Tutorial

Jangan Keliru! Seperti Inilah Cara Aktivasi Windows 10 yang Benar

Semenjak dikenalkan oleh Microsoft pada tahun 2015 silam, Windows 10 saat ini memang masih menjadi Sistem Operasi terbaik dan paling populer di dunia. Menguasai miliaran komputer, Windows 10 bahkan digunakan untuk berbagai kebutuhan mulai dari komputer rumah, perusahaan, sekolah hingga aneka sektor kehidupan lainnya.

Fakta ini memang tidak lepas dari keputusan Microsoft untuk merilis Windows 10 dalam berbagai jenis. Untuk pengguna individu, jelas memakai Windows 10 Home atau Windows 10 Pro (keperluan pekerjaan) sudah lebih dari cukup. Namun untuk keperluan perusahaan atau organisasi yang lebih besar, Microsoft merekomendasikan Windows 10 Enterprise dan Windows 10 Education.

Tak cuma menyediakan Sistem Operasi kepada perangkat komputer, Windows 10 juga dikembangkan Microsoft untuk Sistem Operasi smartphone. Seperti Google yang memiliki Android dan Apple mempunyai iOS, Microsoft mengenalkan Windows 10 Mobile untuk pengguna ponsel. Bahkan terakhir pada perangkat server dan perusahaan gaming raksasa, ada Windows 10 Pro Workstation.

Memadukan kelengkapan fitur dari Windows 7 dan tampilan antarmuka cantik dari Windows 8.1, Windows 10 memang menjadi Sistem Operasi premium. Untuk itulah agar bisa menikmati seluruh fitur yang ada, pengguna diharuskan melakukan aktivasi. Jika Anda tidak melakukan aktivasi, penggunaan Windows 10 tentu tidak akan maksimal.

Masalah Windows 10 yang Belum Diaktivasi

© Berakal

Rekomendasi dan keharusan dari Microsoft adalah pengguna Windows 10 memang wajib melakukan aktivasi. Kenapa begitu? Supaya perangkat menjadi full version. Memang, Anda masih bisa menggunakan Windows 10 tanpa aktivasi, tetapi ada beberapa kekurangan yang dialami. Berikut beberapa masalah yang timbul saat Windows 10 tidak diaktivasi:

  • Windows 10 akan selalu memunculkan watermark Activate Windows di bagian pojok kanan bawah pada layar. Bukan hanya saat tampilan desktop, watermark akan terus muncul di setiap jendela aplikasi yang terbuka. Tentu saja hal ini akan cukup mengganggu penggunaan komputer tersebut. Watermark baru bisa hilang jika Anda melakukan aktivasi
  • Lantaran Windows 10 belum diaktivasi, Anda tidak bisa mengubah personalize dalam menu pengaturan seperti mengubah tema, mengganti wallpaper, mengubah gambar lockscreen hingga menu lainnya

Untuk itulah karena bakal sangat mengganggu, ada baiknya Anda langsung melakukan proses aktivasi pada perangkat. Dengan begitu Anda bisa melanjutkan pekerjaan dengan komputer yang jauh lebih optimal.

Tata Cara Aktivasi Windows 10 yang Tepat

Supaya prosedur aktivasi Windows 10 bisa berjalan lancar, Anda harus mempunyai lisensi resmi alias Product Key yang terdiri dari 25 karakter. Biasanya Product Key terdapat pada kotak kemasan disk Windows 10. Jika Anda membeli Windows 10 asli secara online, akan ada email konfirmasi berisi Product Key. Namun sebelum menjalankan proses aktivasi, ada baiknya melakukan pengecekan status dulu.

Untuk mengetahui apakah Windows 10 sudah diaktivasi dan terhubung ke akun Microsoft, Anda bisa menekan tombol START atau ikon Microsoft pada layar monitor. Kemudian pilih menu SETTINGS > UPDATE & SECURITY > ACTIVATION. Jika tertulis ‘Windows is not activated’, maka akan memperoleh pesan yang menjelaskan masalah sekaligus saran pembelian lisensi resmi Windows 10.

