Mirrorless

Canon EOS M6 Mark II, Performa besar Dalam Bodi Mungil

Ada banyak hal yang membuat kamera Canon EOS M6 Mark II layak untuk dibeli. Ukurannya yang kecil dan bobot yang ringan menjadikannya teman perjalanan yang ideal, tanpa mengorbankan spesifikasi dan fitur, sensor APS-C resolusi super tinggi, pengambilan gambar 14fps, dan 4K yang tidak dipotong merupakan satu paket yang menarik. Secara keseluruhan ini adalah kamera fantastis yang layak untuk anda miliki.

Namun karena ukurannya yang mungil, M6 Mark II tidak memiliki jendela bidik, buat anda yang suka mengintip di balik celah sempit tentu sedikit tidak puas. Tentu M6 Mark II mempunyai layar display sebagai satu-satunya cara agar anda bisa membidik dengan baik.

EOS M6 Mark II merupakan peningkatan dramatis dari EOS M6 Mark I. Canon memutuskan untuk menempatkan sensor resolusi tinggi di dalam bodi yang “mini” bersama dengan berbagai spesifikasi yang mengesankan adalah sebuah langkah berani untuk model kamera yang mungkin hanya menarik bagi para fotografer perjalanan.

M6 Mark II tidak hanya menggantikan M6, tetapi juga, rupanya, EOS M5. Berbeda dengan M6, M5 hadir dengan jendela bidik, dan Anda dapat membeli jendela bidik OLED yang dapat dilepas secara terpisah, atau mungkin beberapa vendor menyediakannya dalam satu paket pembelian.

Fitur EOS M6 Mark II

SensorCMOS 32,5MP baru
ProsesorDIGIC 8
Pemotretan14 fps
PerekamanVideo 4K
Fitur Canon M6 Mark II
Tampak Depan Canon M6 Mark II via https://snapshot.canon-asia.com/

Satu peningkatan yang menakjubkan adalah kemampuan M6 Mark II  merekam video 4K tanpa pemotongan kedua sisinya, bersama dengan layar display yang bisa dimiringkan (namun tidak sampai flip-up), soket mikrofon, dan ukurannya yang kecil, dapat menjadikan M6 Mark II pilihan yang menarik bagi para vlogger.

Dari segi fokus otomatis, M6 Mark II memiliki beberapa fungsi baru dalam bentuk deteksi mata, yang telah ada  sebelumnya pada model mirrorless full-frame Canon EOS R ( EOS R6 dan EOS R5 ) dan EOS RP – meskipun jangan berharap untuk menggunakannya pada lebih dari satu subjek.

Desain dan Handling

Desain kompak dengan pegangan kokoh baru
Tidak ada jendela bidik yang disertakan
Layar sentuh yang bisa dimiringkan
Desain dan Handling Canon M6 Mark II
Canon EOS M6 Mark II Dengan Lensa Bidik Eksternal via https://www.wilkinson.co.uk/

Ukuran kecil Canon EOS M6 Mark II membuat orang tidak menduga bahwa dia bisa melakukan hal yang besar. Canon mengemas serangkaian spesifikasi yang mengesankan ke dalam bodi yang tampak relatif sederhana.

Pegangan baru membantu M6 Mark II terasa lebih kokoh dari pendahulunya, meskipun masih bagus dan ringan dengan berat hanya 408g.

Tidak ada jendela bidik built-in, yang akan menjadi sebuah kekurangan bagi beberapa tradisionalis, tetapi bagi mereka yang terbiasa memotret menggunakan smartphone itu tidak akan menjadi masalah – dan jika Anda memang membutuhkannya, jendela bidik eksternal EVF-DC2 tersedia sebagai opsi tambahan.

Layar LCD dengan tampilan 1,04 juta dots masih sama seperti panel pada M6 generasi pertama. Ini bisa diputar menghadap ke depan untuk selfie, serta sudut ke bawah hingga 45 derajat untuk pengambilan gambar dari sudut tinggi.

Meskipun ukurannya kecil, M6 Mark II relatif mempunyai kendali yang baik.Tombol kendai utama untuk menyesuaikan pengaturan terkumpul di sisi kanan kamera, membuatnya mudah untuk dikendalikan dengan satu tangan dan satu tangan lainnya menggenggam kenangan.

Di permukaan bagian atas ada tiga tombol dial. Ada mode dial yang menampilkan semua mode, semi-otomatis dan manual biasa, kemudian disampingnya ada mode otomatis, pemandangan, dan kustom.

Sementara di sekitar tombol pelepas shutter adalah tombol scrolling yang dapat digunakan untuk berbagai fungsi tergantung pada mode mana.

Tombol ketiga, di bagian belakang pelat atas, dapat disesuaikan melalui tombol fungsi di tengahnya. Langkah praktis untuk membuat perubahan cepat pada pengaturan seperti ISO, white balance, dan mode fokus.

