Xiaomi

Xiaomi Poco F3, Langkah Maju dari POCO X3 NFC

Poco F3 mempunyai tampilan yang sangat cerah, kinerjanya lancar, serta desain yang rapi. Semua ini membuatnya layak untuk menjadi ponsel flagship. Namun satu kekurangan yang fatal, kualitas kameranya biasa saja.

Ulasan Singkat

Xiaomi Poco F3 merupakan langkah maju dari Poco X3 NFC hampir dalam segala hal, termasuk harga. Jika Anda belum membaca ulasan lengkap kami mengenai Poco X3 NFC, bisa Anda baca disini.

©www.mi.co.id

Xiaomi Poco F3 mempunyai chipset Snapdragon 870 yang sangat cepat dan layar AMOLED 120Hz yang sempurna. Ponsel yang tepat untuk Gamer dan Penikmat media streaming, harganya masih bersahabat di kantong Anda.

Di level harga yang sama, kami menempatkan Poco F3 dalam urutan teratas dengan kualitas yang bersaing. Tampilan yang responsif dan kinerjanya bandel, cocok untuk anak muda yang menyukai kecepatan.

Daya tahan baterainya juga kuat, Poco F3 mampu bertahan hingga penggunaan intensif seharian. Sementara itu, pengisi daya cepat 33W menyenangkan para pengguna melebihi Samsung atau Apple.

Demi mencapai titik harga menengah ke bawah, Xiaomi melakukan beberapa kompromi pada ponsel ini. Anda tidak akan mendapatkan bodi dari logam pada ponsel ini, karena plastik membingkai semua sisinya.

Anda juga tidak akan mendapatkan pengisian daya nirkabel ataupun peringkat IP tahan debu, tahan air atau tahan patah hati.

Tetapi kemunduran yang signifikan adalah pada sistem kamera ponsel yang agak mengecewakan. Kamera utama 48MP menghasilkan gambar yang tajam dan alami, meski ada kekurangan kualitas fotografis pada area lain.

Kamera Ultra-Wide nya biasa saja, juga tidak ada kamera telefoto untuk digunakan. Kami sangat tidak menyarankan penggunaan Night Vision, Anda tidak akan mendapatkan apa – apa kecuali hitam.

Mengenai tampilan, MIUI (kulit Android Xiaomi) tampil di antarmuka paling depan. Tampilannya bisa disesuaikan dengan selera Anda, meski beberapa bloatware tampil menjengkelkan.

Jika Anda tidak terlalu berorientasi pada kamera, Xiaomi Poco F3 menjadi opsi yang sangat menarik. Menggunakan ponsel ini untuk keseharian terasa lebih meyakinkan daripada ponsel lainnya misal Samsung Galaxy A52 5G atau Google Pixel 4a.

Desain Xiaomi Poco F3

Xiaomi Poco F3 memiliki tampilan yang identik dengan Redmi K40. Ini tampak seperti Redmi K40 yang hanya berganti merk saja.

Dengan banyaknya diferensiasi produk dari Xiaomi, tentu memiliki potensi besar jika ada kemiripan model antara satu dengan lainnya.

©www.techradar.com

Beberapa dari kami juga mengatakan kalau Poco F3 desainnya identik dengan Xiaomi Mi 11i. Ini seperti produk lama yang mengalami konfigurasi ulang kemudian disesuaikan dengan pasar dan level harga yang akan dituju.

Sebuah berita bagus, konfigurasi ilang ini tampak rapi, dipertimbangkan dengan baik, kekar tanpa cela, dan agak tidak mencolok.

Poco F3 memiliki Gorilla Glass 5 di bagian depan dan belakang, sehingga ponsel ini terasa cukup premium. Anda bahkan mendapatkan hasil akhir yang sangat reflektif dengan sidik jari ada di bagian samping.

Bagian sisi F3 terbuat dari plastik murni, meskipun tampak menyebarkan cahaya dengan cara yang agak metalik. Modul kamera belakang berbentuk persegi dengan sudut melengkung adalah sentuhan yang berkelas, dan benar – benar mirip dengan Xiaomi Mi 11.

Poco F3 memiliki berat 196 gram, menurut kami ini masih berat daripada pesaing lainnya yang rata – rata kurang dari 150 gram. Untung saja ponsel ini tidak terlalu tebal, hanya 7,8mm saja.

Pada tampilan bagian depan, Poco F3 mengadopsi pendekatan semua layar yang khas. Dengan dagu yang sedikit lebih besar dan tampilan datar yang mati.

Baca review lainya, One Plus Nord, Kembalinya One Plus Ke Level Ponsel Mid-End

Poco F3 mempunyai kamera depan model punch hole, tepat di bagian tengah atas. Sensor sidik jari ada di sisi kanan ponsel. Posisinya tidak menonjol dengan bagian bodi, sehingga agak sulit untuk menjangkaunya.