Barulah setelah itu, Anda bisa langsung melakukan proses aktivasi Windows 10 yang bisa dipilih dari beberapa cara berikut ini:

Cara Aktivasi Windows 10 dengan Product Key

© Berakal

Ini adalah cara aktivasi Windows 10 yang paling mudah, cepat dan aman. Jika Anda membeli Windows 10 secara resmi dari Microsoft, akan memperoleh disk installer sekaligus informasi Product Key. Namun jika Anda membeli komputer yang didukung Windows 10 asli, biasanya pihak penjual akan memberikan informasi Product Key saja. Berikut adalah langkah-langkah aktivasi:

  1. Nyalakan perangkat komputer yang sudah terpasang Windows 10 dan sambungkan ke akses internet
  2. Klik tombol START di pojok kiri bawah layar lalu pilih ikon menu SETTINGS > UPDATE & SECURITY > ACTIVATION > CHANGE PRODUCT KEY
  3. Masukkan Product Key yang berupa 25 digit serial number dengan paduan huruf dan angka lalu klik NEXT > ACTIVATE
  4. Tunggu beberapa saat hingga proses aktivasi selesai dan kemudian muncul pesan bertuliskan ‘Windows is activated’, lalu Anda klik CLOSE

Jika proses aktivasi Windows 10 menggunakan Product Key telah sukses, artinya perangkat komputer Anda sudah diaktifkan secara permanen dan memperoleh lisensi resmi Microsoft. Product Key ini bisa dipakai pada Windows 10 32-bit atau 64-bit. Supaya proses aktivasi Windows 10 tak bermasalah, pastikan Anda sudah terhubung dengan internet.

Cara Aktivasi Windows 10 dengan KMSAuto Lite

© Berakal

Sebagai Sistem Operasi terpopuler di dunia, Microsoft memang menjual Windows 10 dengan harga yang cukup mahal (mulai Rp1,6 juta). Hal inilah yang membuat banyak pihak memilih mengunakan Windows 10 bajakan. Kendati memiliki fitur serupa, Windows 10 palsu jelas tidak akan bisa diaktivasi sehingga cepat atau lambat membuat beberapa fiturnya tak berfungsi.

Beruntung saat ini ada aplikasi khusus untuk aktivasi Windows 10 bagi pengguna yang tidak mempunyai Product Key, salah satunya ialah KMSAuto Lite. Berikut ini adalah tata cara aktivasi Windows 10 dengan KMSAuto Lite:

  1. Unduh aplikasi KMSAuto Lite terlebih dulu
  2. Matikan koneksi internet baik itu WiFi, sambungan USB hingga kabel LAN
  3. Matikan antivirus dan Windows Defender Security dengan cara klik ikon Windows Defender pada taskbar di sebelah kanan bawah layar. Kemudian pilih menu VIRUS & THREAT PROTECTION > VIRUS & THREAT PROTECTION SETTINGS > REAL-TIME PROTECTION dan ubah menjadi OFF
  4. Jika ada pertanyaan ‘Do you want to allow this app to make changes to yout device?’ langsung saja pilih YES sehingga Windows Defender Security tidak aktif
  5. Masuk ke aplikasi KMSAuto Lite yang sudah diunduh dan diekstrak. Pastikan menyesuaikan dengan sistem Windows 10 Anda apakah 32-bit atau 64-bit lalu RUN AS ADMINISTRATOR
  6. Jika KMSAuto Lite sudah terbuka pilih INSTALL KEYS > WINDOWS GVLK > YES. Biarkan KMSAuto Lite mencari Product Key yang sesuai dan memasangnya di Windows 10 milik Anda
  7. Setelah proses pemasangan Product Key berhasil, Anda bisa menutup aplikasi yang masih aktif dan restart perangkat.

KMSAuto Lite bisa melakukan aktivasi hingga Windows Server 2019 dan Microsoft Office 2019. Jika mendadak KMSAuto Lite tidak berfungsi, Anda bisa mencoba memasang program Net Framework 4. Kalau terjadi masalah Windows 10 masih belum genuine padahal sudah memasangi Product Key, Anda bisa membuka lagi KMSAuto Lite dan mengulang langkah-langkah di atas.

