Wajib Tahu! 9 Tips Membeli iPhone Bekas Berkualitas

Iphone kini menjadi salah satu smartphone idaman anak muda. Dari mulai pelajar, mahasiswa hingga yang sudah bekerja ingin memilikinya. Selain di lengkapi dengan spesifikasi yang mumpuni, iPhone juga seringkali di kaitkan dengan gengsi karena brand dan harganya yang di atas rata-rata smartphone lain. Tidak semua orang dengan mudah bisa langsung membelinya tanpa pertimbangan harga.

Oleh karena itu, biasanya banyak juga yang mencari iPhone bekas/ second sebagai alternatif untuk memilikinya. Namun mungkin karena tingginya permintaan iPhone bekas ini, ada di manfaatkan oleh beberapa penjual hp second nakal yang membuat iPhone rekondisi.

iPhone rekondisi adalah iPhone yang perangkat internalnya sudah di ganti sehingga bukan original iPhone tetapi di jual seakan masih original. Jadi untuk Anda yang ingin membeli iPhone second, perlu hati-hati sebelum memutuskan membelinya.

Tapi Anda tidak perlu terlalu khawatir, jika Anda tetap ingin membeli iPhone second dan masih ragu tentunya ada tips yang bisa ikuti untuk membeli iPhone second. Dengan memperhatikan beberapa hal di bawah ini, masih mungkin untuk Anda bisa mendapatkan iPhone bekas namun tetap berkualitas. Ini dia 10 tips ampuh sebelum membeli iPhone second!

1. Menentukan Budget

Menentukan Budget beli iphone bekas

Hal pertama yang mendasar untuk di lakukan sebelum membeli iPhone bekas adalah menentukan budget. Sebelum memutuskan membelinya, Anda perlu melihat berapa budget yang Anda miliki dan berapa harga pasaran iPhone yang ingin di beli. Dengan begitu kita bisa menemukan titik temunya. Bagaimana caranya?

Jika Anda ingin membelinya secara online, Anda bisa membuka website yang mengulas harga-harga iPhone terlebih dahulu. Atau bisa juga langsung membuka marketplace seperti shopee atau tokopedia dan melihat-lihat harga iPhone bekas yang sesuai dengan budget Anda. Namun jika Anda ingin benar-benar memastikan bentuk fisik dan fungsi iPhone, Anda bisa memilih penjual iPhone terdekat yang bisa bertransaksi secara COD.

COD ini sangat di rekomendasikan, jika ANda ingin membeli iPhone yang benar-benar berkualitas. Karena Anda bisa memerika keseluruhan iphone sepuasnya sehingga tidak menyesal dikemudian hari.

2. Kenali Jenis-Jenis iPhone

Kenali dan bandingkan Jenis-Jenis iPhone

Sebelum membeli iPhone, sebaiknya Anda mengetahui tipe-tipe iPhone dan juga spesifikasinya. Jangan sampai, tadinya Anda ingin membeli iPhone 7 tapi malah mendapatkan iPhone 6s. iPhone memang hampir memiliki design yang sama tapi terdapat beberapa perbedaan seperti bentuk kamera dan hilangnya jack audio pada iPhone 7.

Namun jika Anda memiliki dana lebih, disarankan membeli iPhone 7 plus yang tahun perilisannya belum terlalu lama, yakni pada tahun 2016. Harga secondnya saat ini mulai dari 4 jutaan untuk varian ROM 32 GB dan 4,7 jutaan untuk ROM 128 GB.

Baca juga : 10 HP Terbaik yang Paling Banyak Dicari di 2020

3. Beli Tipe iPhone Rekomendasi

Walaupun Anda membeli iPhone second, sebaiknya Anda tidak membeli iPhone yang terlalu jadul. Belilah iPhone yang tidak terlalu lama tahun rilisnya dan di rekomendasikan. Sebagai saran, minimal membeli iPhone 6s. Ini karena spesifikasinya pada tahun ini masih dinilai mumpuni dengan harga yang cukup terjangkau. Harga iPhone 6s second dengan ROM 32 GB berkisar 2 jutaan saja dan versi 64 GB nya 2,3 jutaan.

Hal ini juga bisa menghindarkan Anda dari penipuan. Jadi pastikan bahwa Anda benar-benar tahu perbedaanya dengan iPhone yang bentuknya mirip. JIka perlu, ajaklah teman yang lebih mengerti iPhone pada saat membelinya.

