Tutorial

Inilah Cara Mudah Menghilangkan Iklan di HP Xiaomi dan Redmi

Dari banyaknya produsen smartphone asal Tiongkok, Xiaomi memang bisa dibilang sebagai yang paling sukses. Berdiri pada tahun 2010 di Beijing, Xiaomi kini bahkan nyaman di posisi ketiga sebagai pabrikan ponsel terbesar ketiga di dunia. Pencapaian ini membuktikan kalau produk-produk yang dihasilkan Xiaomi memang laris manis di pasaran.

Xiaomi sendiri memulai perjalanannya sebagai produsen dan distributor smartphone pada Agustus 2011 dan menguasai pangsa pasar di dataran China. Untuk produk ponsel, Xiaomi meluncurkan firmware berbasis Android sendiri yakni MIUI. Dalam perjalanannya, Xiaomi mendirikan sub-brand yang khusus untuk ponsel-ponsel entry-level dan mid-range yakni Redmi pada Juli 2013.

Berbeda dengan Xiaomi yang lebih fokus dengan brand Mi yang memang dikenalkan sebagai ponsel premium flagship serta upper-range, Redmi memang dipatok mempunyai harga yang lebih terjangkau sesuai dengan target pasar. Di Indonesia sendiri, seri Redmi A bisa dibilang sebagai ponsel sejuta umat karena dijual di kisaran Rp1-2,5 jutaan. Harga murah ini sendiri didapat karena seri Redmi low-end kebanyakan menggunakan komponen yang terjangkau.

Pop-Up Iklan Jadi Masalah Xiaomi – Redmi

Kendati dijual dengan harga sangat terjangkau, Redmi sudah mempunyai performance yang sangat memuaskan dan bisa dibilang terbaik di kelasnya. Hanya saja beberapa pengguna Redmi dan tentunya Xiaomi biasanya mengeluhkan keberadaan iklan pop-up mengganggu yang muncul sampai menutupi layar smartphone. Iklan-iklan yang muncul ini disinyalir memang telah dibenamkan pada ROM bawaan Xiaomi/Redmi yakni MIUI.

Dugaan yang paling sering muncul adalah iklan tersebut memang sengaja ditanam pada sistem, sebagai bentuk kerjasama Xiaomi dengan pihak ketiga. Terutama untuk lini Redmi yang kebanyakan harga produksinya ditekan semaksimal mungkin, kemunculan iklan itu tampak seperti kompensasi. Hanya saja, keberadaan iklan jelas sangat mengganggu pengguna ketika bermain dengan gawai mereka masing-masing.

Yang lebih meresahkan, untuk menghapus iklan-iklan pop-up itu sangatlah sulit karena memang sudah ditanam pada sistem. Agar bisa hilang jelas diperlukan cara-cara khusus dan bukan tak mungkin sampai mengotak-atik sistem MIUI. Namun tenang saja, Anda tak perlu bingung dan cemas karena tata cara menghapus iklan di ponsel Xiaomi dan Redmi bisa dipelajari kok,

6 Cara Menghapus Iklan di Ponsel Xiaomi-Redmi

Sebagai pabrikan ponsel yang memiliki banyak sekali produk, tentunya cara menghilangkan iklan di HP Redmi atau Xiaomi berbeda-beda. Ada yang cocok diterapkan dengan cara ini, ada yang tak bisa dan harus dicoba dengan cara lain. Untuk itulah kami paparkan beberapa cara menghapus iklan yang berbeda, sehingga Anda bisa mencobanya yang sesuai dengan ponsel Anda masing-masing.

1. Mematikan Fitur Sistem Iklan

© Kompas

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, pihak Xiaomi sendiri memang menanamkan sistem yang bisa menampilkan iklan di sebagian antarmuka MIUI dan aplikasi-aplikasi bawaan. Sistem iklan ini sendiri diberi nama MIUI System Ads (MSA) yang memang mau tak mau harus dimaklumi pengguna Xiaomi-Redmi. MSA tidaklah bisa dihapus (uninstall) oleh pengguna tapi Anda bisa mematikan atau menonaktifkannya. Berikut tata caranya:

  1. Pergi ke menu pengaturan ponsel alias SETTINGS
  2. Pada menu SETTINGS, pilih ADDITIONAL SETTINGS > AUTHORIZATION & REVOCATION
  3. Matikan fitur MSA dengan klik toogle di sebelah kanan. Nanti akan muncul jendela peringatan bahwa dengan mencabut otorisasi, akan ada sejumlah aplikasi yang berhenti mengumpulkan data. Karena memang itulah tujuannya, Anda harus menunggu beberapa detik sampai tombol REVOKE/CABUT bisa ditekan

Jika berhasil, sistem iklan pada beberapa ponsel Xiaomi/Redmi tertentu tak akan muncul meskipun masih ada iklan yang bakal terlihat karena dilacak oleh fitur rekomendasi iklan.

