Samsung

Pre-Order Terakhir Hari Ini, Samsung Galaxy S21 Dijual Mulai Rp12,9 Juta

Tahun 2021 sepertinya disambut dengan penuh optimisme oleh Samsung. Meskipun dunia sedang dilanda pandemi Covid-19 yang belum usai, mereka justru percaya diri merilis Samsung Galaxy S21 beserta Galaxy S21 Plus dan Galaxy S21 Ultra.

Dilakukan secara global dalam event bertajuk Galaxy Unpacked secara online pada 14 Januari 2021 lalu jam 22.00 WIB, Samsung seolah mengibarkan ’bendera perang’ pada pelaku smartphone dunia. Sebagai pabrikan ponsel kelas dunia, Samsung memang boleh percaya diri mengingat pasar mereka sudah sangat pasti.

Bahkan di Tanah Air, satu jam usai perilisan secara global rupanya langsung membuat Samsung Indonesia membuka fase pre order untuk Galaxy S21 Plus dan Galaxy S21 Ultra di www.galaxylaunchpack.com. Sementara untuk Samsung Galaxy S21 sendiri, resmi akan mulai dijual pada Februari 2021, seperti dilansir Kompas.

Galaxy S21 – Galaxy S21 Plus – Galaxy S21 Ultra © Drew Evans/CNET

Menurut M.Taufiq Furqan selaku Product Marketing Samsung Electronics Indonesia, masa pre order ini dimulai sejak 14-27 Januari 2021. Nantinya para pembeli sudah bisa memegang Galaxy S21 Plus milik mereka pada 28 Januari, sementara Galaxy S21 Ultra harus menanti hingga 4 Februari 2021. Penasaran ingin mencoba seri S21 yang termurah? Yuk intip Samsung Galaxy S21.

Baca juga: Memori Jumbo 128GB, Samsung Galaxy A21s Dijual Rp3 Jutaan

Spesifikasi Samsung Galaxy S21

© Engadget
  • Sistem Operasi: Android 11, One UI 3.1
  • SIM: Single SIM (Nano-SIM dan atau eSIM) atau Dual SIM (Nano-SIM dan atau eSIM, dual stand-by)
  • Layar: Dynamic AMOLED 2x 6.2″ dengan resolusi 1080 x 2400 piksel
  • Chipset: Exynos 2100 (5 nm) – pasar global, Qualcomm SM8350 Snapdragon 888 (5 nm) – USA/China
  • CPU: Octa-core (1×2.9 GHz Cortex-X1 & 3×2.80 GHz Cortex-A78 & 4×2.2 GHz Cortex-A55) – pasar global, Octa-core (1×2.84 GHz Kryo 680 & 3×2.42 GHz Kryo 680 & 4×1.80 GHz Kryo 680 – USA/China
  • GPU: Mali-G78 MP14 – pasar global, Adreno 660 – USA/China
  • Internal/RAM: 128GB/8GB, 256GB/8GB
  • Kamera Utama: 12MP (wide), 64MP (telephoto), 12MP (ultrawide)
  • Kamera Selfie: 10MP (wide)
  • Jaringan: GSM/CDMA/HSPA/EVDO/LTE/5G
  • Kapasitas Baterai: Baterai tanam 4000 mAh dengan fast charging 25W, USB Power Delivery 3.0, Fast Qi/PMA wireless charging 15W dan reverse wireless charging 4.5W

Melihat spesifikasi yang ditawarkan Samsung Galaxy S21, maka sudah jelas kalau meskipun menjadi produk termurah di lini flagship, ponsel ini tetap memiliki komponen yang sangat luar biasa. Tak heran kalau akhirnya di masa pre order ini, sambutannya sangat positif di Indonesia.

Bahkan menurut Samsung Indonesia, sambutan terhadap Galaxy S21 sama dengan saat Galaxy S20 dirilis tahun 2020 lalu. Mempunyai empat pilihan warna yakni phantom gray, phantom white, phantom violet dan phantom pink, Samsung Galaxy S21 dijual dengan harga Rp12,999 juta untuk versi 128GB dan Rp13,999 juta untuk varian 256GB.

