Tutorial

Android Lemot dan Nge-Lag? Ini Cara Cepat Mengatasinya!

Apakah Anda salah seorang yang sering terganggu dengan smartphone android melambat atau lemot setelah beberapa lama digunakan? Mungkin Anda bertanya-tanya sebenarnya kenapa smartphone Anda menjadi lambat dan akhirnya cukup mengganggu kegiatan yang sedang Anda lakukan.

Sebenarnya penurunan kinerja sebuah smartphone sangat mungkin terjadi. Sampai saat ini, tidak ada yang benar-benar memastikan bahwa perangkat smartphone paling mahal dan berkualitas sekalipun tidak akan mengalami penuruinan kinerja suatu hari nanti.

Mau segera membeli smartphone baru? Tunggu dulu karena masalah ini tentu ada sebabnya dan juga cara mengatasinya. Sebelum mengulas bagaimana cara mengatasi smartphone yang mulai lemot, mari kita bahas sebabnya terlebih dahulu agar kita bisa lebih mengerti dan mungkin bisa membuat cara-cara baru yang lebih kreatif untuk mengatasi smartphone yang lemot.

Penyebab Smartphone Menjadi Lambat yang Sering Terjadi

1. Terlalu Banyak Aplikasi yang di Buka

Meskipun Anda tidak sedang menggunakan aplikasi-aplikasi tersebut tapi aplikasi yang sudah Anda buka sebelumnya akan tetap berjalan. Coba cek background smartphone Anda sesuai dengan merek dan tipe smartphone Anda masing-masing.

Biasanya tanpa sadar kita sudah membuka berbagai aplikasi tanpa menutupnya kembali. Semakin banyak aplikasi yang terbuka, maka kinerja RAM juga akan semakin berat.

2. Memory Internal Terlalu Penuh

Penyebab memori internal yang terlalu penuh biasnayaadalah karena kita banyak menyimpan file-file dalam bentuk media seperti video, foto, musik aplikasi ataupun games yang di install dengan jumlah besar atau kapasitas yang besar.

Ini bisa membuat kinerja smartphone terganggu karena setiap aplikasi biasanya menghasilkan sebuah data yang memerlukan space memory internal. Jika memori internal penuh maka aplikasi akan berjalan lebih lambat dan mengalami lag.

3. Terlalu Banyak Menumpuk Data Cache

Data cache adalah data sementara yang di hasilkan dari sebuah aplikasi di memori smartphone kita. Misalnya jika kita menginstal aplikasi whatsapp, maka dari penggunaan aplikasi tersebut akan menghasilkan data cache.

Data cache ini akan membuat smartphone semakin lemot jika terlalu banyak. Dalam 3 hari saja data cache yang di hasilkan bisa sebesar 1GB, nah Anda bisa membayangkan berapa data cache yang terkumpul jika data cache dalam smartphone tidak di bersihkan selama satu tahun!

4. Software Tidak Update

Software yang sudah ketinggalan/ tidak di update ke versi terbarunya bisa menjadi salah satu penyebab smartphone Anda menjadi lemot. Karena adanya update pada suatu aplikasi pada dasarnya bertujuan untuk memperbaiki masalah yang terdapat pada versi aplikasi sebelumnya dan memberikan pengalaman yang lebih baik untuk penggunanya.

Jadi apabila masih menggunakan software lama padahal sudah terdapat versi terbarunya, sangat memungkinkan perangkat smartphone menjadi kurang maksimal kinerja apalagi jika software terlampau tua di banding software terbaru.

5. Menjalankan Aplikasi Berat Secara Bersamaan

Anda perlu menyadari batas RAM yang Anda miliki. Biasanya penyebab smartphone menjadi lemot yang lainnya adalah karena kita membuka aplikasi yang tergolong berat secara bersamaan.

Sebab seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, setiap kita membuka sebuah aplikasi maka akan mengurangi RAM pada smartphone Anda.

Cara Mengatasi Smartphone yang Lemot

1. Menghentikan Aplikasi-aplikasi yang Terbuka

Salah satu sebab kenapa smartphone kita bisa melambat dan nge-lag adalah karena terlalu banyak membuka aplikasi di background.

Mungkin sebagian dari kita sudah mengetahui tentang ini dan terbiasa untuk menutup langsung aplikasi di background. Tapi ternyata hal itu tidak terlalu berpengaruh untuk mempercepat kinerja smartphone kita loh!

Cara Menutup Aplikasi di Smartphone

Di banding hanya menutup aplikasi di background secara langsung, Anda bisa menutupnya menggunakan cara lain yakni dengan membuka “Setting” > “Aplikasi” > “Menjalankan” tandai aplikasi yang ingin Anda tutup.

Akan lebih mudah lagi jika merek smartphone Anda adalah samsung, karena samsung sudah di bekali aplikasi bawaan yang bisa mengontrol kinerja smartphone dengan mudah yakni menggunakan smart manager.