2. Mematikan Fitur Ads Tracking

© Kompas

Tidak bisa menggunakan cara pertama atau sudah mencoba cara pertama tapi iklan masih muncul? Tak perlu cemas. Hal itu terjadi karena memang fitur rekomendasi iklan yang tetap aktif pada HP Xiaomi. Untuk itulah, pengguna harus mencoba mematikan fitur Personalized Ad berikut ini:

  1. Pergi ke menu pengaturan atau SETTINGS pada ponsel
  2. Lanjutkan dengan pilih ADDITIONAL SETTINGS (pengaturan tambahan) > PRIVACY (privasi) > AD SERVICES (layanan iklan)
  3. Di halaman khusus Ad Services, hanya ada satu fitur pilihan yakni Personalized ad recommendations (personalisasi rekomendasi iklan) yang tinggal Anda geserkan saja toogle-nya sehingga fitur itu menjadi mati

Jika sudah melakukan langkah ini, apakah dijamin iklan-iklan tak akan muncul lagi pada ponsel Xiaomi-Redmi? Tidak juga. Karena beberapa pengguna masih melaporkan kalau mereka menemukan iklan di beberapa aplikasi bawaan MIUI.

3. Mengubah Lokasi Pada Ponsel

Dalam MSA, iklan-iklan yang dimunculkan biasanya disesuaikan dengan lokasi pengguna ponsel. Untuk itulah salah satu cara menghapus iklan pop-up penganggu berikutnya adalah dengan mengubah lokasi smartphone. Tetapi untuk bisa menerapkan cara ini, Anda harus menggunakan aplikasi pihak ketiga yang nantinya akan merekayasa lokasi akurat ponsel seperti Fake GPS.

Pastikan ponsel Xiaomi atau Redmi milik Anda sudah terpasang dengan aplikasi perekayasa lokasi, kemudian Anda bisa langsung membuka menu pengaturan dan memilih opsi developer. Kenapa harus membuka menu opsi developer? Karena dalam menu itu, Anda bisa memilih aplikasi lokasi palsu dan merekayasa lokasi realtime ponsel.

Supaya langkah ini bisa berjalan sesuai harapan, jangan lupa untuk me-restart ponsel. Jika berhasil, seharusnya iklan-iklan yang terintegrasi MSA dan tampil pada lokasi asli tak akan muncul.

4. Lewat Aplikasi Bawaan MIUI

Aplikasi-aplikasi bawaan MIUI seperti Mi Apps, Mi Browser, Mi Music dan Mi Video biasanya jauh lebih sulit untuk dihilangkan iklan pop-up. Bahkan menggunakan cara-cara di atas, tidak akan cukup banyak membantu. Lantas bagaimana cara menghapus iklan penganggu? Anda harus membuka satu-persatu aplikasi bawaan dari Xiaomi tersebut dan melakukan perubahan pada menu pengaturannya.

MI Browser

© Kompas
  • Buka aplikasi Mi Browser
  • Pilih menu pengaturan dengan mengetuk ikon tiga garis vertikal pada aplikasi
  • Pilih SETTINGS > PRIVACY & SECURITY > matikan fitur Recommended for you
  • Atur halaman utama aplikasi dengan memilih menu SETTINGS > ADVANCED > SET START PAGE > ganti halaman utama menjadi www.google.com lalu klik OK

MIUI Security

© Kompas
  • Buka aplikasi MIUI Security
  • Pilih menu SETTINGS dengan cara ketuk ikon pengaturan di pojok kanan atas
  • Matikan opsi Receive recommendations dengan menggeser toogle jadi OFF
  • Masih di menu pengaturan alias SETTINGS > CLEANER > matikan juga opsi Receive recommendations

MIUI Downloads

  • Buka aplikasi MIUI Downloads
  • Pilih menu SETTINGS lalu langsung matikan opsi Show recommended content dengan menggeser toogle
  • Akan muncul jendela pemberitahuan bahwa Anda tidak akan memperoleh dan melihat rekomendasi yang dirasankan, langsung pilih OK

MI Music

  • Buka aplikasi MI Music
  • Pilih menu SETTINGS dan Advanced Settings dengan cara klik ikon tiga garis vertikal di pojok kiri atas
  • Matikan opsi Receive recommendations dengan cara menggeser toogle yang ada

MI Video

  • Buka aplikasi MI Video
  • Pilih tab Account atau akun yang terdapat pada bagian kanan bawah di aplikasi
  • Pilih menu SETTINGS > matikan opsi Online recommendations dan Push notifications

Terakhir untuk aplikasi MIUI Folders yang juga menjadi aplikasi bawaan dan disisipi iklan pada folder-folder, cara penghapusannya pun tidak sulit. Anda tinggal membuka salah satu folder secara acak, lalu mematikan sub-menu Promoted apps yang bisa ditemukan di bagian bawah kolom nama folder.

5. Pakai Aplikasi Clean Master

Jika Anda tidak ingin ribet dalam menghapus iklan pop-up pada ponsel Xiaomi atau Redmi, maka bisa memanfaatkan aplikasi khusus yang menghapus file-file tak berguna seperti Clean Master. Sekadar informasi, iklan-iklan yang mengganggu juga bisa dianggap sampah sehingga Clean Master akan ikut menghapusnya. Untuk bisa menjalankan aplikasi Clean Master pun tidak sulit karena Anda tinggal masuk ke aplikasi saja.

