Resmi Dibawa ke Indonesia, Nokia 5.4 Dijual Rp3 Jutaan

Jauh sebelum smartphone Android begitu berkuasa di Indonesia, negeri ini sebetulnya sudah gandrung dengan ponsel Nokia. Perusahaan teknologi asal Finlandia itu bahkan memiliki jutaan penggemar setia di Tanah Air sekitar tahun 2000-an. Namun zaman yang kini sudah serba online membuat Nokia berbenah diri dan akhirnya memboyong Nokia 5.4 ke Indonesia.

Kehadiran Nokia 5.4 ini sepertinya ingin mengembalikan kejayaan brand yang sudah berusia 155 tahun tersebut di Tanah Air. Karena memang sejak lisensinya dibeli oleh HMD Global pada tahun 2016, Nokia kembali ke kancah persaingan produsen ponsel. Bahkan per tahun 2018, Nokia menjadi perusahaan manufaktur peralatan jaringan terbesar ketiga di Bumi.

Untuk kehadirannya kali ini, Nokia bahkan cukup percaya diri jika 5.4 akan bisa bersaing di kelas smartphone menengah, di tengah gempuran ponsel-ponsel asal Tiongkok. Tentu kehadiran 5.4 ke Indonesia ini cukup disayangkan mengingat banyak yang berharap Nokia memboyong seri flagship mereka seperti Nokia 8.3 5G yang muncul di film JAMES BOND.

Baca juga: Moto G30, Kakak Kandung Moto G10 Dengan Sedikit Peningkatan

Spesifikasi Nokia 5.4

unboxing Nokia 5.4
© Gizmologi
  • Sistem Operasi: Android 10
  • SIM: Single SIM (Nano-SIM) atau Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
  • Layar: IPS LCD 6.39″ dengan resolusi 720 x 1560 piksel
  • Chipset: Qualcomm SM6115 Snapdragon 662 (11 nm)
  • CPU: Octa-core (4×2.0 GHz Kryo 260 Gold & 4×1.8 GHz Kryo 260 Silver)
  • GPU: Adreno 610
  • Internal/RAM: 64GB/4GB, 64GB/6GB dan 128GB/4GB
  • Kamera Utama: 48MP (wide), 5MP (ultrawide), 2MP (macro), 2MP (depth)
  • Kamera Selfie: 16MP (wide)
  • Jaringan: GSM/HSPA/LTE
  • Kapasitas Baterai: Baterai tanam 4000mAh

Sudah resmi dikenalkan sejak 15 Desember 2020 dan baru dijual secara global sepuluh hari kemudian, Nokia 5.4 memang hadir dengan tampilan layaknya smartphone masa kini. Hanya saja dibandingkan dari segi spesifikasinya, 5.4 masih memiliki beberapa kekurangan dengan ponsel-ponsel asal China.

Namun meskipun begitu, HMD Global tampaknya yakin kalau 5.4 akan mampu mencuri perhatian fanbase mereka di Indonesia. Jika sesuai dengan jadwal, HMD Global akan memulai proses pemesanan ponsel yang dibanderol dengan harga Rp3.099.000 ini pada 26 Maret 2021 hingga 4 April 2021 mendatang.

Ada sejumlah e-commerce rekanan yang bekerjasama untuk mendistribusikan Nokia 5.4 ini ke pangsa pasar Indonesia, selain tentunya Anda bisa membelinya di situs resmi nokia.com. Semenarik apakah ponsel baru Nokia ini sehingga membuat gadget freak layak untuk mempertimbangkannya? Simak ulasannya berikut ini.

Baca juga: 23 Maret, OnePlus 9 dan OnePlus 9 Pro Resmi Diluncurkan

Desain Elegan Lewat Dua Varian Warna

tampilan layar dan bodi 5.4
© gadgetvoize/Chris Fernando

Banyaknya ponsel kelas menengah atau mid range yang menawarkan desain elegan tampaknya juga diikuti oleh Nokia 5.4 Meskipun cuma menawarkan dua varian warna yakni polar night dan dusk, Nokia menjadikan bodi ponsel ini terlihat menarik dengan semburat warna yang dapat berubah sesuai dengan cahaya yang terpantul.

Kendati sidik jari atau tangan berkeringat mudah menimbulkan bekas, bodi 5.4 relatif cukup mudah untuk dibersihkan. Tak berlebihan kalau banyak pengguna menyebutkan jika desain yang dipilih Nokia untuk 5.4 termasuk salah satu yang terbaik di kelasnya meskipun material yang dipakai masihlah plastik polikarbonat.

Untuk modul kameranya sendiri, Nokia 5.4 yang mengusung quad-camera ini dipasang dalam bentuk lingkaran di bagian belakang ponsel. Tepat di bawah modul circle quad-camera ini ada sensor sidik jari, sementara di samping modul kamera terpasang lampu flash.

Layar Mengecewakan untuk Mid-Range?