Cara Aktivasi Windows 10 dengan KMSPico

Sama seperti KMSAuto Lite, KMSPico juga sebuah activator untuk pengguna Windows 10 yang tidak mempunyai lisensi resmi dari Microsoft. Dibandingkan KMSAuto Lite, KMSPico jauh lebih mudah dengan ukuran lebih kecil. Berikut ini tata cara aktivasinya:

  1. Unduh dan ekstrak aplikasi KMSPico terlebih dulu
  2. Matikan seluruh koneksi internet termasuk antivirus dan Windows Defender Security. Jika salah satu saja Anda lupa mematikan, maka KMSPico tidak akan bisa dipakai
  3. Masuk dan buka folder KMSPico > klik kanan pada aplikasi KMSELDI > RUN AS ADMINISTRATOR > pilih opsi tombol merah besar
  4. Biarkan KMSPico menjalankan proses pemasangan Product Key dan akan langsung tertutup jika sudah selesai
  5. Untuk mengetahui apakah proses aktivasi Windows 10 berhasil, Anda harus mengeceknya secara manual pada sistem komputer. Caranya masuk ke File Explorer > klik kanan pada THIS PC > PROPERTIES

Dibandingkan KMSAuto Lite, jumlah Product Key pada KMSPico memang lebih sedikit tetapi tetap akurat. Sehingga bagi pengguna Windows 10 baru, Anda bisa mempertimbangkan KMSPico untuk aktivasi. Dalam KMSPico ada tiga fitur unggulan yakni proses aktivasi otomatis dengan tingkat keberhasilan tinggi, membuat cadangan file dari lisensi produk dan pemasangan kunci manual.

Cara Aktivasi Windows 10 dengan KMSAuto Net

Jika Anda mencari proses aktivasi Windows 10 ilegal dengan tingkat keberhasilan tinggi, maka aplikasi KMSAuto Net adalah yang terbaik. Bukan tanpa alasan, karena aplikasi ini memang awalnya diciptakan untuk pengguna Windows 8 yang memiliki tingkat kesulitan tinggi untuk aktivasinya. Berikut ini adalah tata cara aktivasi Windows 10 dengan KMSAuto Net:

  1. Unduh dan ekstrak terlebih dulu aplikasi KMSAuto Net
  2. Matikan Windows Defender Security
  3. Jalankan KMSAuto Net dengan cara klik kanan pada ikon program dan pilih opsi RUN AS ADMINISTRATOR > ACTIVATION > ACTIVATE WINDOWS
  4. Akan muncul jendela baru yakni Forced GVLK installation yang membuat banyak informasi seperti nama Windows, Partial Key, Default Key dan tentunya deskripsi. Kemudian Anda bisa pilih CONTINUE > YES

Seperti KMSAuto Lite, KMS Auto Net juga membutuhkan Net Framework 4 supaya aplikasi ini bisa berfungsi maksimal.

Cara Aktivasi Windows 10 dengan AAct Portable

Jika Anda merasa enggan memakai aplikasi KMS, maka activator untuk Windows 10 lain yang bisa dicoba adalah AAct Portable. Seperti namanya, aplikasi ini tak perlu Anda pasang pada komputer karena bisa dijalankan di flashdisk. Memang dibandingkan dengan KMS, nama AAct sebagai activator ilegal Windows 10 kurang populer. Tapi tingkat keberhasilannya bisa dibilang cukup memuaskan.

Yang membedakan aplikasi KMS dan AAct adalah pada fitur dan komponen yang ditawarkan. Berikut ini adalah tata cara aktivasi Windows 10 dengan AAct Portable:

  1. Unduh dan ekstrak aplikasi AAct Portable
  2. Masuk ke dalam folder AAct dan pastikan memilih aplikasi sesuai dengan sistem Windows 10 di komputer entah 32-bit atau 64-bit. Kemudian klik kanan pada aplikasi > RUN AS ADMINISTRATOR > YES > WINDOWS ACTIVATION > tunggu hingga ACTIVATION COMPLETE
  3. Untuk bisa melihat apakah aktivasi berhasil atau tidak, Anda bisa mengeceknya pada View Basic Information About Your Computer

Selain memiliki ukuran yang relatif kecil, aplikasi AAct Portable ini memberikan seluruh informasi mendetail soal Windows 10 yang dipasang. Bahkan AAct Portable termasuk activator yang cukup jarang mengalami error dan kegagalan sehingga layak dipertimbangkan. Untuk metode aktivasi Windows 10, AAct Portable menawarkan WinDivert, Hook, TAP, Auto Mode dan On-Line KMS.