Di bagian belakang kamera terdapat kumpulan tombol yang sebagian besar sudah cukup jelas; ini termasuk tombol Q yang memungkinkan Anda menyesuaikan pengaturan tombol melalui menu cepat, dan tombol untuk beralih antara fokus manual dan fokus otomatis.

Ada dua pilihan lensa tambahan untuk M6 Mark II, anda bisa menggunakan lensa EF atau EF-S dengan menggunakan dudukan EF-EOS opsional Canon, meskipun hal itu cenderung membuat kombinasi keseluruhan sedikit tidak seimbang berkat ukuran kamera yang kecil.

Pilihan kedua adalah lensa kit EF-M 15-45mm f / 3.5-6.3, meski memiliki aperture yang tidak terlalu lebar, dan fokus yang pendek.

Autofokus Canon EOS M6 Mark II

Hingga 5.481 titik AF
143 area AF otomatis
Cakupan hingga 88 x 100% tergantung pada lensa
Autofokus Canon M6 Mark II

Dibandingkan dengan M6 asli, Canon EOS M6 Mark II memiliki 5481 poin, yang berarti Anda dapat mengetuk hampir semua bagian di layar untuk memilih titik fokus otomatis.

M6 Mark II memiliki kecepatan untuk melakukan fokus pada objek, detektor tidak perlu berkeliaran mencari titik fokus.

Dalam pencahayaan yang baik, kamera akan mengunci target dengan cepat dan akurasi yang mengesankan. Dalam cahaya yang sangat redup fokus akan bekerja sedikit lebih keras untuk menemukan titik fokus.

Salah satu fitur utama kamera ini adalah fokus otomatis yang beroperasi di antara setiap bidikan, menjadikan kamera ini ideal untuk fotografi olahraga dan objek bergerak.

M6 Mark II secara mengesankan mampu mengikuti pergerakan sebuah objek yang bahkan tidak menentu.

Performa

Mode burst RAW 14fps atau 30fps
Daya tahan baterai 305 tembakan
Movie Digital Image Stabiliser
Performa Canon M6 Mark II

Dilihat dari penampilannya, Canon EOS M6 Mark II mungkin tidak langsung menarik perhatian Anda untuk digunakan pada aksi fotografi objek bergerak, olahraga, dan alam liar.

Siapa sangka untuk kamera yang sangat mungil itu sebenarnya mengemas beberapa spesifikasi mengesankan yang akan menarik bagi fotografer yang bekerja dalam genre tersebut.

Salah satu fitur tersebut adalah pemotretan 14fps, yang memanfaatkan resolusi penuh sensor, atau jika Anda senang menurunkan ke pemotretan 18 megapiksel, ada mode burst RAW 30fps khusus.

Satu kekurangan pada Canon EOS M6 Mark II adalah  Anda akan mendapatkan 54 JPEG atau 23 file mentah sebelum performa kamera melambat, dan solusi yang baik adalah mengaturnya untuk menangkap file C-raw yang lebih kecil, yaitu sebesar 36.

EOS M6 Mark II diperlengkapi dengan Movie Digital IS, yang menggunakan sensor gyro dalam bodi kamera untuk memberikan stabilisasi gambar (IS) digital 5-sumbu, sehingga memungkinkannya untuk mendapatkan footage yang stabil, bahkan ketika melakukan pemotretan/perekaman sambil berjalan.

Apabila dipasangkan dengan lensa IS built-in, kamera ini memiliki kemampuan untuk melakukan IS Kombinasi yang memadukan stabilisasi optik dalam lensa dan stabilisasi gambar digital dalam bodi kamera untuk mendapatkan hasil yang jauh lebih baik.

Laju bingkai yang bervariasi dan mode video shooting (perekaman video), sangat memudahkan untuk menampilkan ekspresi objek.

Pemotretan/perekaman High Frame Rate dalam Full HD 120p/100p, juga tersedia, sehingga Anda dapat membuat film gerakan lambat yang mulus dalam resolusi tinggi.

Selain itu, Anda juga dapat lebih kreatif dengan berbagai mode, seperti 4K Time Lapse Movies dan HDR Movies.

Kemampuan standar baterai EOS M6 Mark II adalah 305 bidikan biasa, tetapi dengan manajemen daya yang cermat biasanya Anda dapat memperoleh lebih dari itu. Kabar baiknya adalah anda akan mempunyai slot USB-C yang bagus untuk mengisi daya saat bepergian.