4. Pilih iPhone yang Masih Memiliki Garansi

Tips selanjutnya yakni usahakan membeli iPhone yang masih bergaransi. Baik membeli offline ataupun secara online. Memang mungkin harganya akan lebih mahal. Namun minimal ada jaminan jika terjadi sesuatu yang tidak di inginkan, Anda akan lebih mudah untuk meng-claim garansi.

Selain itu, pastikan iPhone yang Anda pilih adalah iPhone resmi Indonesia bukan regional atau sering di sebut garansi internasional dimana iPhone hanya bisa diclaim di negara tempat iPhone di buat.

Hal ini karena iPhone yang bergaransi resmi Indonesia sudah di sesuaikan kompatibilitasnya dengan jaringan selular di Indonesia sehingga jaringannya lebih stabil dan juga terdapat perbedaan fitur bergaransi lainnya. Untuk mengetahuinya Anda bisa melihat dus belakang iPhone. Contoh kode negara iPhone seperti MY/A : Malaysia, LL/A : Amerika, PA/A : Indonesia dll.

Minimal Anda bisa memilih iPhone yang garansi distributor, atau iPhone like new jika agak sulit mencari iPhone yang masih bergaransi. iPhone like new adalah iPhone yang secara body masih mulus seperti baru. Jika Anda memilih iPhone yang sudah tidak memiliki garansi, pastikan masa garansinya belum terlalu lama habis dan tidak digunaklan melebih 2 tahun.

Hal ini karena jika iPhone sudah terlalu lama di pakai lebih dari 2-3 tahun, maka bisa di prediksi kualitasnya sudah tidak bagus. Jadi untuk mendapatkan iPhone bekas yang berkualitas, Anda perlu benar-benar sabar mencarinya.

5. Cek Kondisi Fisik iPhone

 Cek Kondisi Fisik iPhone

Walaupun Anda sudah tidak sabar untuk memiliki iPhone, sebaiknya Anda tidak terburu-buru tanpa mengecek kondisi fisik dan fiturnya saat COD. Baca deskripsi barang dengan teliti dan tanyakan pada penjual jika ada yang kurang jelas. Anda bisa mulai mengecek kondisi fisik seperti tombol home, volume dan power apakah masih berfungsi dan nyaman digunakan ataukah tidak.

Anda juga perlu memastikan kelengkapan paket penjualan. Misalnya earphone, yang bisa Anda cek bersamaan dengan cek jack audio dan juga speaker. Pastikan suaranya jernih dan tidak tersendat atau pecah. Jika yang terjadi demikian, maka bisa jadi iPhone sudah pernah terkena/terendam air atau terdapat banyak debu di dalam speakernya.

Terakhir, Anda bisa mengecek fungsi charger dan USB. Mengingat USB Yang di gunakan iPhone bukan seperti USB yang di gunakan kebanyak smartphone android. Akan sangat merepotkan jika charger iPhone original yang Anda beli rusak, karena harganya terbilang cukup mahal untuk charger iPhone yang original.

6. Pastikan Semua Fiturnya Berfungsi

cek semua fitur berfungsi

Setelah selesai mengecek kondisi fisiknya, cek pula fitur-fitur di dalam iPhone. Penting untuk di ketahui, bahwa iPhone tidak menjual komponen fitur iPhone. Jadi pastikan saat Anda membeli iPhone bekas, fiturnya tidak ada kerusakan. Beberapa hal yang perlu kamu periksa seperti :

