Ini dia! Alasan RAM 1 GB iPhone Lebih Kencang Dari 4 GB Android

Siapa sih yang tidak tahu iPhone? Smartphone asal Apple ini kini sangat banyak penggemarnya di Indonesia, bahkan menjadi trend di kalangan generasi milenial.

Selain kameranya yang bagus, desainnya yang terkesan ekslusif dan solid, iPhone banyak di pilih juga karena alasan performanya yang memuaskan. Alias tidak gampang lemot.

Biasanya performa smartphone sering dikait-kaitkan dengan RAM. Walaupun RAM yang di tawarkan android jauh lebih besar, iPhone tetap menjadi primadona. Bukan hanya pekerja, tapi juga mahasiswa bahkan pelajar.

Misalnya saja sekarang RAM android ada yang mencapai 12 GB, sedangkan RAM tertinggi iPhone ada pada ukuran 4 GB saja.

Tapi walaupun begitu, nyatanya RAM yang kecil tidak membuat performa iPhone memburuk. Justru malah jika kita membandingkan performa antara RAM 2 GB dari iPhone dan RAM 2 GB dari android,

maka akan terlihat bahwa RAM 2 GB iPhone bisa lebih ringan dan cepat di banding RAM 2 GB android. Bahkan RAM 1 GB iphone itu ternyata bisa lebih kencang dari pada android yang punya RAM 4 GB.

Wah, kenapa bisa begitu ya?

Untuk itu bagi Anda yang sedang tertarik membandingkan untuk memilih hp android ataukah iphone, yuk ikuti penjelasan lengkap artikel kali ini. Kita akan mengulasi alasan mengapa RAM kecil iPhone memiliki performa lebih kencang di bandingkan RAM besar yang dimiliki android.

Apa saja sebabnya? Tapi sebelum membahas lebih dalam, ada baiknya kita memahami dulu apa sih sebenarnya yang di namakan RAM itu dan apa fungsinya dalam sebuah perangkat/gadget.

Apa itu RAM dan Apa Fungsinya?

RAM (Random Access Memory) adalah sebuah teknologi penyimpan memori sementara di sebuah perangkat baik itu komputer/PC, laptop, smartphone atau gadget lainnya.

Kenapa disebut sementara?

Karena RAM berbeda dengan hard drive yang memang bertugas menyimpan konten secara permanen. RAM ini lebih bertugas untuk membaca konten dalam bentuk aplikasi saat di butuhkan dan mengatur seberapa kapasitas memory hard drive yang bisa menyimpannya.

Jadi umumnya semakin besar kapasitas RAM, maka akan semakin banyak aplikasi yang bisa di install dalam sebuah perangkat.

Tapi ini bukan berarti performanya lebih cepat ya. RAM hanya berfungsi membaca dan mengirimkan data ke prosesor, supaya data segera di proses. Dengan begitu kita bis a menjalankan, menutup, membuka atau berpindah dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya.

1. Teknologi iPhone yang Canggih Membuat Hemat Kapasitas RAM

teknologi iphone yang canggih

Kita juga mungkin bisa mengibaratkan RAM seperti halnya jalan raya ataupun lemari. Lalu data itu sebagai kendaraan di jalan raya atau barang-barang yang hendak kita simpan di lemari.

Lama-lama jika jalan raya itu akan macet karena lalu lintas kendaraan (data) yang cukup pada. Atau, jika RAM itu di ibarakan seperti lemari maka lama-lama lemari itu akan penuh jika terus di tambahkan barang (data) setiap harinya.

Biasanya begitulah cara kerja RAM, terutama pada smartphone android. Namun berkat kecanggihan teknologi yang di buat Apple, iPhone mampu membuat kendaraan (data) dalam ukuran yang lebih kecil sehingga jalan raya dengan lebar yang sama tidak cepat penuh seperti halnya android.

Begitupun jika di ibaratkan seperti lemari. Apple mampu membuat barang-barang dengan fungsi yang sama dengan ukuran yang lebih kecil, inilah yang membuat RAM kecil pada iPhone tidak cepat penuh dan lebih ringan.

Teknologi apakah itu dan sampai sejauh apa mempengaruhi performa RAM pada iPhone? Akan kita bahas lebih spesifik pada poin selanjutnya.