Kualitas gambar

Sensor Canon APS-C resolusi tertinggi
Hingga 25.600 ISO
Gambar ‘Fine Detail’ yang Hebat
Kualitas Gambar Canon M6 Mark II
Tampak Atas Canon EOS M6 Mark II via https://filmvideoandvirtualreality.com/

Sensor baru di dalam EOS M6 Mark II,yang sama pada Canon EOS 90D,hadir dengan beberapa ekspektasi yang cukup tinggi . Berkat disematkannya sensor APS-C resolusi tertinggi yang pernah ada dan mampu menghasilkan gambar yang tampak luar biasa.

Menurut beberapa ulasan pada website fotografi, kualitas pemotretan EOS M6 Mark II terbaik didapatkan pada mode Fine Detail. Dengan memanfaatkan jumlah piksel sangat tinggi untuk memberikan hasil pemotretan yang hampir sama dengan apa yang muncul dari layar display, termasuk warna dan detail yang sangat baik.

Bagi anda yang lebih menyukai gambar RAW, M6 Mark II juga memberi Anda ruang lingkup yang baik untuk menyesuaikan eksposur dalam pengolahan pasca produksi.

Jika anda ingin menggunakan lensa tambahan, kami sarankan untuk menggunakan lensa EF-M 32mm f / 1.4. Ini lensa yang ringan dan sesuai dengan ukuran kamera yang kecil.

Bagi anda para vlogger, kemampuan M6 Mark II untuk memberikan hasil perekaman video 4K yang tanpa memotong kedua sisi merupakan fitur yang tepat untuk aktivitas vlog anda sehari-hari.

Dengan satu kelemahan bahwa layar M6 Mark II tidak bisa diangkat flip-up menghadap ke depan, hanya bisa diputar dengan posisi miring.

Layakkah Untuk Dibeli?

Kini Anda mulai menyadari bahwa M6 Mark II sebenarnya adalah kamera yang sangat mumpuni, dengan ukuran dan beratnya yang kecil menawarkan keuntungan nyata bagi fotografer jalanan, atau siapa pun yang lebih suka tidak membawa-bawa DSLR yang besar.

Dengan menggunakan sensor yang sama seperti yang ditemukan pada DSLR 90D, Canon memberi tahu kita bahwa M6 Mark II sebenarnya juga cocok untuk fotografer serius, tentu ini hak yang tidak boleh dilewatkan begitu saja.

Sementara banyak penggemar akan mendambakan jendela bidik, kekurangan jendela bidik bukanlah kelalaian yang serius mengingat satu jendela bidik dapat dibeli secara terpisah – dan hanya menggunakan layar hampir tidak akan menjadi masalah bagi mereka yang terbiasa memotret dengan ponsel, dan vlogger.

Kualitas gambar sangat bagus, dengan sensor resolusi tinggi yang menghasilkan gambar yang indah dan detail dengan warna yang bagus.

Mungkin kekecewaan terbesar – dan salah satu yang berlaku untuk seluruh lini M-series Canon – adalah terbatasnya pilihan lensa asli. Canon menyarankan bahwa Anda dapat menggunakan berbagai macam lensa EF dan EF-S melalui adaptor, tetapi menggunakan lensa tersebut akan tampak terlalu besar untuk ukuran M6 Mark II. Terlihat aneh.

Baca juga ulasan seri kamera Canon PowerShot G7 X Mark III.

Namun secara keseluruhan, ada banyak hal yang disukai tentang EOS M6 Mark II. Ini cocok untuk fotografi perjalanan dan fotografer jalanan, sekaligus menjadi pilihan yang baik untuk subjek seperti lanskap, potret wajah, dan – terutama secara mengesankan – aksi dan olahraga.

Share
Alfian Ihsan

Recent Posts

Oppo A94 5G, Lebih Mahal Tapi Tidak Lebih Baik dari Oppo A54

Oppo A94 5G adalah ponsel Android yang solid, dan layak menjadi perangkat andalan yang tidak…

2 hari ago

Realme GT Tampil Mewah Mengadopsi Warna Mustang GT

Realme GT adalah smartphone Android kecil yang kuat dengan prosesor level atas. Xiaomi menyematkan semua…

1 minggu ago

Manjakan Content Creator, Oppo Reno6 Dibanderol Rp5,2 Juta

Situasi PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) Darurat di Indonesia sejak 3 - 20 Juli 2021,…

2 minggu ago

The Real 5G Killer, Xiaomi POCO M3 Pro 5G Dijual Rp2,5 Jutaan

Pertama kali dikenalkan pada bulan Agustus 2018, sub-brand milik Xiaomi yakni POCO, kini sudah menjelma…

2 minggu ago

Sony Xperia 1 III, Pertama di Dunia Dengan Layar 4K

Sony Xperia 1 III memang bukan untuk banyak orang, tetapi bagi para pengguna ponsel puluhan…

3 minggu ago

Standar Emas TV OLED 2021, LG C1 OLED

LG C1 OLED merupakan salah satu TV terbaik dengan harga berapa pun. C1 menghasilkan gambar…

4 minggu ago