8 Game Offline PC Terbaik yang Cocok Untuk Ngabuburit

Bulan suci Ramadan tinggal menyisakan beberapa hari lagi. Tentu sudah banyak sekali rencana untuk Lebaran. Hanya saja untuk tahun 2020 ini, Ramadan dan Lebaran bakal terasa sangat berbeda karena pandemi Covid-19, sehingga semua orang disarankan untuk #DiRumahAja.

Demi mencegah laju penyebaran Covid-19 yang hingga Senin (18/5) kemarin sudah menyerang lebih dari 4,8 juta orang di seluruh dunia, penerapan social dan physical distancing pun menjadi sebuah keharusan. Kebiasaan baru ini jelas membuat banyak orang harus beradaptasi, termasuk berbagai tradisi Ramadan dan Lebaran.

Tak akan ada lagi yang namanya mudik saat Lebaran atau kegiatan ngabuburit jelang berbuka puasa. Bagi anak-anak muda, ngabuburit memang jadi tradisi yang seru karena bisa berkumpul dengan teman dan rekan terdekat, lalu berbuka puasa bersama-sama. Hanya saja karena Covid-19, semua kebiasaan yang sampai tahun lalu itu masih dilakukan, terpaksa harus ditinggalkan.

Baca juga: Dirilis Akhir 2020? Inilah Harga, Spesifikasi dan Keunggulan Sony PlayStation 5!

Sedih? Tentu saja. Penyakit yang disebabkan oleh virus corona ini memang sudah mengubah banyak hal. Namun tenang, Anda masih bisa kok mengisi waktu ngabuburit dengan sangat menyenangkan. Lewat apa? Bermain game-game offline di perangkat komputer baik PC atau laptop. Dengan bermain game offline, waktu tentu tidak akan terasa lama dan kemudian jam berbuka puasa tiba.

8 Game Offline Terbaik yang Bisa Dimainkan di PC Jelang Berbuka Puasa

1. Resident Evil 2 Remake

Resident Evil 2 Remake
© gamestation.co.id
  • OS: Win7, 8.1, or 10 (64-Bit versions)
  • Prosesor: AMD FX-8350/Ryzen 5 1400 or Intel Core i5-3570/i7-3770
  • VGA: Nvidia GTX 770 4GB/AMD Radeon R9 290 4GB atau lebih baik
  • Penyimpanan: 55GB/8GB RAM
  • Pengembang: Capcom
  • Harga: Rp319.000 (Steam)

Seperti namanya, Resident Evil (RE) 2 Remake adalah game berjenis survival horor yang merupakan remake dari game RE 2 rilisan tahun 1998. Untuk versi terbarunya ini, gamer bisa memainkannya di platform PlayStation (PS)4, Xbox One hingga Windows sejak akhir Januari 2019 silam.

Meneruskan kesuksesan RE 2 yang menjadi salah satu game PS1 paling oke, RE 2 Remake pun dianggap sebagai game offline PC terbaik. Hanya saja Capcom melakukan beberapa perubahan di mana untuk RE 2 Remake, menggunakan sudut pandang orang ketiga. Pengguna akan menjadi Leon dan Claire yang baru saja tiba di Racoon City, kota yang dikuasai zombie.

Berjarak 11 tahun dari versi game aslinya, sudah pasti tampilan grafis RE 2 Remake jauh lebih tajam dan sangat baik. Tak heran kalau pengguna akan memperoleh visual sangat mendetail sehingga terkesan berada di dunia RE yang benar-benar nyata.

2. Assassin’s Creed Odyssey

Assassin's Creed Odyssey
  • OS: Windows 7 SP1, Windows 8.1, Windows 10 (hanya untuk versi 64bit)
  • Prosesor: AMD FX 6300 @ 3.8 GHz, Ryzen 3 – 1200, Intel Core i5 2400 @ 3.1 GHz
  • VGA: AMD Radeon R9 285, NVIDIA GeForce GTX 660 (2GB VRAM with Shader Model 5.0)
  • Penyimpanan: 46GB++/8GB RAM
  • Pengembang: Ubisoft
  • Harga: Rp689.000 (Steam)

Sudah sejak lama kalau franchise Assassin’s Creed menjadi game offline di PC yang wajib dimainkan. Mengusung genre aksi petualangan, Assassin’s Creed pertama kali dikenalkan kepada gamer di seluruh dunia pada 13 November 2007. Game ini sendiri terinspirasi dari kisah novel Alamut karya penulis Slovenia bernama Vladimir Bartol, dengan sentuhan konsep game ala Prince of Persia.