Meskipun kabarnya pre order Galaxy S21 lebih baik daripada Galaxy S20, tampaknya masih kalah dari Galaxy S10 yang dirilis Samsung pada tahun 2019 silam. Menurut firma riset Counterpoint Research, pengiriman Galaxy S21 anjlok 30% daripada Galaxy S10 karena wabah corona. Tak heran kalau akhirnya raksasa elektronik dunia asal Korea Selatan itu merencanakan strategi.

Dimana Samsung Galaxy S21 menjadi smartphone dengan jaringan 4G termurah yang mereka rilis. Tak hanya itu saja, ada banyak sekali promo yang digelar Samsung selama masa pre order seperti gratis Galaxy Buds Live atau aksesoris seluler lainnya. Bahkan Samsung juga memberikan kupon diskon pembelian smartwatch dan kepala charger untuk tiga produk lini Galaxy S21.

Bodi dan Layar Lebih Sederhana

© Sarah Tew\CNET

Seperti yang sudah disebutkan, Galaxy S21 adalah varian termurah dari ponsel-ponsel 5G produksi Samsung. Agar mencapai harga terendah itu, Samsung jelas melakukan beberapa kompromi seperti memangkas resolusi piksel. Meskipun sama-sama punya layar 6.2″, layar Galaxy S21 beresolusi 1080 x 2400 sementara Galaxy S20 mencapai 1440 x 3200.

Baca juga: Dibanderol Rp33,8 Juta, Samsung Boyong Galaxy Z Fold 2 ke Indonesia

Namun tenang saja, resolusi layar yang kini Full HD tidaklah berdampak signifikan pada penggunaan sehari-hari. Yang menarik, kecepatan refresh layar cukup adaptif di rentang 48 – 120Hz, sehingga masih bisa menampilkan grafis tajam saat gaming, seperti dilansir CNET.

© Sarah Tew/CNET

Galaxy S21 juga harus mengucapkan selamat tinggal pada lapisan Gorilla Glass 6 di bagian bodi belakang dan layar. Karena Samsung memilih menggunakan Gorilla Glass Victus untuk pelindung lapisan depan dan plastik polikarbonat berbingkai aluminium untuk material bodi ponsel yang matte. Lagi-lagi tak perlu cemas, smartphone ini masih anti debu dan air berkat sertifikat IP68.

Kendati ada beberapa kekurangan, desain Samsung menggunakan desain baru untuk Galaxy S21 terutama pada kesan warna ganda di sekujur bodi ponsel yang memberikan efek sensibilitas art-deco. Desain tiga kamera belakang juga hadir begitu powerfull dengan tampilan berbingkai menonjol. Sementara untuk kamera selfie dipasang di bagian tengah layar Infinity-O.

Kemampuan Kamera yang Lebih Baik

© Sarag Tew/CNET

Lagi-lagi untuk kamera, hardware yang digunakan Galaxy S21 masihlah sama persis dengan S20. Namun bisa dibilang kemampuan lensa ultrawide Galaxy S21 lebih bagus sehingga mampu menghasilkan foto yang maksimal dengan fokus cepat dan peralihan latar depan-belakang cukup singkat.

Terungkap pula kalau Samsung meningkatkan kemampuan software pada Galaxy S21 sehingga mampu melakukan mode Single Take mutakhir. Dimana lewat mode ini, Anda bisa memotret foto atau merekam video dengan ketiga lensa kamera hanya dengan sekali tekan tombol saja.

Adanya penambahan opsi gerak lambat menjadikan kemampuan kameranya lebih baik baik. Mode baru di kamera lainnya adalah Director’s View yang memungkinkan pengguna memotret dengan kamera depan dan belakang secara bersamaan.

Baca juga: Imbas Covid-19, Samsung Bakal Rilis Ponsel 5G Murah

Komponen Dapur Pacu Mendukung 5G

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, Samsung merilis Galaxy S21 dengan dua varian chipset. Dimana khusus untuk pasar Amerika Serikat dan China menggunakan Snapdragon 888 dan Exynos untuk pasar global. Penggunaan komponen ini menjadikan Galaxy S21 sebagai perangkat pertama yang menggunakan chipset generasi baru.