2. iPhone Punya Apple Chip Terbaik

Nah berbicara tentang performa, teknologi yang berkaitan dengannya adalah processor (chip) yang di gunakan. Processor itu seperti otaknya komputer/sebuah perangkat. Ada 4 fungsi utama dari processor yakni :

  • Fetch, yakni menerima instruksi dari RAM
  • Decode, yaitu membagi mana instruksi yang harus di teruskan prosesnya
  • Execute, adalah proses mengeksekusi atau melakukan instruksi
  • Dan terakhir yakni store, ketika instruksi sudah dilaksanakan selanjutnya perlu feedback data. Nah data ini di simpan di memory untuk nantinya digunakan kembali saat di perlukan.

Apple menggunakan chip buatan sendiri pada setiap perangkatnya, termasuk iPhone. Chip pada iPhone bernama Bionic Chip.

Chip terbarunya yakni A13 Bionic mulai di sematkan pada iPhone 11. Bionic Chip yang di ciptakan Apple ini memegang peranan penting untuk menjadikan RAM kecil iPhone lebih ringan dan tidak mudah penuh.

Jika bisa dikatakan, otak dari iPhone ini termasuk jenius. Karena Bionic Chip mampu membuat 4 fungsi prosessor lebih efektif dan efisien sehingga menjadikan performa iPhone lebih kencang meskipun RAM nya kecil.

Dalam beberapa pengujian benchmark geekbench 4, A12 Bionic saja memiliki skor 11.240 atau hampir setara dengan snapdragon 855 yang skornya lebih kecil yakni 10.732.

3. Menggunakan iOS si OS Super Ringan

ios iphone ringan

Teknologi utama lainnya yang berkaitan dengan kecepatan performa sebuah smartphone adalah OS (Operating System).

Sepertinya sejak awal android memang di ciptakan agar bisa compatible dengan berbagai jenis processor, produsen dan juga konfigurasi hardware. Maka dari itu android menggunakan mesin virtual Java.

Tapi mesin virtual Java itu kompleks sehingga konsekwensinya RAM yang di butuhkan menjadi besar.

Selain itu, perangkat yang menggunakan Java akan menghasilkan tumpukan data sampah dari waktu ke waktu. Inilah yang membuat RAM akan penuh dan hp menjadi lemot (menurun performanya).

Sementara itu, iPhone telah menciptakan OS nya sendiri yakni iOS. iOS hanya ada dalam satu perangkat yakni Apple saja.

Berbeda dengan android yang menggunakan Java, iOS di buat menggunakan Objective-C. iOS tidak perlu penerjemahan mesin virtual. Semua aplikasinya di susun dengan kode asli yang di jalankan melalui hardware secara langsung.

Baca juga : Kenalan Dengan iPad Termurah Tahun Ini! Spesifikasi dan Review iPad 8

Selain itu iOS tidak menghasilkan tumpukan data sampah saat penggunaannya. Sehingga RAM kecil pada iPhone bisa bekerja lebih ringan dibanding android.

4. Pembaruan iOS Cenderung Teratur

Hal lain yang menarik tentang iOS milik iPhone adalah pembaruan iOS yang cenderung teratur. Kini sudah ada versi iOS 14. Tapi apa hubungannya dengan kinerja RAM?

Biasanya iPhone sudah memberikan pembaruan iOS secara teratur pada setiap seri iPhonenya. Kecuali mungkin Anda membeli iPhone yang terlampau jadul.

Tapi sekelas iPhone 6s saja masih bisa update ke iOS 13. Nah dengan adanya pembaruan iOS ini, performa iPhone akan tetap terjaga walaupun iPhone Anda jadul atau bukan seri terbarunya dan memiliki RAM yang kecil.

5. Tidak Perlu Sistem Garbage Collector

Pada dasarnya cara kerja umum smartphone sama saja yakni membaca data, meneruskan, mengeksekusi dan juga menghasilkan output.

Karena menggunakan Java, android memerlukan sistem garbage collector untuk mengatur memory yang digunakan, terutama saat membuka aplikasi yang membutuhkan performa yang sangat tinggi. Jadi garbage collector ini fungsinya membantu proses membuka aplikasi agar lebih ringan.

