Wajib Tahu! Ini 7 Aplikasi Penting Pelacak Covid-19

Wabah Covid-19 sudah di tetapkan menjadi pandemik oleh organisasi kesehatan dunia (WHO). Kasus positif corona terus bertambah hingga kami, 16 April 2020 kemarin tercatat 5.516 kasus positif dengan 406 orang meninggal dunia dan 548 orang dinyatakan sembuh.

\Meskipun angka kesembuhan pasien corona sudah mulai lebih banyak tetapi kewaspadaan harus tetap ada karena pasien positif masih terus bertambah. Bahkan para pakar memprediksi wabah corona di Indonesia akan mencapai puncaknya pada bulan Mei hingga Awal Juni 2020.

Bukan untuk membuat masyarakat panik, studi/penelitian yang bersifat prediktif ini adalah langkah yang di lakukan para ilmuwan agar pemerintah beserta masyarakat bisa memaksimalkan langkah antisipatif.

Berkaitan dengan hal tersebut, PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) sudah resmi di berlakukan di beberapa kota di Indonesia. Larangan mudik juga sudah di sosialisasikan mengingat sebentar lagi kita akan memasuki bulan ramadhan.

Sudah menjadi tradisi yang cukup kuat bagi masyarakat Indonesia untuk menjaga silaturahmi dengan mudik dan berkumpul bersama keluarga di bulan ramadhan serta hari raya idul fitri.

Hal ini di lakukan agar penyebaran covid-19 tidak semakin masif. Selain melindungi diri, kita juga melindungi keluarga dan teman-teman dari paparan virus corona. Physical distancing yang kita lakukan hampir 1 bulan ini pun tidak berakhir sia-sia. Lalu kira-kira apalagi yang bisa kita lakukan untuk mempercepat berakhirnya wabah covid 19 ini?

Nah tahukah Anda, bahwa kemajuan dan pemanfaatan teknologi digital saat ini kini juga bisa membantu memaksimalkan langkah antisipasif tersebut?

Ada beberapa aplikasi yang bisa sangat bermanfaat di masa pandemik, dan beberapa diantaranya digagas oleh Pemerintah Indonesia. Pertama, mulai dari memperoleh informasi dan berita ter-update dan valid. Dimasa seperti ini informasi hoax akan banyak bertebaran membuat kepanikan dimana-mana, sehingga kita perlu mencari sumber informasi terpercaya bukan?

Kedua, tentang bantuan tenaga medis dan informasi kesehatan selagi kita melakukan karantina ataupun physical distancing dengan menghindari tempat-tempat umum dan kerumunan atau bahkan membantu kita untuk menyadari pentingnya melakukan langkah antisipasi dengan benar.

Ke-7 aplikasi ini mungkin akan sangat bermanfaat untuk melalui masa pandemi covid-19 dengan langkah antisipasi yang maksimal dan lebih rasional. Aplikasi apa saja itu? Mari kita bahas satu persatu!

1. PeduliLindungi

PeduliLindungi

Aplikasi bernama PeduliLindungi adalah aplikasi yang dibuat oleh Kementerian Kominfo (Kementerian Komunikasi dan Informatika) Indonesia sebagai salah satu langkah untuk memutus mata rantai virus corona.

Aplikasi ini bertujuan untuk mengidentifikasi orang-orang yang pernah berada dalam jarak dekat dengan orang yang dinyatakan positif Covid-19 atau Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Jadi nantinya kita bisa mengetahui apakah kita sedang berada dekat dengan orang ataupun zona yang telah di nyatakan terpapar Covid-19 dalam radius 2 meter karena aplikasi akan memberikan informasi kepada pengguna aplikasi.

Cara kerjanya adalah dengan mendeteksi posisi lewat bluetooth, jadi pengguna perlu menyalakan bluetooth dan memastikan aplikasi PeduliLindungi tetap terbuka. Kalau begitu, bukankah akan menyedot daya baterai sehingga lebih cepat habis? Jangan khawatir ternyata, Anda bisa tetap menggunakan aplikasi dengan mode Power Saving.

Tapi, Aplikasi ini bisa berfungsi sesuai dengan tujuannya tentunya jika masyarakat yang sudah dinyatakan positif, sembuh, dalam pemantauan maupun yang sehat ikut berpartisipasi dalam mengisi data dirinya.