Anda juga mendapatkan satu set speaker stereo yang terletak di lubang suara dan bagian bawah perangkat. Ini menawarkan volume dan bass yang layak untuk ponsel kelas menengah, membuatnya bagus untuk bermain game dan memutar media.

Xiaomi Poco F3 tidak memiliki sertifikat IP apapun, Anda harus benar – benar menjaga ponsel ini ketika kehujanan di jalan. Kekuatan maksimal ponsel ini mungkin hanya tahan terhadap cipratan air.

Tampilan Xiaomi Poco F3

Elemen lain yang membuat Xiaomi Poco F3 sangat cocok untuk para gamer dan penikmat video dengan anggaran kelas menengah adalah layarnya yang luar biasa. Kalimat resminya adalah bahwa ini adalah “Layar Poco yang paling jelas”, dan kami tidak akan membantahnya.

©www.techradar.com

Ini adalah layar AMOLED 6,67 inci yang terlihat bagus dan cerah, dengan kecerahan puncak 1.300 nits. Itu sama dengan Oppo Find X3 Pro, ponsel yang harganya dua kali lipat lebih mahal dari Poco F3.

Anda tidak akan mendapatkan resolusi QHD + penuh dari ponsel ini. Tetapi FHD + (1080 x 2400) sudah mampu memuaskan pandangan mata Anda. Layar sudah tampak cerah dengan dukungan untuk HDR10 + dan cakupan DCI-P3 100%.

Layar Poco F3 juga memberi Anda kecepatan refresh 120Hz penuh, jadi semuanya bergulir dengan sangat lancar. Anda juga dapat mengaktifkan mode MEMC yang pada dasarnya meningkatkan video dengan kecepatan refresh yang lebih rendah.

Hal mengesankan menurut kami adalah tingkat pengambilan sampel sentuh 360Hz ponsel. Ini adalah fitur yang meningkatkan daya tanggap input sentuh Anda.

Fitur ini secara khusus menarget pengguna yang suka bermain game. Kebanyakan ponsel andalan saat ini hanya ada pada level 240Hz, jadi 360Hz adalah sebuah keunggulan bagi Poco F3.

Satu-satunya kritik adalah terhadap perangkat lunak MIUI Poco F3. Saat masuk ke menu pengaturan skema warna, Anda akan menemukan bahwa pengaturan defaultnya adalah mode “Menyesuaikan warna berdasarkan pencahayaan saat ini.”

Review, Dijual Terbatas Rp3,6 Jutaan, Oppo A74 5G Termurah di Indonesia

Kemudian gulir ke bawah dan Anda akan menemukan tombol warna adaptif terpisah. Saat Anda mengaktifkannya maka muncul notifikasi “Menyesuaikan warna dengan cahaya sekitar”. Tidak ada penjelasan tentang bagaimana kedua mode ini berbeda.

Kamera Xiaomi Poco F3

Xiaomi Poco F3 memiliki kamera utama 48MP berbasis sensor Sony IMX582, dengan lensa f / 1.8 dan PDAF (autofokus deteksi fase). Ini didukung oleh kamera telemakro 8MP f / 2.2 dan kamera telemakro 5MP f / 2.4, sementara selfie ditangani oleh kamera depan 20MP f / 2.5.

©www.mi.co.id

Kami sedikit kecewa dengan hasil pemotretan dengan Poco F3. Ini bukan karena kami tidak bisa memotret, memang kualitas kamera pada Poco F3 ada di bawah standar.

Poco F3 hanya akan menghasilkan gambar yang baik ketika mempunyai pencahayaan yang cerah. Cahaya yang terang dan seimbang membantu kamera untuk menangkap banyak warna. Teknologi AI pengenal objek juga mampu menyesuaikan fokus kamera dengan tepat.

Meski mampu menangkap warna, namun Poco F3 tidak menangkap banyak detail halus. Bahkan kualitas HDR-nya juga tidak mampu meratakan bayangan dengan baik.

Lensa Ultra-wide 8MP lebih tidak mampu memberikan tampilan yang cerah. Gambarnya sangat lembut, warnanya sangat berbeda dengan padanan lebarnya, dan ada tumpukan noise kasar di tepinya.

Kamera ketiga pada Poco F3 adalah kamera telemakro 5MP. Ini lebih baik dalam mengambil close-up telemakro pada ponsel lain yang hanya 2MP.

Kamera selfie 20MP cukup bagus, dan menangkap bidikan tajam dengan keseimbangan yang layak dalam pencahayaan yang baik. Tetapi jika kualitas cahaya menurun, tentu hasil jepretan mode potrait selfie juga menurun.

Jika ingin menggunakan mode potrait, kami sarankan untuk menggunakan kamera utama saja. Ini menghasilkan pemisahan yang jauh lebih bersih antara subjek dan latar belakang dengan bokeh yang ditingkatkan.