Tapi jika smartphone Anda bukan samsung, ketika Anda hendak menutup aplikasi yang ada di background, artinya Anda perlu menutupnya satu-satu.

Bagaimana jika aplikasi yang telah Anda buka, jumlahnya banyak? Tentu akan sangat melelahkan bukan?

Untuk itu Anda bisa menggunkaan aplikasi autokill atau Advanced Task Manager untuk menutup semua aplikasi sekaligus. Aplikasi tersebut bisa di download di playstore secara gratis. Nah, dengan menggunakan aplikasi autokill Anda tidak perlu menutup aplikasi satu persatu bukan?

3. Rutin Memindahkan File ke Memory Eksternal

Karena salah satu sebab melambatnya performa smartphone adalah memori internal yang terlalu penuh, maka sebaiknya Anda membiasakan untuk memindahkan file ke memori eksternal (SD card).

Biasanya kita lupa telah mendownload berbagai file terutama pada aplikasi chat, dan juga menginstall aplikasi-aplikasi lain yang terkadang tidak terlalu di butuhkan.

Tetapi Sebelum memindahkan file ke memori eksternal, pastikan memori eksternal yang Anda miliki cukup besar dan cukup menampung file yang Anda miliki.

Jika tidak semua file bisa di pindahkan, Anda tidak perlu memaksakannya. Anda bisa menghapus data aplikasi ataupun meng-uninstall aplikasi yang tidak terpakai. Sebagai informasi tambahan, menghapus data aplikasi tidak sama dengan mneghaspus data cache.

Menghapus data aplikasi artinya kita menghapus data-data yang masuk ke dalam aplikasi tertentu misalnya pada aplikasi whatsapp biasanya berupa gambar, audio, atau video, berbeda dengan data cache. Penjelasan selengkapnya akan di bahas pada poin berikutnya.

4. Mengelola Data Cache

Benarkah data cache pada smartphone harus di hapus? Sebelum menghapusnya, sebaiknya kita perlu memahami apa itu data cache.

Data cache adalah database sementara yang di hasilkan oleh sebuah aplikasi dan akan tersimpan di memori internal smartphone. Data ini berisi catatan aktivitas selama kita menggunakan sebuah aplikasi dan berguna untuk membuat kinerja smartphone menjadi lebih cepat saat mengakses aplikasi tersebut.

Misalnya, kita ingin membuka situs gmail lewat browser dengan cache maka kita tidak perlu repot mengetik nama situs, memasukan email, dan password. Ini karena sebelumnya ketika membuka gmail, cache menyimpan jejak aktivitas kita.

Jadi adanya data cache pada dasarnya bertujuan untuk mempercepat aktifitas kita ketika menggunakan sebuah aplikasi. Tetapi, jika data cache ini terlalu banyak maka justru akan memperlambat kinerja smartphone karena memori internal terlalu penuh. Inilah mengapa kita perlu menghapus data cache secara rutin/berkala misalnya 3 atau seminggu hari sekali.

Cara Mengelola Data Cache

Ada dua cara mengelola data cache, yakni dengan cara manual dan menggunakan aplikasi. Jika Anda ingin menggunakan cara manual, Anda bisa memilih menu “Setting” > “Apps” > (pilih aplikasi yang data cachenya akan di hapus) >”Clear Cache”. Sedangkan jika ingin menggunakan aplikasi, Anda tinggal mendownload aplikasi seperti Files Go, CCleaner, SD Maid dll.

5. Menggunakan Satu Aplikasi Antivirus Saja

Antivirus pada sebuah smartphone android memang penting sama seperti halnya pada PC atau laptop. Karena android adalah perangkat lebih rentan terkena virus dan malware di banding iOS.

Tetapi biasanya aplikasi antivirus termasuk aplikasi yang cukup berat. Hal ini selain membuat memori penuh, tapi juga akan menyedot penggunaan RAM yang cukup besar hingga membuat kinerja smartphone menjadi melambat.

Disisi lain, fungsi antiviruspun hampir sama sehingga akan terasa sia-sia jika memiliki lebih dari 1 antivirus dalam 1 smartphone.

Oleh karenanya disarankan untuk menggunakan satu aplikasi antivirus saja pada smartphone android atau tidak perlu sama sekali asalkan kita tidak mnginstall aplikasi di luar google playstore.

Untuk jenis dan merek smartphone tertentu malah sudah tersedia antivirus bawaan. Sebagai langkah pengamanan lain, Anda bisa melakukan langkah berikut : memilih menu “Settings” > “Security” > “Uknown Sources” > “disabled”. Ini dilakukan untuk mencegah aplikasi di luar playstore yang tidak sengaja di unduh.

Tetapi jika Anda Beberapa aplikasi antivirus yang di rekomendasikan untuk sebuah smartphone android diantaranya : CM Security Master, McAfee Mobile Security, Karspesky Mobile, Avast Mobile, AVG dll.

