Desain Premium Kelas Menengah, Oppo A54 Dibanderol Rp2,7 Juta

Menutup bulan ketiga di tahun 2021, salah satu vendor smartphone populer asal China yakni Oppo resmi memboyong unggulan baru mereka, Oppo A54. Tentu pilihan Oppo mengenalkan A54 ke pasar Indonesia cukup berani lantaran ponsel ini adalah perangkat kelas menengah. Seperti yang Anda tahu, produsen smartphone lain tengah ramai bersaing di entry level.

Oppo tampaknya cukup yakin jika A54 dapat ’berbicara lebih’ sebagai smartphone pilihan menyambut bulan suci Ramadhan dan Idul Fitri nanti. Karena memang penjualan gadget akan mengalami peningkatan di bulan puasa dan terus melambung hingga Lebaran. Lantas, apakah A54 ini akan mampu menyelesaikan tugasnya dengan baik?

Menurut Aryo Meidianto selaku PR Manager Oppo Indonesia kepada Kompas, Oppo A54 akan berperan sebagai penerus kesuksesan Oppo A31 yang sudah dikenalkan pada publik Indonesia di tahun 2020 lalu. Dengan spesifikasi yang hampir serupa, tentu saja A54 memiliki berbagai peningkatan performa jika dibandingkan dengan A31.

Baca juga: Oppo Find X3 Pro, Ponsel Premium Lebih Mahal Dari Samsung dan Apple

Tentu saja pernyataan Aryo ini cukup menarik karena awalnya gadget-freak menduga jika A54 bakal jadi penerus A53 yang dijual Agustus 2020, alih-alih A31 yang sudah dikenalkan sejak Februari 2020. A54 sendiri sudah resmi diluncurkan secara online pada 29 Maret kemarin, A54 akhirnya resmi memulai penjualan sejak 1 April.

Spesifikasi Oppo A54

A54 juga cantik dipegang konsumen perempuan
© yangcanggih
  • Sistem Operasi: Android 10, ColorOS 7.2
  • SIM: Dual SIM (Nano-SIM, dual stand-by)
  • Layar: IPS LCD 6.51″ dengan resolusi 720 x 1600 piksel
  • Chipset: Mediatek MT6765 Helio P35 (12nm)
  • CPU: Octa-core (4×2.35 GHz Cortex-A53 & 4×1.8 GHz Cortex-A53)
  • GPU: PowerVR GE8320
  • Internal/RAM: 64GB/4GB, 128GB/4GB
  • Kamera Utama: 13MP (wide), 2MP (macro), 2MP (depth)
  • Kamera Selfie: 16MP (wide)
  • Jaringan: GSM/HSPA/LTE
  • Kapasitas Baterai: Baterai tanam 5000mAh dengan fast charging 18W

Untuk calon konsumen di Tanah Air, Oppo A54 yang diboyong ini memiliki penyimpanan varian 128GB/4GB saja. Sementara harganya sendiri, A54 dibanderol mulai dari Rp2,699 juta. Oppo memilih dua marketplace populer yakni Tokopedia dan Lazada sebagai gerai penjualan online resmi. Calon konsumen juga bisa membelinya di toko ritel rekanan Oppo Indonesia lain.

Sama seperti versi globalnya, Oppo A54 yang hadir di Tanah Air juga ditawarkan dalam dua varian warna yakni starry blue dan crystal black. Tak harus dibeli secara tunai langsung. A54 juga dapat dimiliki dengan opsi cicilan entah kartu kredit atau metode pembiayaan online lainnya.

Lantas bagaimanakah gambaran performa Oppo A54 kali ini? Apakah cukup worth dan layak sebagai salah satu ponsel terbaik di kelas menengah? Jika Anda termasuk yang tengah mempertimbangkan untuk membeli ponsel baru, ulasan berikut ini wajib dipahami.

Desain Bodi yang Premium

gradasi warna pada bodi belakang A54
© Droidlime

Dikenalkan oleh Oppo sebagai smartphone kelas menengah, sudah tentu kalau A54 hadir dengan tampilan premium. Hal itu pula yang bisa dilihat dari desain bodi yang layar. Bahkan bisa dibilang, pilihan bodi 3D pada A54 sedikit banyak mengingatkannya pada Oppo Reno5 F. Sehingga jika dibandingkan dengan A53 atau A31 sekalipun, bodi A43 jauh lebih stylish.

Baca juga: Sudah Bisa Dipesan, Oppo Reno5 Dijual Rp4,9 Juta

Meskipun masih menggunakan material plastik, tekstur yang dipilih untuk ’tubuh’ A54 cukup kesat sehingga Anda tak perlu cemas bakal licin saat menggenggam ponsel ini. Yang menarik lagi, Oppo A54 juga mempunyai perpaduan gradasi warna serupa pelangi di bagian bodi belakang, yang membuatnya tampak makin elegan.

Ingin membuktikan diri sebagai ponsel yang mutakhir, sensor sidik jari untuk A54 ini pun sudah dipindahkan ke sisi samping pada bagian tombol power. Demi melengkapi penampilannya, Oppo juga sudah melakukan serangkaian uji coba untuk ketahanan bodi, sehingga membuat A54 mengantongi sertifikat tahan air dan debu IPX4.