Dalam setiap perilisan seri terbaru, Ubisoft selalu melakukan pembaharuan pada segi cerita dan era. Khusus untuk Assassin’s Creed Odyssey, game ini merupakan installment utama yang ke-11 dan ke-21 dari keseluruhan seri. Dalam Assassin’s Creed Odyssey, gamer akan diajak bertualang di masa Yunani kuno pada tahun 431-422 SM.

Baca juga: Jenuh di Rumah Terus Karena Corona? Ini 8 Game Seru yang Bisa Dimainkan di HP!

Gamer harus memainkan karakter yang disebut dengan Misthios dalam misi memburu sekte sesat, sekaligus menyatukan lagi keluarganya. Sama seperti beberapa seri sebelumnya, Assassin’s Creed Odyssey sudah mengusung elemen RPG yang jauh lebih kompleks sehingga tentunya makin seru.

3. Wolfenstein II: The New Colossus

Wolfenstein II: The New Colossus
  • OS: Win7, 8.1, or 10 (64-Bit versions)
  • Prosesor: AMD FX-8350/Ryzen 5 1400 or Intel Core i5-3570/i7-3770
  • VGA: Nvidia GTX 770 4GB/AMD Radeon R9 290 4GB atau lebih baik
  • Penyimpanan: 55GB/8GB RAM
  • Pengembang: MachineGames, Panic Button Games
  • Harga: Rp532.000 (Steam)

Dari sekali baca saja, sudah diketahui kalau Wolfenstein II: The New Colossus merupakan sekuel alias kelanjutan dari game Wolfenstein: The New Order yang sudah dirilis pada tahun 2014 silam. Lebih tepatnya lagi, Wolfenstein II: The New Colossus yang resmi dikenalkan pada 27 Oktober 2017 ini adalah bagian kedelapan dalam franchise Wolfenstein.

Wolfenstein II: The New Colossus sendiri mengambil semesta alternatif pada tahun 1961, di mana Nazi Jerman berhasil memenangkan Perang Dunia II dan menguasai dunia. Anda akan menjadi BJ Blazkowicz, seorang prajurit Amerika yang berusaha melawan rezim Nazi di Amerika Serikat. Bergenre aksi petualangan, Wolfenstein II: The New Colossus menggunakan konsep FPS (First Person Shooter) yang sangat keren dengan grafis realistis dan cukup brutal.

4. The Witcher 3: Wild Hunt

The Witcher 3: Wild Hunt
© cdprojektred
  • OS: 64-bit Windows 7, 64-bit Windows 8 (8.1) or 64-bit Windows 10
  • Prosesor: Intel CPU Core i5-2500K 3.3GHz / AMD CPU Phenom II X4 940
  • VGA: Nvidia GPU GeForce GTX 660 / AMD GPU Radeon HD 7870
  • Penyimpanan: 35GB/6GB RAM
  • Pengembang: CD Projekt
  • Harga: Rp359.999 (Steam)

Tak lengkap rasanya kalau membahas game offline terbaik di komputer sepanjang masa,tanpa memasukkan The Witcher 3: Wild Hunt. Sekalipun dirilis pada tahun 2015 silam, The Witcher 3: Wild Hunt tetaplah seru dimainkan kapanpun. Apa penyebabnya? Alur cerita yang sangat istimewa. Diangkat dari novel karya Andrzej Sapkowski, The Witcher 3: Wild Hunt fokus pada sosok pembunuh monster bernama Geralt of Rivia.

Di mana nanti Anda akan diajak mengikuti petualangan Geralt dalam menyelamatkan Ciri, sang anak angkat, yang diburu pasukan kematian dengan Wild Hunt sebagai pemimpinnya. Karena gameplay yang begitu kompleks itulah, The Witcher 3: Wild Hunt sempat meraih status sebagai Game of the Year sehingga kalau Anda adalah seorang gamer, wajib untuk memainkannya.

