Laptop

HP Pavilion 15 2021, Laptop Ultrabook Kualitas Mid-End Dengan Prosesor AMD Ryzen 7

HP Pavilion 15 atas dukungan prosesor dari AMD menghasilkan  tenaga yang cukup besar. Layar sentuhnya menghasilkan tampilan yang tajam dalam bodi rampingnya yang tampan. Meski laptop ini tidak sempurna, tapi sanggup untuk bekerja keras menemani aktifitas Anda.

CPUAMD Ryzen 7 4700U (clock dasar 2.0 GHz, clock boost maksimal 4.1 GHz, cache L3 8 MB, 8 core)
GrafisAMD Radeon Graphics (7 -core, 1600MHz)
RAM16GB DDR4 (3200MHz)
Layar15,6 inci, 1920 x 1080 IPS dengan layar sentuh
Penyimpanan512GB SSD
Dimensi14,17 x 9,2 x 0,7 inci (36 x 23,4 x 1,8 cm; W x D x H)
Ports1 x USB Type-C (10Gbps, pengiriman daya, DisplayPort 1.4, HP Sleep and Charge ), 2x USB Type-A (5Gbps), 1x HDMI 2.0, 1x combo jack
KonektivitasRealtek RTL8822CE 802.11a / b / g / n / ac (2×2) Wi-Fi dan Bluetooth 5.0 combo
KameraHP Wide Vision 720p camera
Berat1,75 kg
Spesifikasi HP Pavilion 15 2021

Ulasan Singkat HP Pavilion 15

Seri Pavilion selalu mewakili merek kelas menengah HP,  layar 15 incinya paling tepat untuk aktifitas bekerja. Ini adalah laptop yang tidak terlalu ultrabook yang benar-benar memiliki banyak manfaat.

Model yang akan kita ulas benar-benar penuh dengan perangkat keras spesifikasi tinggi. Dengan RAM 16GB hingga SSD 512GB yang cepat. Layar sentuh FHD layar sentuh 15,3 inci hingga prosesor AMD Ryzen 7 generasi ke-4.

©www.techradar.com

Perpaduan komponen kelas atas tersebut mengguncang para pesaing HP. Kekuatan AMD Ryzen 7 hampir setara dengan Prosesor Intel Generasi 11. Ini layak mendapatkan apresiasi dari pasar laptop yang masih didominasi Intel.

Semua komponen berkekuatan tinggi tersebut dibalut dalam kasing yang tampan dan sangat menarik. Bentuk yang cukup ramping yang terlihat lebih mahal daripada aslinya, dan mempunyai lebih dari cukup port untuk membuat laptop benar – benar berguna bagi Anda.

Ada keyboard ukuran penuh yang enak untuk bekerja, trackpadnya luas sangat tidak mengecewakan. Sangat mudah untuk melakukan pekerjaan desktop sehari-hari, apakah itu pengeditan foto biasa, penelusuran web, atau membuat desain 3 dimensi.

Laptop ini memiliki apa yang Anda perlukan, dan mempunyai stabilitas panas yang baik.

Karena seri Pavillion fokus pada pasar kelas menengah, maka kekuatan komponen intinya tidak menyertakan beberapa fitur tambahan. Sebuah kebijaksanaan dari HP untuk tetap buat ini terjangkau bagi konsumen dengan pendapatan terbatas.

Tidak ada lampu latar keyboard dan seluruh bodinya terbuat dari plastik. HP Pavilion 15 mengandalkan prosesor terintegrasi yang sedikit lebih baik dari rata-rata di Ryzen SoC. Prosesor ini masih mampu menangani aktifitas desain 3D, meski kami tidak menyarankan untuk bermain Game dengan laptop ini.

HP Pavilion 15 mampu memenuhi ekspektasi titik harga dengan sempurna, Anda bisa menyandingkannya dengan Lenovo Thinkbook 15. Mereka memiliki performa yang hampir sama, kecuali pada ketahanan baterai, Lenovo lebih cepat dalam hal ini.

Kemudian jika Anda melakukan perbandingan dengan produk dari HP lainnya, misal seri Envy HP yang ramping tapi premium. Anda akan menemukan bahwa seri Pavillion memang dibuat dengan beberapa kompromi, Hal yang terlihat paling jelas adalah dalam hal tampilan layar.

