Oppo A11k, Ponsel Rp1,8 Juta Untuk Pengguna Android Baru

Setelah dirilis di India pada Juni 2020, Oppo A11k akhirnya resmi diboyong ke Indonesia. Sebagai brand ponsel terlaris di Indonesia pada kuartal-III 2020, kehadiran A11k jelas sangat menyenangkan gadget freak di Tanah Air.

Karena seperti yang diketahui, pandemi Covid-19 akhirnya menggiring Indonesia ke resesi ekonomi dan membuat daya beli masyarakat menurun. Meskipun kebutuhan smartphone sangat penting karena orang-orang membatasi kegiatan sosial, tentu masyarakat lebih memilih ponsel dengan harga murah meriah.

Seolah jadi jawaban, Oppo A11k akhirnya hadir sebagai smartphone murah meriah dengan kualitas yang tak bisa diremehkan. Hadir di seri-A yang memang merupakan lini ponsel entry-level, A11k menghadirkan sejumlah keungguna di harganya yang cukup terjangkau.

Baca juga: Oppo Reno4 F, Ponsel Enam Kamera Seharga Rp4,2 Juta

Bagi Anda yang ingin membelikan ponsel pertama untuk buah hati yang sibuk PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh) atau untuk orangtua, A11k bisa jadi pilihan terbaik. Karena memang A11k adalah ponsel yang sangat cocok untuk mereka yang pertama kali menggunakan Android.

Spesifikasi Oppo A11k

tampilan Oppo A11k dan box
© Youtube/Xmart Club
  • Sistem Operasi: Android 9.0, ColorOS 6.12
  • SIM: Nano-SIM dual stand-by
  • Layar: IPS LCD 6.22″ dengan resolusi 1520×720 piksel
  • Chipset: Mediatek MT6765 Helio P35 (12nm)
  • CPU: Octa-core (4×2.35 GHz Cortex-A53 & 4×1.8 GHz Cortex-A53)
  • GPU: PowerVR GE8320
  • Internal/RAM: 32GB/2GB
  • Kamera Utama: 13MP (wide), 2MP (depth)
  • Kamera Selfie: 5MP
  • Jaringan: GSM/HSPA/LTE
  • Kapasitas Baterai: Baterai tanam 4.230mAh

Untuk pasar Indonesia sendiri, Oppo menawarkan A11k dengan harga mulai dari Rp1,799 juta. Saat ini Anda sudah bisa membeli A11k di toko-toko resmi yang menjual smartphone Oppo, sejak 18 November 2020 lalu. Tak hanya itu saja, Oppo juga menawarkan A11k di beberapa marketplace populer.

Kehadiran Oppo A11k ini seolah meneruskan tongkat estafet dari Oppo A12 yang sebelumnya masuk sebagai seri smartphone paling terjangkau milik pabrikan asal Tiongkok ini, di tahun 2020. Hanya saja A12 masih dijual dengan harga di atas Rp2 jutaan, sehingga menjadikan A11k jauh lebih unggul di kelas entry-level dan dapat dibeli meskipun saat ini tengah resesi ekonomi.

Dengan hadirnya A11k, Oppo tampaknya tidak mau tergeser dari posisi puncak produk smartphone terlaris di Indonesia. Dari laporan firma riset pasar Canalys, Oppo memang nyaman di posisi puncak untuk pasar smartphone Tanah Air. Meskipun turun dari kuartal-III 2019, raihan kuartal-III 2020 dari Oppo masih ada di angka 2,5 juta unit.

Secara keseluruhan, ada penurunan menjadi 10,36 juta unit pengiriman ponsel di Indonesia pada kuartal III-2020, sementara periode sama di 2019 mencapai 11,47 unit. Namun melihat bagaimana Oppo cukup percaya diri dengan menawarkan A11k, tampaknya pasar smartphone Tanah Air masihlah berdenyut.

Baca juga: Dijual Rp4,9 Juta, Inilah 5 Keunggulan Oppo Reno4

Layar Ramah Untuk Mata

Meskipun harga jualnya tidak sampai Rp2 juta, A11k sudah memiliki ukuran layar yang cukup lega. Dengan dimensi layar mencapai 6.2″ dan resolusi 1520×720 piksel, A11k tentu sudah memberikan tampilan memuaskan entah untuk streaming video, main game online hingga kebutuhan online seperti webinar di Zoom atau Google Meet.

Bahkan Oppo mengklaim kalau layar A11k dilengkapi teknologi perlindungan mata berjenis waterdrop. Smartphone ini memiliki filter cahaya biru yang membuat mata pengguna tak terlalu tegang meskipun dipakai dalam waktu lama. Sehingga kalau Anda harus webinar hingga berjam-jam lamanya atau maraton serial drama Korea, tak perlu cemas mata mudah capek saat menatap layar.

Desain Oppo A11k Tidaklah Murahan

desain elegan Oppo A11k
© gizmologi

Bukan cuma memiliki tampilan layar memuaskan, A11k bahkan dibekali desain yang tidak murahan. Yap, Oppo menghadirkan 3D Diamond Blaze Design pada bagian belakang ponsel. Seperti namanya, 3D Diamond Blaze Design terinspirasi oleh pola potongan berlian dengan pola acak, sehingga tampil dengan corak berbeda yang mempesona.