Sebagai game berjenis Action RPG (Role Playing Game), The Witcher 3: Wild Hunt mempunyai ukuran dunia yang paling luas. Ada segudang quest dengan berbagai tingkat kesulitan, visual menawan dan desain monster memukau yang membuat The Witcher 3: Wild Hunt tak akan pernah bosan dimainkan. Tema Open World yang disuguhkan membuat The Witcher 3: Wild Hunt berisi aneka tradisi daerah dan budaya berbeda, sehingga jadi teman terbaik saat ngabuburit.

5. Grand Theft Auto V

Grand Theft Auto V
© essentiallysports
  • OS: Windows 10 64 Bit, Windows 8.1 64 Bit, Windows 8 64 Bit, Windows 7 64 Bit Service Pack 1
  • Prosesor: Intel Core 2 Quad CPU Q6600 @ 2.40GHz (4 CPUs) / AMD Phenom 9850 Quad-Core Processor (4 CPUs) @ 2.5GHz
  • VGA: NVIDIA 9800 GT 1GB / AMD HD 4870 1GB (DX 10, 10.1, 11)
  • Penyimpanan: 72GB/4GB RAM
  • Pengembang: Rockstar Games
  • Harga: Rp290.000 (Steam)

Mendengar nama Grand Theft Auto (GTA) V, tentu tak lupa dengan statusnya sebagai salah satu game Open World terbaik. Nama besar franchise GTA yang merupakan serial game petualangan aksi terlaris di dunia, membuat GTA V sangat dinantikan kehadirannya. Dirilis pertama kali pada 17 September 2013, GTA V meneruskan tongkat kesuksesan GTA San Andreas dan GTA Vice City.

Untuk GTA V menggunakan konsep sudut pandang orang pertama dan ketiga. Gamer bebas mengeksplorasi permainannya sembari tetap menjalankan misi melakukan hal-hal kriminal, demi memperoleh uang. Dengan dunia yang begitu luas dan tingkat kesulitan berbeda-beda, GTA V jelas sangat menarik dan bisa jadi teman ngabuburit terbaik.

Baca juga: 10 Game Android Mengusir Bosan Terbaik, Ukuran Ringan

Memahami bahwa banyak orang melakukan karantina mandiri di rumah karena pandemi Covid-19, Epic Games baru-baru ini memberikan pengumuman bahwa siapapun bisa mengunduh GTA V secara gratis di Epic Games Store. Unduhan gratis ini bisa dilakukan mulai 17-21 Mei 2020. Apa yang dilakukan Epic Games ini bukanlah kali pertama, karena di awal Mei mereka juga menggratiskan Death Coming.

6. The Sims 4

The Sims 4
  • OS: Windows XP
  • Prosesor: Intel Core 2 Duo E4300 or AMD Athlon 64 X2 4000+
  • VGA: NVIDIA GeForce 6600 / ATI Radeon X1300 / Intel GMA X4500
  • Penyimpanan: 10GB/2GB RAM
  • Pengembang: Redwood Shores studio of Maxis
  • Harga: Rp645.000 (Origin)

Kalau Anda tidak terlalu menyukai game-game bergenre petualangan dan lebih mencari game santai, sekadar menanti waktu berbuka puasa, maka The Sims 4 adalah jawabannya. Dibandingkan game-game offline lain yang sudah dibahas, The Sims 4 memang jauh lebih mudah dimainkan dan tidak terlalu membutuhkan perangkat komputer dengan spesifikasi monster.

Merupakan seri keempat dalam franchise The Sims, game ini sudah diumumkan sejak 6 Mei 2013, tetapi baru dirilis di Amerika Utara pada 2 September 2014. Sebagai game simulasi kehidupan, The Sims 4 memang tak membutuhkan skill gaming khusus. Demi memenuhi keinginan para penggunanya, The Sims 4 mempunyai cakupan gameplay luas. Anda harus membangun rumah dan memiliki keluarga, sekaligus bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Baca juga : Dibanderol Rp7 Jutaan? Inilah Foto Resmi Sony PlayStation 5!