Review, Laptop Dua Layar Kelas Sultan, Asus Zephyrus Duo 15 SE GX551

Perbandingan yang hampir mirip adalah dengan Acer Swift 3. Laptop ini mengemas perangkat keras pada tingkat yang cukup mirip dan menyentuh level harga yang sama. Meski ukurannya lebih kecil, 14 inci, dan tentu lebih ringan.

Desain HP Pavilion 15

HP Pavilion 15 2021 menyebut desainnya dengan Ultrabook, ringan dan tipis. Meski komponennya masih berada di bawah laptop Ultrabook premium, namun kami yakin bahwa desainnya mampu menarik banyak pelanggan.

©www.techradar.com

Layarnya cukup tipis, meski tampak sedikit lebih besar dengan pelek hitam pelindung yang halus di sekitar tepinya. Pelindung hitam ini tampak lebih kaku daripada yang biasanya kita harapkan untuk laptop berbahan plastik.

Kami melihat bahwa pelindung ini sangat bermanfaat untuk aktifitas layar sentuh yang lebih nyaman. Hal ini membuat penggunaan layar sentuh meninggalkan sedikit jejak sidik jari, sehingga layar akan lebih bersih dan tidak penuh noda.

Jika Anda memandangnya dari depan, memang tampilannya tampak tipis seperti Ultrabook premium. Tetapi semakin ke belakang bodinya menjadi semakin tebal.

Sepertinya HP Pavilion 15 menyematkan semua komponen di bagian belakang, sehingga tampak “buncit”. Kami menduga apakah komponen Ryzen atau port eksternal yang membuat buncit laptop ini.

Padahal HP Pavilion 15 tidak memuat banyak port. Ada soket USB Tipe-A di setiap sisi mesin, konektor Tipe-C multi-fungsi di sebelah kiri, output HDMI ukuran penuh dan pembaca microSD built-in.

Baca yuk, HP ZBook FireFly 15 G8, WorkStation Bandel, Tipis dan Enak Diajak Jalan

Mungkin saja keyboard nya yang membuat buncit, namun kami tidak yakin juga. Karena tidak ada keistimewaan lampu latar pada keyboard HP Pavilion 15.

©www.techradar.com

Keyboard HP Pavilion 15 seperti laptop mid-end pada umumnya. Memiliki tata letak lebar yang wajar untuk digunakan, dan fitur minimal fleksibel dan pergerakan tombol yang layak.

Hp Pavilion 15 memiliki trackpad multi-sentuh berukuran layak dengan klik yang meyakinkan. Kemudian ada juga pembaca sidik jari di sebelah kanan bawah keyboard untuk memberikan keamanan privasi laptop Anda.

©www.techradar.com

Performa HP Pavilion 15

Kita semua pasti tahu bagaimana persaingan AMD dan Intel dalam dunia prosesor. Pada awal tahun AMD  Ryzen 4000 telah menduduki posisi puncak untuk chip laptop, sebelum prosesor Intel generasi ke-11 kini telah hadir dan mengunggulinya.

Meski laptop ini tidak bisa menyamai skor benchmark laptop lain dengan prosesor terbaru intel, namun perbedaanya tidak terlalu jauh. Ryzen 7 4700U masih merupakan prosesor seluler yang fantastis ketika mendapat dukungan dari penyimpanannya yang cepat dan RAM yang besar.

Dukungan SSD 521GB dan 16 GB RAM memberikan kesan yang sangat tajam dan membantu chip AMD Ryzen untuk dengan mudah mengikuti tugas-tugas desktop sehari-hari. Ini jelas tidak terasa seperti laptop murahan.

Namun, yang tidak dapat dilakukannya adalah menawarkan banyak hal dalam performa game. Anda bergantung pada solusi Grafis Radeon terintegrasi yang berada di level menengah.

Skor benchmark hampir sama dengan Nvidia GeForce GTX 960M, kartu grafis yang pertama kali diluncurkan pada tahun 2015. Kartu ini dapat menangani beberapa game Esports asalkan kualitasnya sedikit diturunkan.