Meskipun begitu, ketika membuka banyak aplikasi yang berat maka kapasitas memory akan cepat habis dan hp-pun menjadi lemot. Berbeda dengan android nyatanya, tanpa adanya sistem garbage collector iPhone bisa membuat penggunaan memory lebih hemat dibandingkan android.

6. Apple Tidak Menyisipkan Aplikasi Bloatware

Alasan lain mengapa RAM kecil pada iPhone bisa lebih kencang adalah karena Apple tidak menyisipkan aplikasi bloatware pada iPhone. Seperti yang kita ketahui, jika kita menggunakan android maka secara otomatis ada aplikasi bawaan yang menghabiskan memory.

Misalnya saja jika kamu membeli hp Advan maka Anda akan menemukan aplikasi yang tidak bisa di uninstall. Inilah yang disebut sebagai aplikasi bloatware dan salah satu alasan mengapa android masih membutuhkan memory tambahan.

Di iPhone, Anda bisa tenang karena iPhone menyisipkan default aplikasi bloatware sehingga tidak akan menghabiskan memory Anda. Mungkin ini alasannya mengapa iPhone memang tidak membuat slot memory seperti halnya android.

Karena memang sudah tidak terlalu di perlukan. Jikapun kita membutuhkan memory yang lebih besar, kita bisa memilih varian memory lain yang lebih besar namun tujuannya bukan supaya tidak cepat lemot tapi sudah lebih pada penggunaan jangka panjang saja.

Nah ini juga berkaitan dengan fenomena versi antarmuka android yang sangat variatif seperti MIUI, OneUI, dsb.

Baca juga : Dirilis 2030? Apple dan Google Mulai Kembangkan Jaringan 6G

Antarmuka android yang berbeda ini terkadang menghabar user experience dan memerlukan memory yang tidak sedikit. Tapi user experience pengguna iPhone akan sama karena iOS hanya digunakan pada 1 perangkat saja.

7. Keamanan Apps Store Terjaga

keamanan apps store dari virus

Sistem security pada suatu perangkat juga secara tidak langsung bisa menjaga efisiensi RAM sehingga tidak mudah membuat performa smartphone menurun.

Pada hp android, sistem seleksi dan review pada aplikasi baru tidak seketat di apps store milik iPhone. Itulah mengapa banyak yang mengeluhkan bahwa pengguna hp android sering kali di susupi malware atau virus lewat aplikasi yang telah di install.

Jika malware atau virus sudah menghinggapi hp kita apa yang terjadi?

Efeknya memang tergantung cara virus tersebut bekerja, namun umumnya akan mengganggu kinerja RAM dan memory akan dipenuhi malware/virus. Selanjutnya mungkin performa hp kita akan menurun sehingga membuat kita tidak nyaman.

Sebaliknya, pada apps store (iPhone),aplikasi baru yang masuk akan melalui prosedur review yang sangat ketat untuk memastikan keamanan dan kenyamanan penggunanya tetap terjaga.

Baca juga : Minat Beli iPhone 12? Ini Perbedaan dan Review Selengkapnya!

Jadi, aplikasi yang masuk dalam apps store sudah bisa di pastikan bukanlah aplikasi sembarangan. Kita tidak perlu was-was lagi dengan virus/malware yang bisa masuk lewat aplikasi dan menurunkan kinerja iPhone karena Apple sudah membekali sistem keamanan yang ketat.

Kesimpulan

Itulah beberapa alasan yang bisa menjelaskan mengapa iPhone terkesan “pelit” menyematkan RAM pada iPhonenya. Tapi herannya performa smartphone yang satu ini malah cenderung lebih kencang dari pada android dengan RAM yang sama bahkan lebih besar. Bagaimana, sampai sini sudah cukup jelas ya?

Memilih iPhone ataupun android, sebenarnya tergantung kebutuhan dan budget Anda. Karena seri iPhone juga banyak, dan pasti memiliki kekurangan. Salah satunya mungkin dari segi harganya yang mahal.

Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk membeli smartphone baru, Anda bisa membandingkan dengan android yang kemungkinan memiliki level yang sama jika terbatas dari segi budget. Namun tidak ada salahnya juga jika Anda lebih memilih iPhone untuk menjamin kelancaran dan penggunaan jangka panjang.