Rendahnya kualitas kamera Poco F3 ini disebabkan oleh satu hal penting. Tidak ada perangkat stabilisasi optik di dalam ponsel ini.

Spesifikasi dan performa

Snapdragon 870 dan RAM 6GB / 8GB memberikan kinerja andalan yang asli. Bisa dibilang ponsel gaming terbaik yang ramah di kantong

Kartu truf andalan Poco F3, selain dari tampilan yang luar biasa, adalah tingkat kinerjanya. Ini jauh lebih cepat daripada rekan-rekannya, dan mampu bersaing dengan ponsel yang harganya lebih mahal.

Hal ini karena Poco F3 menggunakan chipset Snapdragon 870, yang pada dasarnya merupakan Snapdragon 865 yang di-overclock, prosesor andalan pilihan tahun lalu. Xiaomi mengkombinasikannya  dengan RAM LPDDR5 8GB, ada juga model 6GB. Dengan ini Anda mendapatkan spesifikasi yang handal untuk dan tidak khawatir tiba-tiba ponsel ngeblank.

Ada dua pilihan memori internal pada Poco F3, 128GB dan 256GB. Namun tidak ada slot memori tambahan di ponsel ini. Ponsel ini sudah mendukung jaringan 5G, meski di daerah Anda pasti belum ada sinyal 5G. ehehe

Perangkat lunak

Poco F3 memiliki MIUI 12 (berdasarkan Android 11) dengan kinerja cepat, lancar, dan mudah digunakan. Namun tidak banyak membawa skin Android, Anda perlu mengunduhnya sendiri di Xiaomi Store untuk mencari skin yang sesuai preferensi.

Kami masih mengatakan bahwa peningkatan MIUI ini masih jauh dari sempurna. Faktanya, ini penuh dengan elemen yang mengganggu atau hanya membingungkan.

MIUI memiliki default refreshment layar 60Hz, dengan pop-up notifikasi masih dengan gaya lama, dan tombol home virtual. Anda harus melakukan banyak penggalian di awal untuk menemukan beragam menu dan pengaturan pada ponsel ini.

Daya tahan baterai

Sesuai dengan spesifikasi andalannya, Xiaomi Poco F3 dikemas dalam baterai 4.520mAh andalan. Itulah jenis kapasitas baterai yang akan Anda temukan di OnePlus 9 Pro.

©www.mi.co.id

Ini membantu perangkat untuk nyala sepanjang hari,  bahkan dengan penggunaan yang cukup intensif. Bahkan pemutaran video tidak terlalu mempengaruhi Poco F3. Anda bisa menggunakan Poco F3 untuk menonton video selama 14 jam tanpa berhenti, ini klaim dari Xiaomi.

Baca review lainya, Layar Super AMOLED, Xiaomi Redmi Note 10 Dijual Rp2,4 Jutaan

Bahkan Xiaomi mengklaim Poco F3 mampu bertahan 10 jam untuk bermain game dan 149 jam memainkan musik. Seperti kebanyakan ponsel Xiaomi yang lebih murah, Anda mendapatkan pengisi daya 33W di dalam kotak. Anda bisa mengisi daya dari 0 sampai 100 kurang dari 1 jam berkat teknologi pengisian cepat di ponsel ini.

Share
Alfian Ihsan

Recent Posts

Ponsel Flagship Hemat Baterai, Sony Xperia 5 III

Setelah bulan lalu kita membahas Sony Xperia 1 III, sekarang kita akan membedah Sony Xperia…

6 hari ago

Samsung Galaxy Z Fold 3, Stylusnya Lebih Besar Dari S21 Ultra

Samsung Galaxy Z Fold 3 adalah ponsel lipat pertama yang kami rekomendasikan kepada orang-orang yang…

6 hari ago

Cocok Untuk PPKM, Samsung Galaxy M32 Dihargai Rp2,7 Juta

Hingga hari Selasa (31/8) siang ini, sudah ada lebih dari 4,07 juta kasus Covid-19 di…

3 minggu ago

Moto G Stylus 5G, Fitur Stylusnya Sudah Jarang Ada

Moto G Stylus 5G adalah smartphone kelas menengah yang kompeten dengan komponen internal yang layak…

3 minggu ago

RAM Bisa Sampai 11GB, Vivo Y53s Dijual Rp3,6 Jutaan

Menyambut paruh kedua tahun 2021, produsen smartphone banyak yang mulai berani memboyong ponsel-ponsel kelas menengah…

3 minggu ago

Ponsel Lipat Fashionable, Samsung Galaxy Z Flip 3

A full-sized smartphone that folds to fit small-sized pockets. Ini adalah tagline Samsung untuk ponsel…

4 minggu ago