 merupakan desain default dari JBL selama bertahun – tahun, sebuah silinder. Perubahan visual terbesar adalah logo JBL besar di bagian depan speaker.

Di bagian depan, lampu LED indikator ada di bawah logo JBL, yang terlihat lebih ramping. Kontrol fisik tetap sama dengan tombol yang sedikit ditinggikan di bagian atas speaker.

Ada tombol untuk mengontrol pemutaran, volume, daya, pemasangan Bluetooth, dan “Party Boost”.

Di bagian belakang, JBL Charge 5 memiliki port pengisian daya USB-C tahan air serta penutup yang menyembunyikan port USB-A. Port ini mampu mengisi daya ponsel cerdas Anda dalam keadaan darurat.

Kekuatan utama JBL Charge 5 adalah pada kualitas suara. Speaker utama ada di sepanjang silinder.Driver bass selalu adadi kiri dan kanan speaker, yang memungkinkan Anda melihat woofer bergerak masuk dan keluar.

Baca yuk, Perangkat Yang Kamu Butuhkan Untuk Membuat Podcast Youtube

Driver dilindungi oleh bibir di sekitar speaker, tetapi Anda masih dapat menyentuh driver tanpa merusaknya. Dua driver ini menghasilkan bass yang mampu menggetarkan jantung Anda.

Semua speaker JBL tersambung melalui bluetooth, artinya hanya ponsel Android dan perangkat berbasis windows atau OSChrome saja yang bisa menggunakan speaker ini.

Share
Alfian Ihsan

Recent Posts

Perbedaan realme Narzo 50A dan Narzo 50i

Jelang akhir tahun 2021 sepertinya dianggap sebagai momen yang tepat bagi realme untuk memboyong ponsel-ponsel…

1 minggu ago

Kamera Selfie 32 MP, Samsung Galaxy M52 5G Dihargai Rp5,3 Jutaan

Kendati pasar smartphone di Indonesia seolah digempur oleh ponsel-ponsel pabrikan Tiongkok, tampaknya itu bukanlah masalah…

4 minggu ago

Siap-Siap, Sederet Ponsel ini Tidak Bisa Pakai WhatsApp Per November

Seperti yang sudah diketahui banyak orang, industri smartphone memang memiliki pergerakan yang luar biasa dinamis.…

1 bulan ago

Dijual Rp1,5 Jutaan, realme C11 2021 Punya RAM 4GB

Peta persaingan ponsel-ponsel asal Tiongkok di Indonesia memang sangat seru untuk diperhatikan. Segera setelah resesi…

1 bulan ago

RAM ‘12GB’, Vivo Y33s Ponsel Gaming Rp3 Jutaan

Salah satu brand ponsel terpopuler di Indonesia yakni Vivo, akhirnya kembali lagi di bulan Oktober…

1 bulan ago

RAM 8GB dan Sudah 5G, Asus Zenfone 8 Dijual Rp8 Juta

Tak mau terlalu jauh ketinggalan peta persaingan smartphone di Indonesia, Asus akhirnya memboyong produk baru…

1 bulan ago