Keuntungan Menggunakan Windows 10 Asli

Ketika komputer sudah melakukan aktivasi Windows 10, perangkat itu sudah dianggap resmi oleh Microsoft. Perangkat dengan lisensi resmi artinya menggunakan Windows 10 original alias asli. Di Indonesia sendiri, berkat adanya Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), pengguna komputer memang diwajibkan menggunakan Windows 10 yang asli bukan bajakan.

Untuk memperoleh Windows 10 asli, cara yang paling mudah dan gratis adalah dengan membeli perangkat laptop/PC yang memperoleh lisensi resmi dari Microsoft. Dengan paket bundling ini, Anda bahkan tak perlu repot-repot meng-install Windows 10 dan melakukan aktivasi karena sudah disiapkan oleh pihak distributor/penjual.

Sementara itu cara lain yang bisa didapat agar menggunakan Windows 10 original adalah dengan membeli Windows 10 asli dan nantinya memperoleh lisensi resmi untuk proses aktivasi. Berdasarkan Software License Term Microsoft, ada tiga jenis lisensi ketika konsumen membeli Windows yakni OEM (Original Equipment Manufacture), Retail dan Volume. Berikut penjelasannya:

  • OEM: OEM adalah lisensi yang dikeluarkan oleh pihak perusahaan vendor dan tak bisa dipindahkan ke perangkat lain. Contohnya Anda membeli laptop yang di-bundling dengan Windows 10 asli, maka lisensi OEM yang ada tak bisa dipindah ke komputer rumah
  • Retail: Kadang disebut sebagai FPP (Full Packed Product), lisensi ini bisa diperoleh konsumen ketika membeli Windows 10 di toko retail atau secara online. Tak seperti lisensi OEM, lisensi Retail bisa digunakan ke komputer lain
  • Volume: Lisensi ini diperuntukkan untuk perusahaan-perusahaan yang mempunyai banyak PC. Karena itulah, lisensi Volume bisa mengaktivasi Windows 10 di banyak perangkat. Tentu jumlahnya tergantung Volume Licensing Agreement antara perusahaan dan Microsoft

Jika sudah memahami jenis-jenis lisensi resmi untuk Windows 10, maka hal berikutnya adalah mengenai keuntungan memakai Windows 10 asli. Ada banyak keuntungan jika Anda memiliki lisensi resmi sehingga menggunakan Windows 10 asli. Apa saja? Berikut beberapa di antaranya:

Proses Aktivasi Permanen yang Mudah

Saat Anda membeli Windows 10 yang asli dan memperoleh lisensi resmi, tentu tak perlu bingung dalam proses aktivasi. Anda hanya perlu satu kali saja melakukan aktivasi, dan otomatis Sistem Operasi Windows 10 bakal aktif untuk selamanya.

Untuk proses aktivasinya pun sangat mudah dan anti ribet. Di mana Anda tinggal memasukkan Serial Number yang terdapat pada lisensi entah OEM, Retail atau Volume. Bahkan jika mendadak perangkat bermasalah dan harus install ulang, Anda tak perlu cemas karena lisensi masih bisa dipakai.

Didukung Penuh Oleh Microsoft

Lantaran proses aktivasi Windows 10 menggunakan lisensi resmi, Microsoft akan memberikan dukungan penuh pada perangkat Anda. Contohnya jika mendadak ada aplikasi yang error dan tidak berfungsi, Anda bisa langsung mengajukan keluhan ke Microsoft. Dengan pelayanan yang maksimal, Microsoft akan mengatasi masalah itu secepat mungkin.