Namun sekali lagi, semuanya terasa sangat apik di desktop. Karena memang HP Pavilion 15 tidak menyasar pasar Gaming, sehingga tidak adil jika kita mengukur performanya dengan kinerjanya dalam memainkan Game.

Susunan komponen HP Pavilion 15 ini mampu meminimalisir panas selama penggunaan. Jadi Anda tidak perlu khawatir jika belum sempat membeli kipas eksternal.

Bahkan jika Anda memaksimalkan penggunaan speaker, panas yang dihasilkan masih bisa dimaklumi. Speaker HP Pavilion 15 merupakan buatan dari Bang & Olessen, menghasilkan suara yang cukup jernih dan solid.

Namun sayang speakernya menghadap ke bagian bawah, suaranya pun agak sedikit bercampur dengan suara kipas pendingin.

©www.techradar.com

Kita sempat membahas sedikit mengenai Layar HP Pavilion 15 di awal ulasan ini. Sekarang kita akan jelaskan detailnya.

Layar HP Pavilion 15 mempunyai resolusi  1.920×1.080, memberikan kerapatan piksel yang cukup sehingga tidak akan memunculkan tampilan dengan bintik noda.

Namun kontrasnya agak mengecewakan karena dengan kecerahan maksimal, masih memunculkan refleksi bayangan dari benda di belakang Anda.

Kami menyarankan Anda untuk tidak duduk membelakangi jendela, karena refleksi bayangan akan membuat Anda kesal.

Layarnya yang menggunakan teknologi layar sentuh sangat bermanfaat ketika Anda sedang malas menggunakan trackpad. Bezel pelindungnya akan mengurangi kotoran sidik jari Anda, apalagi jika sedang makan gorengan sambil pencet2 layar. Pasti minyaknya akan lengket di layar.

©www.store.hp.com

Baterai HP Pavilion 15

Daya tahan baterai HP Pavilion 15 mengecewakan kami, ini adalah konsekuensi dari pengkondisian harga level mid-end. Anda akan mendapatkan masa baterai 6 jam untuk menonton film dengan laptop ini.

Sedikit lebih awet jika Anda hanya menggunakannya untuk Microsoft Word atau Excel saja, dengan sedikit mengecek media sosial tentunya.

Baca ulasan lain, MSI Stealth 15M, Ultrabook Sekaligus Laptop Gaming Ringan Dan Bertenaga

Untung saja HP Pavilion 15 ini mampu mengisi daya baterai dengan cepat. Setidaknya butuh waktu 1 jam sampai 1 jam setengah untuk mendapatkan baterai kembali 100 persen.

Share
Alfian Ihsan

Recent Posts

Perbedaan realme Narzo 50A dan Narzo 50i

Jelang akhir tahun 2021 sepertinya dianggap sebagai momen yang tepat bagi realme untuk memboyong ponsel-ponsel…

1 minggu ago

Kamera Selfie 32 MP, Samsung Galaxy M52 5G Dihargai Rp5,3 Jutaan

Kendati pasar smartphone di Indonesia seolah digempur oleh ponsel-ponsel pabrikan Tiongkok, tampaknya itu bukanlah masalah…

4 minggu ago

Siap-Siap, Sederet Ponsel ini Tidak Bisa Pakai WhatsApp Per November

Seperti yang sudah diketahui banyak orang, industri smartphone memang memiliki pergerakan yang luar biasa dinamis.…

1 bulan ago

Dijual Rp1,5 Jutaan, realme C11 2021 Punya RAM 4GB

Peta persaingan ponsel-ponsel asal Tiongkok di Indonesia memang sangat seru untuk diperhatikan. Segera setelah resesi…

1 bulan ago

RAM ‘12GB’, Vivo Y33s Ponsel Gaming Rp3 Jutaan

Salah satu brand ponsel terpopuler di Indonesia yakni Vivo, akhirnya kembali lagi di bulan Oktober…

1 bulan ago

RAM 8GB dan Sudah 5G, Asus Zenfone 8 Dijual Rp8 Juta

Tak mau terlalu jauh ketinggalan peta persaingan smartphone di Indonesia, Asus akhirnya memboyong produk baru…

1 bulan ago