Kabarnya aplikasi PeduliLindungi sudah bisa di unduh oleh pengguna android maupun iPhone. Cara penggunaan aplikasi ini cukup mudah. Setelah Anda mendownload dan menginstallnya Anda bisa mendaftarkan diri dengan cara berikut :

  • Mengisi nama lengkap dan nomor telepon lalu klik “kirim OTP”. Nantinya aplikasi akan mengirimkan kode OTP untuk verifikasi.
  • Setelah mendapatkan kode OTP klik “Saya Setuju”
  • Kemudian akan ada notifikasi untuk menyalakan bluetooth, klik “allow/izinkan”
  • Anda telah terdaftar di aplikasi PeduliLindungi
  • Untuk menghemat baterai, Anda bisa mengaktifkan mode Power Saving

2. 10 Rumah Aman

10 Rumah Aman

Aplikasi 10 Rumah Aman juga merupakan aplikasi yang berasal dari Kementerian Kominfo Indonesia. Aplikasi ini berfungsi untuk mencegah penyebaran virus corona berbasis komunitas.

Harapannya, masyarakat bisa peduli dan berpartisipasi atas keamanan lingkungan sekitarnya dari virus corona dan menciptakan efek berantai dengan langkah yang ada di dalam aplikasi 10 Rumah Aman mulai dari rumah sendiri. Oleh karenanya aplikasi ini memiliki beberapa fitur untuk mendukung hal tersebut yakni mulai dari :

  • Pengukuran suhu tubuh yang bisa di lakukan secara berkala
  • Melihat peta lokasi lingkungan sekitar berdasarkan suhu tubuh untuk menghindari paparan virus corona
  • Periksa mandiri jika terdapat gejala Covid 19
  • Berbagi masakan/makanan
  • Memuat informasi inspirasi hidup sehat
  • Memuat berita ter-update seputar Covid-19 agar masyarakat bisa merasa aman di dalam rumah dan bisa tetap waspada.

Aplikasi 10 Rumah Aman bertujuan untuk membuat masyarakat Indonesia merasa aman berada di rumah.

Salah satunya dengan mengintegrasikan aplikasi yang bisa menyuplai kebutuhan pokok yang dapat di beli masyarakat dengan harga resmi tanpa permainan harga. Seperti aplikasi kebutuhan pokok Rego Pantes dari 8Villages, Sayur Box dan TaniHub. 

Selain itu aplikasi 10 Rumah Aman ini juga terhubung langsung dengan beberapa aplikasi lain seperti ChatBot covid19.go.id, PeduliLindungi, Halodoc, Alodokter, Good Doctor, Sahabatdokter, SehatQ, Sehatpedia KlikDokter dan lain-lain.

“Dengan cara sederhana yaitu dimulai dari rumah kita masing-masing, kemudian yang terdekat dengan rumah kita, yaitu rumah depan, kiri, kanan, belakang, dan sekitarnya,“

Moeldoko (Kepala KSP/Kantor Staf Presiden)

3. Pikobar Jawa Barat

Pikobar Jawa Barat

Apakah Anda salah satu warga Jawa Barat atau bermukim di Jawa Barat? Jika ya, maka penting bagi Anda untuk menginstall aplikasi Pikobar (Pusat Informasi & Koordinasi Provinsi Jawa Barat). Aplikasi ini telah di sosialisakan beberapa waktu lalu oleh Bapak Ridwan Kamil selaku Gubernur Jawa Barat. Selain aplikasi, Pikobar dalam bentuk website juga bisa di akses melalui browser.

Luas dan banyaknya masayarakat yang bermukim di wilayah Jawa Barat membuat penanganan wabah Covid-19 harus dilakukan dengan cepat dan juga tepat. Salah satunya melalui pemanfaatan teknologi digital, Pemerintah Jawa Barat menciptakan aplikasi Pikobar Jawa Barat. Aplikasi ini berfungsi sebagai pusat informasi dan koordinasi dalam penanganan wabah covid 19 khusus di kota dan kabupaten yang tersebar di Jawa Barat.

Fitur apa saja yang ada dalam aplikasi Pikobar ini?

Tidak hanya data statistik dan berita terkini mengenai wabah corona di Jawa Barat, aplikasi ini juga membantu pencegahan dan menangani dampak sosial ekonomi akibat corona yang di rasakan oleh warga Jawa Barat. Beberapa fiturnya yakni :

  • Hotline Emergency call (Nomor darurat)
  • Data Jabar
  • Data Nasiona
  • Data Dunia
  • Donasi
  • Survei
  • Periksa Mandiri
  • Saber Hoax
  • Daftar Relawan
  • Pengaduan
  • Tanya Jawab

Untuk mengakses berbagai fitur diatas, Anda perlu log in menggunakan email. Bagaimana warga Jawa Barat, sudah meng-install aplikasinya?