Nanti akan memperoleh pemberitahuan untuk menghapus file-file tak berguna, termasuk iklan. Biarkan proses penghapusan selesai dan jika sudah maka akan ada sejumlah iklan pada sistem ikut terhapus.

6. Install Custom ROM

Jika kelima cara yang sudah dibahas sebelumnya tidak ampuh dan tidak bisa menghapus iklan, maka cara terakhir yang mungkin bisa Anda pertimbangkan adalah dengan mengganti ROM. Yap, Anda bisa mencoba untuk memasang atau install custom ROM baru. Seperti namanya, custom ROM ini jelas memiliki perbedaan dengan ROM asli dari pabrikan Xiaomi atau Redmi.

Untung saja, sistem MIUI memungkinkan pengguna untuk melakukan customize pada ROM dan Anda bisa menemukan custom ROM secara mudah di internet. Salah satu custom ROM yang menjadi pilihan banyak pengguna Xiaomi atau Redmi adalah Custom ROM Xiaomi EU yang memang dihadirkan kepada pengguna di benua Eropa, dengan basis build dari ROM MIUI China stable serta China Developer.

Tertarik untuk mencoba mengganti ROM asli ponsel ke custom ROM baru? Anda bisa berkunjung ke forum-forum MI di dunia maya dan mempelajari custom ROM ini. Pastikan Anda memang mempunyai pemahaman terhadap software dan hardware ponsel, supaya tidak terjadi masalah dalam perubahan ROM. Nantinya jika ROM sudah diganti menjadi yang versi custom, kemungkinan besar iklan yang dibenamkan pada sistem akan terhapus.

Keuntungan dan Kerugian Custom ROM pada Ponsel Xiaomi/Redmi

Sebelum memutuskan untuk menggunakan custom ROM pada ponsel demi menghapus iklan, berikut ini beberapa keuntungan dan kerugian yang mungkin bisa Anda pertimbangkan:

  • Penggunaan memori SD Card eksternal sebagai tempat menyimpan aplikasi-aplikasi jadi lebih maksimal. Hal ini tentu menguntungkan pengguna ponsel lawas yang mayoritas memori internalnya memang mempunyai kapasitas kecil
  • Pengguna bisa mempunyai root akses ke perangkat, sehingga makin memudahkan pemasangan aplikasi tanpa harus ke Market Android
  • Lantaran dibuat oleh pihak ketiga, custom ROM biasanya tidak melewati proses riset dan tes profesional. Tak heran kalau akan ada beberapa custom ROM yang dipenuhi bug dan membuat perangkat Android bermasalah
  • Ketika Anda melakukan pemasangan custom ROM, maka garansi pada ponsel Xiaomi atau Redmi langsung hilang dan batal
  • Jika terjadi kesalahan pasa proses instalasi custom ROM, bisa saja membuat HP Xiaomi atau Redmi yang Anda miliki bakal mati total. Lantaran risiko inilah, Anda harus benar-benar mempercayakan pemasangan custom ROM kepada teknisi yang berpengalaman atau Anda sangat memahami prosesnya

Nah, bagaimana? Melihat ulasan di atas tentu Anda akhirnya bisa memilih dan menentukan salah satu cara menghapus kemunculan iklan pada ponsel Xiaomi/Redmi. Pastikan Anda memilih cara yang paling efektif dan efisien, supaya smartphone tetap bisa digunakan dengan baik.

Share
Arai Amelya

Pecinta seni dan film yang saat ini harus menikahi jurnalistik serta penulisan

Recent Posts

Ponsel Flagship Hemat Baterai, Sony Xperia 5 III

Setelah bulan lalu kita membahas Sony Xperia 1 III, sekarang kita akan membedah Sony Xperia…

5 hari ago

Samsung Galaxy Z Fold 3, Stylusnya Lebih Besar Dari S21 Ultra

Samsung Galaxy Z Fold 3 adalah ponsel lipat pertama yang kami rekomendasikan kepada orang-orang yang…

5 hari ago

Cocok Untuk PPKM, Samsung Galaxy M32 Dihargai Rp2,7 Juta

Hingga hari Selasa (31/8) siang ini, sudah ada lebih dari 4,07 juta kasus Covid-19 di…

3 minggu ago

Moto G Stylus 5G, Fitur Stylusnya Sudah Jarang Ada

Moto G Stylus 5G adalah smartphone kelas menengah yang kompeten dengan komponen internal yang layak…

3 minggu ago

RAM Bisa Sampai 11GB, Vivo Y53s Dijual Rp3,6 Jutaan

Menyambut paruh kedua tahun 2021, produsen smartphone banyak yang mulai berani memboyong ponsel-ponsel kelas menengah…

3 minggu ago

Ponsel Lipat Fashionable, Samsung Galaxy Z Flip 3

A full-sized smartphone that folds to fit small-sized pockets. Ini adalah tagline Samsung untuk ponsel…

4 minggu ago