Jangan salah pula, meskipun A11k adalah ponsel entry-level, tapi sudah dilengkapi dengan sensor pengenalan sidik jari alias fingerprint, pada bagian bodi belakang. Menurut Aryo Meidianto selaku PR Manager Oppo Indonesia, A11k memang dibuat dengan desain ergonomis dan bodi lengkung elegan.

“Menawarkan rasio aspek layar 19:9, ponsel ini memberikan pengalaman penggunaan satu tangan yang mudah. Apalagi bobotnya hanya 165 gram, cukup ringan untuk digunakan dalam keseharian dan waktu lama,” jelas Aryo panjang lebar, seperti dilansir Warta Kota.

Baca juga: Dibanderol Rp2 Jutaan, Oppo A53 Resmi Dijual Hari ini di Indonesia

Komponen Dapur Pacu Sederhana Tapi Tetap Tangguh

Lantaran harganya lebih murah daripada A12, Oppo memang memasang beberapa hardware dengan kualitas lebih rendah daripada A12 untuk A11k ini. Yang cukup menonjol mungkin pada memori internal yang pas-pasan yakni 32GB. Mungkin bagi pengguna Android baru, kapasitas memori internal tidaklah masalah. Namun bagaimana dengan mereka yang hobi gaming atau pasang aplikasi transportasi online yang biasanya butuh memori internal sangat besar.

Tenang saja, Anda bisa memperluas kapasitas ponsel dengan memasang kartu microSD hingga 256GB. Berpindah ke urusan komponen dapur pacu, satu hal yang mungkin wajib Anda perhatikan adalah pepatah ‘ada uang ada barang’. Sehingga kalau membandingkan kemampuan komponen ponsel entry-level dengan kelas mid-high hingga flagship, jelas tidak akan pernah apple-to-apple.

Namun meskipun begitu, Oppo A11k tidaklah mengecewakan apalagi terpasangnya chipset MediaTek Helio P35. Diluncurkan oleh MediaTek pada kuartal ketiga tahun 2013, chipset ini bisa bekerja cukup memuaskan pada ponsel kelas entry-level. Dengan delapan inti yang semuanya adalah Cortex-A53, arsitektur Helio P35 cukup mirip dengan Qualcomm Snapdragon 630, meskipun clocked-nya lebih rendah.

Denagn pabrikasi 12nm, Helio P35 menawarkan kinerja lebih baik dan baterai tak mudah boros. Pada bagian grafis, MediaTek menggunakan GPU yang sama dengan Helio P22 yakni PowerVR GE8320. Meskipun begitu, clocked pada GPU meningkat jadi 680MHz. Chipset ini sendiri bisa mendukung fitur Face Unlock, smart photo album, sampai mengurangi noise multi frame.

Fitur Kamera Memuaskan Untuk Foto dan Video

tampilan belakang Oppo A11k
© Youtube/Phone plus

Meskipun hanya memiliki dua lensa kamera di bagian bodi belakang, A11k jelas tak mengecewakan, Apalagi Oppo menggunakan teknologi Kecerdasan Buatan alias AI (Artificial Intelligence) pada ponsel ini. Dimana untuk lensa kamera utama sebesar 13Mp sudah mendukung mode burst dan perbesaran digital 6x.

Menyukai hasil foto yang ada sentuhan bokeh? Jangan salah, A11k dapat melakukannya lewat lensa kamera portrait 2MP. Sementara untuk penggila selfie, A11k memasang kamera depan 5MP di bagian model waterdrop layar. Didukung dengan AI Beautification, A11k dapat mendeteksi otomatis soal jenis kulit, usia, jenis kelamin, warna kulit sampai editing sejenak untuk membuat wajah jadi lebih cantik atau ganteng.

Sementara itu untuk Anda yang hobi merekam video atau film pendek, A11k mempunyai Soloop Smart Video Editor yang mempermudah siapapun menyunting video. Bahkan hasil suntingan dapat memiliki kualitas profesional, apalagi jika diperkuat dengan filter sinematik pada ponsel.

Bukan hanya tampilannya saja, A11k juga menawarkan fitur Dirac Smart Sound Effects (pengoptimalan suara) yang bisa beralih otomatis ke pengaturan efek suara terbaik. Sehingga Anda tak perlu bingung saat mau main game, mendengarkan musik atau streaming video online, karena semua suara yang keluar sangatlah memuaskan.

Jadi, Apakah Oppo A11k Layak Dibeli?

Dengan sejumlah fitur yang ditawarkan, mempertimbangkan komponen dapur pacu, layar hingga desain, tak pelak lagi bahwa Oppo A11k bisa menjadi pilihan smartphone menguntungkan untuk Anda. Entah bagi buah hati yang harus PJJ atau untuk orang yang pertama kali pegang ponsel Android, A11k akan hadir dengan elegan, tanpa terkesan sombong dan tetap berkualitas.