  • Layar. Apakah layar masih responsif ataukah Anda merasa ada yang aneh, karena komponen yang satu ini terkenal mudah rusak. Pada beberapa jenis iPhone layar ini cukup sensitif, contohnya iPhone 7. Caranya, Anda bisa masuk pada menu dimana layar iPhone dominan berwarna putih periksa apakah ada titik-titik hitam di dalam layar.
  • Touchscreen. Anda bisa coba menggeserkan sebuah aplikasi yang terinstal di layar iPhone kesemua spot layar iPhone yang ada. Kemudian bisa juga membuka menu messgae dan ketikan semua tombol huruf, lalu cek juga fungsi rotatenya dengan menggerakan posisi iPhone. Jika semua ok, berarti tidak ada masalah dengan touchscreen.
  • Ambient light sensor. Apakah sensor masih berfungsi, sensor ini akan meredupkan layar iPhone jika dalam keadaan gelap. Caranya dengan menutup 1/3 layar iPhone dari atas kemudian nyalakan tombol.
  • Kamera. Lalu cek bagaimana fungsi kameranya apakah masih berfungsi dengan baik atau tidak. Coba ambil gambar dengan dan tanpa flash lalu lihat hasilnya.
  • Baterai. Cek juga kesehatan bataterai, apakah masih bisa mengisi bateri 100% ataukah tidak. Caranya dengan menekan menu settings > general > usage > battery usage.
  • Konektivitas. Jangan lupa periksa konektivitasnya mulai dari jaringan selular dengan memasukan kartu sim, wifi dan juga GPS menggunakan aplikasi speed test.

7. Cek IMEI

Setelah memeriksa garansi, kondisi fisik dan fiturnya sudah sesuai dengan deskripsi penjual Anda sebaiknya tidak langsung memutuskan membeli. Cek dulu kode IMEI nya. Fungsinya Anda bisa melihat masa berlaku garansi dari iPhone yang Anda beli nantinya sehingga penjual tidak bisa berbohong. Untuk mengecek IMEI iPhone, caranya mudah Anda tinggal membuka menu setting > general > about.

Setelah mengecek IMEI, cek juga softwarenya dalam keadaan baik dan siap pakai. Misalnya Anda bisa mengecek iCloud. Pastikan iCloud dalam keadaan kosong. Jika tidak, Anda bisa meminta bantuan penjual/toko untuk mengosongkannya. Hal ini kan di bahas selengkapnya pada poin berikutnya.

8. Cek Software iPhone

Tips membeli iPhone bekas selanjutnya adalah mengecek iCloud dan kemudian merisetnya. Untuk mengecek apakah iCloud masih aktif ataukah tidak Anda bisa menekan menu settings > iCloud. Jangan lupa tanyakan password iCloudnya, karena password ini sangat penting untuk beberapa hal misalnya mengintal aplikasi yang membutuhkan verifikasi password iCloud.

Pastikan bahwa penjual sudah mengosongkan iCloudnya. Jika Anda perlu mengosongkannya sendiri, caranya dengan menekan settings > general > reset > erase all content and setting. Anda juga bisa meminta fitur find my iPhone yang memungkinkan Anda mengendalikan iPhone dari jarak jauh.

9. Mengenali iPhone Jenis FU dan SU

Sebagai informasi tambahan sebelum memutuskan membeli iPhone second sebaiknya Anda mengetahui apakah iPhone tersebut FU (Factory Unlock) atau SE (Software Unlock). iPhone FU sendiri adalah jenis iPhone yang tidak dikunci oleh pabrik pembuatnya, dengan begitu iPhone ini bisa digunakan untuk berbagai kartu SIM di seluruh dunia.

Sebaliknya dengan jenis iPhone SE (Software unlock). iPhone ini di kunci oleh menggunakan software sehingga tidak bisa menggunakan SIM card negara lain diluar negara pabriknya berasal. iPhone ini masih tetap bisa di unlock namun biasanya fungsinya tidak bisa berjalan 100%. Jadi sebaiknya Anda memilih iPhone SU agar lebih fleksibel. Anda bisa menanyakan terlebih dahulu perihal hal ini pada penjual iPhone second yang hendak Anda beli.

Baca juga : 7 HP iPhone Terbaik 2020 Beserta Spesifikasinya

Penutup

Bagaimana, apakah Anda masih tertarik membeli iPhone second? Membeli iPhone second bisa dibilang lebih sulit dari pada membeli smartphone android. Banyak hal yang pelu di perhatikan supaya Anda tetap bisa mendapatkan iPhone second yang berkualitas, mulus dan tidak bermasalah. Mulai dari garansi, kondisi fisik dan hal lainnya.

Peminat iPhone bekas di Indonesia bis di bilang cukup tinggi. Sehingga counter hp pun berlomba menawarkan iPhone bekas baik secara offline maupun online. Namun Anda tetap harus hati-hati dalam memilih iPhone yang hendak Anda beli jangan sampai menyesal karena tidak cukup teliti saat proses membelinya. Sebaiknya cek lagi berbagai hal yang telah di sebutkan di atas.