4. OpenWHO: Knowledge for Health Emergency

OpenWHO: Knowledge for Health Emergency

Untuk Anda yang juga tertarik dengan berita dan penanganan wabah corona dari dunia internasional, Anda bisa meng-instal aplikasi Open WHO milik WHO (World Health Organization). Sebenarnya aplikasi Open WHO tidak hanya memuat informasi mengenai corona saja tapi juga masalah kesehatan dunia lainnya. Tetapi karena Covid-19 ini telah menjadi pandemi, WHO tentu memiliki konsentrasi tersendiri dalam menanganinya, bahkan WHO memiliki edisi khusus Corona.

Berbagai berita, penelitian dan publikasi terkait wabah corona tersedia dalam aplikasi tersebut. Selain aplikasinya terdapat pula versi website yang bisa Anda akses melalui browser. WHO dapat menjadi rujukan terpercaya untuk menyikapi wabah corona ini.

Aplikasi ini juga tidak hanya menyajikan informasi berbentuk artikel, tapi juga informasi dalam bentuk video yang bisa Anda akses. Terdapat beberapa pilihan bahasa, tetapi bahasa inggris mungkin bisa lebih universal dimengerti untuk kebanyakan orang.

5. Aplikasi Call Dokter : Halodoc, Grabhealth, Alodokter

Selain aplikasi yang berfungsi sebagai sarana informasi yang valid, koordinasi penanganan corona secara struktural, kita perlu memiliki aplikasi yang bisa langsung memiliki akses terhadap tenaga medis untuk mendukung langkah inisiatif kita di rumah. Sebab saat ini pilihan untuk langsung ke rumah sakit atau puskesmas saat merasa kurang sehat mungkin menjadi pilihan yang kurang di sarankan.

Selain resiko terpapar sangat tinggi, kita juga bisa menularkan Covid-19 kepada orang-orang yang mempunyai imunitas yang rentan. Dan seperti yang kita ketahui, bahwa dirumah sakit banyak orang yang di rawat karena sakit. Itu artinya imunitas mereka bisa di bilang sedang lemah. Tapi sebaliknya, karena kecanggihan teknologi digital saat ini kita bisa berkonsultasi langsung dengan dokter tanpa harus langsung ke rumah sakit.

Aplikasi yang dapat menghubungkan pasien dengan dokter seperti Halodoc, Grabhealth, atau Alodokter sudah bisa Anda install melalui smartphone Anda. Selain berkonsultasi, Anda juga bisa meminta resep obat kepada dokter yang terhubung dengan Anda. Jika resep obat sudah diterima, Anda bisa membayar lewat m-banking dan bahkan beberapa aplikasi juga bisa menerima e-wallet. jadi Anda tidak perlu keluar rumah, cukup menunggu obat Anda di antar kerumah oleh kurir.

Konsultasi dengan dokter bisa dilakukan jika Anda mengalami sakit ringan, atau gejala yang mengarah pada paparan Covid-19 (Sebagai second opinion, sebelum memeriksakan diri secara langsung ke rumah sakit). Anda tidak perlu meng-install semua aplikasi call dokter tersebut.

Baik aplikasi Halodoc, Grabhealth, atau Alodokter memang sama-sama memiliki fitur yang bisa menghubungkan Anda pada dokter dan meminta resep obat tetapi ke tiganya memiliki keunikan tersendiri. Berikut adalah ringkasan fitur masing-masing aplikasi yang bisa Anda pertimbangkan untuk memilih salah satunya berdasarkan pengalaman pribadi!

Halodoc

  • Untuk pengguna pertama biasanya mendapatkan voucher gratis ongkir dengan mengguanakan metode pembayaran Gopay
  • Mengadakan janji konsultasi dengan dokter
  • Bisa mencari apotek terdekat
  • Bisa terhubung dengan beberapa asuransi untuk mendapatkan benefit maksimal

Fitur Health di Aplikasi Grab (by Grabhealth & Good Doctor)

  • Untuk pengguna pertama biasanya mendapatkan voucher gratis ongkir dengan mengguanakan metode pembayaran OVO
  • Mengadakan janji konsultasi dengan dokter
  • Bisa mencari apotek terdekat

Alodoc

  • Mengadakan janji konsultasi dengan dokter
  • Menyediakan artikel dan info kesehatan yang lebih lengkap
  • Mendapatkan diskon 5% jika bertransaksi di apotek century

Penutup

Pemanfaatkan kemajuan teknologi digital yang maksimal dan seimbang seharusnya bisa menghasilkan dampak yang baik dan memperkecil resiko. Semoga dengan adanya aplikasi-aplikasi diatas bisa mempercepat penurunan kasus positif Covid-19 di Indonesia dan juga dunia.