Jika tampilan desainnya mengecewakan, 5.4 justru sedikit membuat pengguna kecewa dalam kualitas layar. Cukup disayangkan karena sebagai smartphone mid-range, Nokia justru memasang spesifikasi layar yang biasa-biasa saja.

Dimana jika banyak ponsel kelas menengah sudah mengusung layar berpanel AMOLED dengan kemampuan refresh tinggi, 5.4 yang ’cuma’ diperkuat panel IPS dengan resolusi HD+ dan refresh rate 60Hz jelas tampak seperti jadul. Ukuran layar yang tampak nanggung yakni 6.39 inci juga menjadi pertimbangan banyak orang sebelum membeli 5.4.

Baca juga: Fokus AIoT, ini 7 Perangkat Xiaomi Mi Home Untuk Rumah Pintar

Mungkin satu-satunya yang membuat layar Nokia 5.4 masih bisa dimanfaatkan dan tampak sesuai dengan desain elegan adalah keberadaan kamera punch-hole di kiri atas. Dengan pemasangan kamera selfie itu, 5.4 sudah sah masuk jajaran smartphone mid-range yang memang sangat indah dari segi penampilan.

Kemampuan Kamera Jadi Unggulan Nokia 5.4

bagian belakang 5.4
© Gizmologi

Kalau ditanyakan apakah yang menonjol dari Nokia 5.4 ini? Mungkin HMD Global bakal menjawab kemampuan kamera. Memahami betul bahwa saat ini banyak orang menggunakan ponsel untuk memotret atau merekam video, 5.4 hadir dengan mengusung kekuatan kamera yang tidak main-main. Kendati memang belum memakai lensa ZEISS, kamera 5.4 layak dimiliki.

Ada empat lensa kamera yang dipasang di bagian belakang, dengan sensor utamanya beresolusi 48MP dan sudah mendukung PDAF. Meskipun tiga lensa lainnya masih sama dengan seri terdahulu yakni Nokia 5.3, 5.4 memiliki mode kamera yang cukup lengkap dan sangat memanjakan Anda si hobi foto dan merekam video.

Beberapa mode yang terdapat dalam 5.4 seperti mode potret dengan lima pilihan efek bokeh sampai mode cinema. Dimana lewat mode cinema ini, Anda bisa merekam video sinematik dengan format 21:9, seperti dilansir Gizmologi. Ingin melakukan pengaturan kamera secara manual? Tenang saja, ada parameter ISO, format H-Log hingga bitrate yang dapat Anda ubah.

Dapur Pacu Siap Multitasking

layar utama 5.4
© Gizmologi

Bukan cuma layar saja, chipset yang dibenamkan Nokia pada 5.4 juga mengalami penurunan dari 5.3. Dimana untuk kali ini, Nokia memasang Snapdragon 662 sebagai otak ponsel. Dari informasi yang pernah dipaparkan Qualcomm, Snapdragon 662 sudah memiliki Qualcomm Spectra 340T sehingga mendukung konfigurasi tiga kamera.

Lantaran punya ISP yang lebih kuat, chipset sudah mendukung pengambilan foto dalam format HEIF (High Efficiency Image File). Keberadaan Qualcomm AI engine generasi ketiga dengan Hexagon Vector Extensions juga menjadikan Nokia 5.4 mampu memberikan pengalaman AI (Artificial Intellegence) seperti otentikasi wajah, otentikasi suara hingga fotograi malam.

Dipadukan dengan dua pilihan RAM yakni 4GB dan 6GB, Nokia 5.4 mampu menyuguhkan performa yang tidak mengecewakan. Minimnya bloatware karena absennya fitur perekaman layar dan aplikasi ganda, menjadikan ponsel ini sangat lega sehingga lancar untuk multitasking. Hanya saja jika digunakan untuk gaming kelas berat, 5.4 tidak bisa tampil memuaskan.

Baca juga: Dijual Rp1,3 Jutaan, Infinix Hot 10 Play Punya Baterai Jumbo 6000mAh

Jadi, Nokia 5.4 Layak Dibeli Atau Tidak?

Terakhir untuk kemampuan baterai, 5.4 tidaklah dibekali kapasitas besar. Nokia cuma memasang baterai sebesar 4000mAh. Itupun belum ada kemampuan fast charging seperti layaknya ponsel-ponsel mid-range. Padahal sudah banyak smartphone keluaran Tiongkok menawarkan fitur fast charging untuk produk mereka, sekalipun kelas entry-level.

Tentu saja fakta ini akan membuat cukup banyak calon konsumen mempertimbangkan pembelian 5.4 Hanya saja nama besar Nokia dianggap mampu dongkrak minat pasar.

Lagipula, Nokia 5.4 tetaplah menjadi ponsel yang sangat menarik dipandang. Mampu memberikan kepuasan untuk kebutuhan foto dan video, ponsel ini tetap bisa menjalankan aplikasi multitasking standar. Sehingga bagi Anda yang begitu mengagumi Nokia tapi butuh smartphone, 5.4 jelas bisa jadi pilihan terbaik.