Anda bisa mendownload salah satunya. Coba cek kembali apakah smartphone Anda memiliki aplikasi antivirus lebih dari 1, jika ya maka Anda bisa meng-uninstall salah satunya supaya performa Android lebih kencang.

6. Mengupdate Software

Masih ingatkah Anda bahwa salah satu penyebab kinerja smartphone menurun di pembahasan sebelumnya adalah karena software yang ketinggalan (tidak diupdate)?

Terkadang inilah yang membuat performa suatu aplikasi melambat ketika kita jalankan atau seringkali terjadi bug.

Oleh karenanya salah satu hal yang perlu kita pastikan ketika terjadi bug atau menemui performa sebuah aplikasi melambat adalah dengan mengecek update-an softwarenya. Caranya yakni dengan cara “Settings” > “About” > “System Update” > “Check for Updates”.

7. Hindari Membuka Beberapa Aplikasi Berat Bersamaan

Salah satu penyebab performa android kita melambat salah satunya karena RAM yang tidak cukup. Kecukupan RAM ini bisa di lihat dari aplikasi yang di install dan juga saat kita menjalankan beberapa aplikasi bersamaan.

Biasanya walaupun kita bisa meng-install beberapa aplikasi berat dalam satu smartphone bukan berarti kita juga sebebas mungkin menggunakan semua aplikasi dalam satu waktu sebab ini akan membuat RAM Anda penuh dan smartphone menjadi lemot. Apalagi jika aplikasi-aplikasi tersebut tidak kita tutup dan tetap terbuka di background.

Sebaiknya Anda perhatikan besar RAM yang tersedia dalam smartphone Anda. Misalnya RAMnya hanya 1 GB, maka usahakan jangan membuka lebih dari 1 aplikasi berat secara bersamaan.

Coba cek apakah ada beberapa aplikasi berat yang terbuka bersamaan di smartphone Anda. Tips kedua adalah jangan lupa untuk menutup aplikasi seperti yang telah di jelaskan pada poin sebelumnya.

9. Hapus Widget yang Tidak di Perlukan

Widget atau icon shortcut berfungsi untuk mempermudah kita mempergunakan suatu aplikasi. Selain itu, sebagian orang juga berpendapat kalau adanya widget, bisa membuat tampilan android menjadi lebih menarik.

Tetapi ternyata widget yang kita pasang di layar depan dan halaman-halaman depan android menyita RAM yang cukup besar loh! Inilah salah satu sebab yang bisa membuat performa android Anda menjadi lebih lambat.

Baca juga :

Sebaiknya Anda gunakan widget untuk aplikasi yang sering Anda gunakan saja misalnya aplikasi chating seperti whatsapp dan menghapus widget yang tidak terlalu penting. Karena sebenaranya Anda masih bisa menggunakan aplikasi yang terinstall di menu home smartphone walaupun tanpa menggunakan widget.

Penutup

Selain memerlukan modal lebih untuk membeli smartphone baru, rasanya akan mubazir jika kita meninggalkan begitu saja smartphone lama yang lemot padahal ada potensi untuk memecahkan masalah tersebut. Jadi sebelum Anda memutuskan membeli smartphone baru karena smartphone lama yang lemot, Anda bisa mencoba 8 tips di atas terlebih dahulu. Semoga bermanfaat.

Share
Yulinda Nurlisdiana

Recent Posts

RAM ‘12GB’, Vivo Y33s Ponsel Gaming Rp3 Jutaan

Salah satu brand ponsel terpopuler di Indonesia yakni Vivo, akhirnya kembali lagi di bulan Oktober…

8 jam ago

RAM 8GB dan Sudah 5G, Asus Zenfone 8 Dijual Rp8 Juta

Tak mau terlalu jauh ketinggalan peta persaingan smartphone di Indonesia, Asus akhirnya memboyong produk baru…

2 hari ago

Nokia G50 5G, Ponsel 5G Harga Merakyat

Satu lagi ponsel 5G dari Nokia yang murah dan bisa dimiliki oleh banyak orang, Nokia…

2 minggu ago

Nikon Z Fc, Kamera Retro Untuk Teman Travelling Anda

Nikon Z fc mengusung desain yang nyaman dalam genggaman dan menawarkan pengalaman pengambilan gambar berbeda…

3 minggu ago

Rilis 7 Oktober di Indonesia, Vivo X70 Pro Pakai Lensa ZEISS

Sudah makin terkendalinya pandemi Covid-19 dan penerapan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) yang makin melonggar,…

3 minggu ago

Layar Luas 6.5”, Nokia C20 Dibanderol Rp1 Jutaan

Kalau bicara mengenai smartphone Android, banyak di antara kita yang akan identik menyebut brand Xiaomi,…

4 minggu ago