Layar dengan Berbagai Fitur yang Bikin Nyaman

layar elegan A54
© Lukman Azis/DailySocial

Sementara untuk desain layar, sesuai dengan yang diungkapkan Aryo bahwa A54 mengalami perubahan signifikan, ponsel ini tak lagi memakai desain waterdrop notch. Demi menarik perhatian konsumen muda, A54 mempunyai layar punch hole yang semakin memberikan kesan berkelas dan sempurna membingkai bodi rampingnya.

Memahami betul bahwa smartphone saat ini lebih dari sekadar perangkat untuk chatting atau berkomunikasi dengan orang lain, Oppo membenamkan sejumlah teknologi layar yang bertujuan untuk membuat nyaman dalam penggunaan jangka panjang. Beberapa teknologi yang ditawarkan layar A54 adalah Smart Sunlight Screen, Moonlight Screen dan Eye Comfort Mode.

Seperti namanya, Smart Sunlight dan Moonlight Screen memungkinkan layar Oppo A54 bisa melakukan penyesuaian kecerahan yang tepat saat digunakan di luar ruangan, atau lingkungan gelap karena punya rentang cahaya 2-550 nits. Sementara itu untuk Eye Comfort Mode, agar kenyamanan dan kesehatan mata pengguna semakin optimal supaya tak cepat lelah.

Triple Camera dan Jagoan Selfie

tampilan modul kamera belakang A54
© Yahoo Image

Jika sudah banyak ponsel kelas menengah (atau mungkin entry level) yang menawarkan konfigurasi quad-camera, Oppo A54 justru hadir dengan triple camera. Yap, pada bodi belakangnya, ada modul persegi berisi tiga sensor lensa kamera, LED Flash, serta sebuah lingkaran bertuliskan AI (Artificial Intellegence).

Baca juga: Oppo A15, Ponsel Tiga Kamera Untuk New Normal Seharga Rp1,9 Juta

Kendati ditegaskan bukan merupakan penerus A53, faktanya ketiga sensor lensa kamera A54 serupa dengan seniornya itu yakni konfigurasi 13MP, macro 2MP dan depth sensor 2MP. Jika tak ada perbedaan menonjol untuk kemampuan kamera belakang, Oppo justru membenamkan sensor selfie lebih tinggi yakni 16MP.

Dengan resolusi lensa selfie yang lebih baik, Oppo tampaknya cukup percaya diri menjadikan A54 sebagai sang jagoan selfie. Dibekali berbagai algoritma AI, membuat kemampuan memotret A54 memang cukup memuaskan. Bahkan karena bisa menyesuaikan dengan warna kulit dan cahaya di sekitar obyek foto, A54 sangat cocok jadi smartphone content creator.

Chipset Lawas Tetap Tangguh

mantap pegang Oppo A54
© Youtube

Dan inilah yang mungkin menjadi kekurangan utama bagi Oppo A54 yakni komponen utama yang disematkan. Alih-alih menggunakan chipset keluaran MediaTek terbaru atau seperti layaknya ponsel kelas menengah dengan produk Helio G, Oppo justru memasang chipset lawas Helio P35 sebagai otak dari A54.

Sekadar informasi Helio P35 sendiri resmi dirilis MediaTek pada akhir 2018 silam. Sebagai pesang Qualcomm Snapdragon 630, memiliki clocked lebih rendah 2.2GHz. Dengan fabrikasi 12nm, Helio P35 mampu menghadirkan kinerja lebih baik dan daya tahan baterai lebih lama. Keberadaan depth engine, menjadikan chipset ini bisa menghasilkan foto yang lebih memuaskan.

Terutama kalau Anda adalah penggemar bokeh, adanya EIS (Electronic Image Stabilization) dan RSC (Rolling Shutter Compensation), mampu membuat kamera A54 merekam obyek lebih cepat dan menghapus efek jello. Untuk urusan penyimpanan, jika 128GB dirasa kurang, Anda bisa menambahkan kartu microSD hingga 256GB.

Jadi, Apakah Oppo A54 Layak Dibeli?

Singkat kata dari performa yang ditawarkan, Oppo A54 tentu merupakan ponsel kelas menengah yang cukup bisa memuaskan keinginan penggunanya atas foto dan video. Hanya saja ponsel ini masih belum bisa memberikan performa memuaskan untuk aplikasi-aplikasi kelas berat seperti game online, tapi mampu menyelesaikan berbagai kebutuhan ponsel dasar.

Baca juga: Oppo A11k, Ponsel Rp1,8 Juta Untuk Pengguna Android Baru

Dengan daya tahan baterai 5.000mAh yang diklaim bisa streaming video hingga 20 jam, tentu sangat sesuai dengan kebutuhan anak-anak muda selama pandemi Covid-19 saat ini.

Tak perlu cemas juga, Oppo A54 memiliki fitur Optimized Night Charging yang mencegah overcharge saat diisi daya semalaman, dan mendukung 18W, fast charging, membuat kebutuhan pengisian daya makin efektif dan efisien. Jadi, apakah layak dibeli? Tentu bisa Anda pertimbangkan.