Hanya saja kabarnya penggunaan Exynos 2100 disebut mampu memberikan daya tahan baterai hingga 25-35% lebih baik daripada Galaxy S20 yang memakai Exynos 990. Namun satu kekecewaan terbesar dari smartphone ini adalah Samsung menghilangkan slot microSD sehingga Anda cuma bisa memakai maksimal 256GB untuk RAM 8GB.

Lepas dari kekecewaan itu, Galaxy S21 hadir dengan kemampuannya menangkap jaringan 5G versi sub-6 dan mmWave. Untuk versi Indonesia, Galaxy S21 hanya mendukung pita frekuensi Sub-6GHz yang sangat mirip dengan jaringan 4G tetapi menjanjikan kecepatan downlink hingga 5.1Gbps.

Tetapi lantaran di Indonesia belum dioperasikan jaringan 5G secara komersial, Galaxy S21 tetap bisa digunakan. Menurut Taufiq kepada Detik, seluruh seri Galaxy S21 yang dirilis di Tanah Air sudah mendukung frekuensi 2.3GHz yang ditetapkan pemerintah untuk tahap awal penggunaan jaringan 5G.

Jadi, Apakah Samsung Galaxy S21 Layak Dibeli?

© Sarah Tew/CNET

Melihat spesifikasi yang ditawarkan, bagi Anda yang memang cukup Samsung-minded, Galaxy S21 tentu sangat layak dibeli apalagi jika butuh smartphone 5G. Hanya saja jika budget lebih besar, tentu ada baiknya memilih Galaxy S21 Ultra yang merupakan produk terbaik di lini seri S21 ini. Satu pertimbangan lain, Samsung tidak melengkapi charger dan earphone untuk pembelian Galaxy S21.

Keputusan ini diambil Samsung demi mengurangi sampah-sampah elektronik. Namun bagi Anda yang ingin membeli aksesoris Samsung Galaxy S21, Samsung Indonesia menjual adapter charger mulai Rp299 ribu dan wireless earphone berupa Galaxy Buds Pro seharga Rp3,5 jutaan.

Baca juga: Baterai 6000 mAh dan Kamera 64MP, Samsung Galaxy M31 Dijual Rp3,6 Juta

Share
Arai Amelya

Pecinta seni dan film yang saat ini harus menikahi jurnalistik serta penulisan

Recent Posts

Perbedaan realme Narzo 50A dan Narzo 50i

Jelang akhir tahun 2021 sepertinya dianggap sebagai momen yang tepat bagi realme untuk memboyong ponsel-ponsel…

1 minggu ago

Kamera Selfie 32 MP, Samsung Galaxy M52 5G Dihargai Rp5,3 Jutaan

Kendati pasar smartphone di Indonesia seolah digempur oleh ponsel-ponsel pabrikan Tiongkok, tampaknya itu bukanlah masalah…

4 minggu ago

Siap-Siap, Sederet Ponsel ini Tidak Bisa Pakai WhatsApp Per November

Seperti yang sudah diketahui banyak orang, industri smartphone memang memiliki pergerakan yang luar biasa dinamis.…

1 bulan ago

Dijual Rp1,5 Jutaan, realme C11 2021 Punya RAM 4GB

Peta persaingan ponsel-ponsel asal Tiongkok di Indonesia memang sangat seru untuk diperhatikan. Segera setelah resesi…

1 bulan ago

RAM ‘12GB’, Vivo Y33s Ponsel Gaming Rp3 Jutaan

Salah satu brand ponsel terpopuler di Indonesia yakni Vivo, akhirnya kembali lagi di bulan Oktober…

1 bulan ago

RAM 8GB dan Sudah 5G, Asus Zenfone 8 Dijual Rp8 Juta

Tak mau terlalu jauh ketinggalan peta persaingan smartphone di Indonesia, Asus akhirnya memboyong produk baru…

1 bulan ago