Tak Bermasalah dengan Windows Update

Salah satu hal yang identik dengan Windows 10 adalah terlalu sering memberikan update sistem. Karena itu Microsoft memang menganjurkan agar pengguna Windows 10 selalu terhubung ke Windows Update lewat jaringan internet. Jika Anda melakukan aktivasi dengan lisensi resmi, tentu tidak akan bermasalah dengan Windows Update.

Namun jika Windows 10 Anda adalah bajakan, Anda haruslah menghindari proses update. Kenapa begitu? Crack yang dibenamkan dalam Windows 10 bajakan bakal hilang. Ngotot tidak mau update sistem? Akan ada banyak fitur-fitur dalam Windows 10 yang tidak bisa digunakan. Sungguh serba salah, bukan?

Jauh Lebih Aman dan Nyaman

Keuntungan terakhir yang bakal dialami jika memakai Windows 10 asli, dengan aktivasi lisensi resmi adalah penggunaan yang lebih aman dan nyaman. Karena file-file dalam Windows 10 bajakan yang diperoleh dari pihak ketiga lebih rawan mengandung virus atau malware yang bisa merusak komputer. Bahkan karena adanya crack, membuat program tertentu tak berjalan maksimal.

Untuk itulah satu saran yang selalu dianjurkan oleh banyak teknisi komputer, lebih baik membeli Sistem Operasi yang asli. Kendati mungkin mahal, tapi privasi Anda sebagai pengguna lebih terjamin. Daripada menggunakan software gratisan yang bisa mengancam performance perangkat.

Kesimpulan

Dari ulasan di atas, bisa disimpulkan bahwa melakukan aktivasi pada Sistem Operasi Windows 10 adalah keharusan. Karena jika dibiarkan, komputer tentu tak akan berfungsi maksimal baik dari segi tampilan dan fitur yang ditawarkan. Anda pemilik Windows 10 asli tentu bisa mudah melakukan aktivasi dengan Product Key. Sementara bagi pengguna Windows 10 bajakan, harus memakai aplikasi activator yang tentunya mempunyai risiko tersendiri.

Untuk itulah sebagai pengguna komputer, Anda tentu harus lebih bijaksana dalam memilih Sistem Operasi. Daripada mengalami hal buruk pada perangkat, ada baiknya membeli Windows 10 yang asli lantaran dijamin bakal tenang seumur hidup.

Share
Arai Amelya

Pecinta seni dan film yang saat ini harus menikahi jurnalistik serta penulisan

Recent Posts

Perbedaan realme Narzo 50A dan Narzo 50i

Jelang akhir tahun 2021 sepertinya dianggap sebagai momen yang tepat bagi realme untuk memboyong ponsel-ponsel…

1 minggu ago

Kamera Selfie 32 MP, Samsung Galaxy M52 5G Dihargai Rp5,3 Jutaan

Kendati pasar smartphone di Indonesia seolah digempur oleh ponsel-ponsel pabrikan Tiongkok, tampaknya itu bukanlah masalah…

4 minggu ago

Siap-Siap, Sederet Ponsel ini Tidak Bisa Pakai WhatsApp Per November

Seperti yang sudah diketahui banyak orang, industri smartphone memang memiliki pergerakan yang luar biasa dinamis.…

1 bulan ago

Dijual Rp1,5 Jutaan, realme C11 2021 Punya RAM 4GB

Peta persaingan ponsel-ponsel asal Tiongkok di Indonesia memang sangat seru untuk diperhatikan. Segera setelah resesi…

1 bulan ago

RAM ‘12GB’, Vivo Y33s Ponsel Gaming Rp3 Jutaan

Salah satu brand ponsel terpopuler di Indonesia yakni Vivo, akhirnya kembali lagi di bulan Oktober…

1 bulan ago

RAM 8GB dan Sudah 5G, Asus Zenfone 8 Dijual Rp8 Juta

Tak mau terlalu jauh ketinggalan peta persaingan smartphone di Indonesia, Asus akhirnya memboyong produk baru…

1 bulan ago