Daya tarik The Sims 4 yang sampai memikat orang-orang non game adalah kepribadian karakter yang bisa diatur sesuai keinginan dan mudah dimainkan. Dibandingkan seri sebelumnya, The Sims 4 memang mempunyai grafis 3D jauh lebih baik dan nyata. Namun meskipun begitu, The Sims 4 masih bisa dimainkan lancar di PC atau laptop standar.

7. Stardew Valley

Stardew Valley
© Nintendo
  • OS: Windows Vista
  • Prosesor: 2 Ghz
  • VGA: 256MB video memory, shader model 3.0+
  • Penyimpanan: 500MB/2GB RAM
  • Pengembang: ConcernedApe
  • Harga: Rp115.999 (Steam)

Ingin bermain game offline sebagai kegiatan ngabuburit tapi cuma punya laptop atau PC dengan spesifikasi minimalis? Tenang tak perlu malu. Anda masih bisa kok memainkan game yang cukup seru bernama Stardew Valley. Resmi dirilis pada 26 Februari 2016, Stardew Valley adalah game simulasi dengan sentuhan role-playing.

Pada awalnya, Stardew Valley hanya disediakan untuk Windows saja, tapi kemudian bisa dimainkan di berbagai platform seperti macOS, Linux, PS4, Xbox One, Nintendo Switch, PS Vita, iOS hingga Android. Terinspirasi oleh game legendaris Harvest Moon, grafis dalam Stardew Valley memang sangat sederhana bak game-game jadul, tapi justru di situlah daya tariknya.

Diklaim mempunyai ribuan fitur menarik, pemain Stardew Valley akan diajak untuk bertani dan beternak. Lantaran grafisnya yang masih belum 3D itulah, Stardew Valley sangatlah ringan, sehingga bisa jadi pelepas jenuh ketika jam-jam sore hari jelang adzan Maghrib berkumandang untuk berbuka puasa.

8. Final Fantasy XV

Final Fantasy XV
  • OS: Windows 7 SP1/ Windows 8.1 / Windows 10 64-bit
  • Prosesor: Intel Core i5-2500 3.3GHz dan di atasnya / AMD FX-6100 3.3GHz dan di atasnya
  • VGA: NVIDIA GeForce GTX 760 / NVIDIA GeForce GTX 1050 / AMD Radeon R9 280
  • Penyimpanan: 100GB/8GB RAM
  • Pengembang: Square Enix
  • Harga: Rp695.000 (Steam)

Jangan sebut diri Anda seorang gamer jika belum pernah memainkan salah satu seri Final Fantasy. Yap, game yang dianggap sebagai game JRPG (Japanese RPG) terbaik sepanjang masa ini memang mempunyai berbagai keunggulan seperti grafis memukau, scoring istimewa, plot sangat menarik, karakter unik dengan kisah menyentuh, alur cerita menantang sampai musuh begitu ikonik.

Baca juga: 7 Aplikasi Belajar Online Gratis #DiRumahAja Saat Pandemi Covid-19

Salah satu serinya yang wajib dimainkan di PC adalah Final Fantasy XV, yang sudah dirilis pada 6 Maret 2018. Final Fantasy XV adalah pemuas dahaga kalau Anda tak bisa memainkan Final Fantasy VII Remake di konsol PS4. Khusus untuk Final Fantasy XV, pemain akan diajak ke dunia fiksi Eos, ibukota dari Lucis. Di mana saat itu seluruh dunia dikuasai oleh kekaisaran Niflheim, yang diam-diam ingin mengontrol Crystal magis milik keluarga kerajaan Lucian.

Menjelang negosiasi damai, Niflheim justru menyerang Lucis dan mencuri Crystal tersebut. Tidak tinggal diam, Noctis Lucis Caelum sebagai pewaris tahta Lucian pun melakukan pencarian demi menyelamatkan Crystal dan mengalahkan Niflheim. Apa yang dilakukan Noctis ini merupakan pemenuhan takdirnya sebagai Sang Raja Sejati, untuk menyelamatkan Eos dari kegelapan abadi menggunakan kekuatan Crystal.

Bagaimana? Ternyata ada banyak sekali game-game offline yang bisa dimainkan di PC, bukan? Dengan begitu, Anda tak akan merasa kesepian lagi di saat ngabuburit. Kebiasaan #DiRumahAja pun bakal tidak terasa membosankan karena bisa menantang diri lewat bermain game.