Xiaomi Poco X3 NFC, Ponsel Menengah Rasa Premium Seharga Rp3,2 Juta

Jelang akhir bulan Oktober 2020 ini, salah satu raksasa elektronik asal Tiongkok yakni Xiaomi akhirnya mulai menjual ponsel baru mereka di Indonesia. Mengusung nama Xiaomi Poco X3 NFC, pabrikan yang berdiri pada tahun 2010 di Beijing ini cukup percaya diri menghadapi konsumen smartphone di Tanah Air.

Penjualan perdana Xiaomi Poco X3 NFC sendiri sudah dilakukan secara terbatas pada 22 Oktober silam yang serentak di beberapa kota besar Indonesia. Lima hari kemudian Xiaomi menambah unit yang dijual di aplikasi ShareShave pada pukul 13.00 WIB yang juga langsung ludes diburu.

Berbarengan dengan Maulid Nabi Muhammad SAW di tahun 2020 yang juga penanda libur akhir pekan, Poco X3 NFC dijual secara online di e-commerce rekanan mereka, mi.com dan Mi Store. Berbeda dengan beberapa produsen smartphone yang merilis ponsel entry level di masa pandemi Covid-19, Poco X3 NFC justru hadir sebagai ponsel kelas menengah dengan harga mulai Rp3,2 juta.

Baca juga: Xiaomi Note 10 Pro, Layak diBeli Kah Sekarang? 

Spesifikasi Xiaomi Poco X3 NFC

tampilan box dan belakang Xiaomi Poco X3 NFC
© Uzone
  • Sistem Operasi: Android 10.0, MIUI 12
  • SIM: Nano-SIM dual stand-by
  • Layar: IPS LCD 6.67″ dengan resolusi 1080 x 2400 piksel
  • Chipset: Qualcomm SM7150-AC Snapdragon 732G (8 nm)
  • CPU: Octa-core (2×2.3 GHz Kryo 470 Gold & 6×1.8 GHz Kryo 470 Silver)
  • GPU: Adreno 618
  • Internal/RAM: 64GB/6GB, 128GB/6GB
  • Kamera Utama: 64MP (wide), 13MP (wide), 2MP (depth), 2MP (depth)
  • Kamera Selfie: 20MP (wide),
  • Jaringan: GSM/HSPA/LTE
  • Kapasitas Baterai: Baterai tanam 5160 mAh dengan fast charging 33W

Melihat spesifikasi yang disuguhkan dan harga yang ditawarkan, Xiaomi Poco X3 NFC memang cocok sebagai ponsel yang akan merusak harga pasar. Sudah bisa dipastikan, produsen-produsen ponsel high-end akan cukup terganggu dengan kehadiran Poco X3 NFC, karena ini merupakan langkah sembarangan Xiaomi dalam menetapkan harga.

Poco X3 NFC yang resmi dikenalkan pada 15 Oktober 2020 lalu ini masuk dalam jajaran seri mid-range level Poco milik Xiaomi. Ketika meluncur, kehadiran Poco X3 NFC sempat dikaitkan isu mesin CEIR (Centralized Equipment Identity Register). Dimana kabarnya mesin CEIR sudah melebihi kapasitas sehingga pendaftaran IMEI (International Mobile Equipment Identify) bermasalah, yang memicu terblokirnya jaringan seluler pada ponsel-ponsel baru.

Namun Alvin Tse selaku Country Director Xiaomi Indonesia menegaskan bahwa Poco X3 NFC tak mengalami masalah tersebut. Dalam menanggapi keluhan beberapa pengguna Xiaomi yang ponselnya tak memperoleh sinyal, Xiaomi bekerjasama dengan pemerintah Indonesia, seperti dilansir Selular. Tetapi Alvin tak menampik bahwa ada beberapa komponen sparepart Poco X3 NFC yang masih bermasalah karena belum terdaftar.

Bicara soal drama mesin CEIR, pabrikan ponsel asal Taiwan yakni Asus sempat menjadi korban karena gagal mendaftarkan IMEI sekitar 10% dari seluruh unit ROG Phone 3 yang baru saja dirilis di Indonesia. Masalah CEIR ini diungkapkan oleh Kemenperin bahwa dari total kapasitas 1,2 miliar IMEI, sudah terisi 95% yang membuat sistem mesin langsung down sehingga mesin CEIR tak menerima TTP (Tanda Pendaftaran Produk) IMEI terbaru.

Baca juga: HP Belajar Online, Xiaomi Redmi 9A Dijual Mulai Rp1,2 Jutaan

Membedah Kenggulan Xiaomi Poco X3 NFC

Tidak butuh waktu lama bagi Xiaomi Poco X3 NFC untuk langsung mencuri perhatian gadget freak di Indonesia. Tagline yang diusung Xiaomi bahwa Poco X3 NFC adalah the real mid-range killer tampaknya terbukti. Karena memang Poco X3 NFC langsung menggemparkan ponsel-ponsel kelas menengah dan mampu membuat smartphone premium waspada.

Alvin sendiri menyebutkan kalau tagline itu sesuai dengan semangat seri Poco yakni bold (berani), disruptive (mengganggu) dan different (berbeda). Lantaran merupakan seri Poco, maka Poco X3 NFC tentu memiliki tampilan dan kemampuan yang tentunya berbeda dibandingkan produk Xiaomi sebelumnya. Supaya Anda makin tertarik, kami akan membahas beberapa kelebihan dan kekurangan Poco X3 NFC dari berbagai sisi berikut ini.

Desain Lebih Menarik Daripada Senior

tampilan bodi belakang Xiaomi Poco X3 NFC
tampilan bodi belakang Xiaomi Poco X3 NFC © Gizmologi/Prasetyo Herfianto

Dikemas dalam sebuah box dominan hitam dengan tulisan X3 NFC berwarna kuning, packaging Poco X3 NFC memang serupa dengan Poco X2. Namun untuk urusan desain, Xiaomi tampaknya memberikan perbedaan yang cukup mencolok pada Poco X3 NFC dibandingkan senior-seniornya. Ada dua pilihan warna yang ditawarkan yakni cobalt blue dan shadow grey.

Untuk bodinya sendiri, Xiaomi Poco X3 NFC memakai bahan plastik polikarbonat yang jika terkena cahaya, bagian belakang ponsel bakal berkilau bak kaca. Sentuhan glossy pada plastik polikarbonat memang membuat Poco X3 NFC menawan. Hanya saja Anda yang menggenggam ponsel ini dalam kondisi berkeringat harus waspada, karena mudah meninggalkan sidik jari.

Sebagai identitas diri, Xiaomi membenamkan logo POCO dengan warna semburat pelangi di bagian tengah pada bodi belakang yang cukup besar. Agar melindungi quad camera yang terpasang, Xiaomi menyerkana softcase transparan yakni anti bacterial case pada paket penjualan. Sisi kanan pada bodi ponsel adalah tombol power dan volume yang juga sebagai pemindai sidik jari.

Tampilan Layar Flagship Kekinian

tampilan layar Xiaomi Poco X3 NFC
© Presse Citron

Salah satu yang identik dari ponsel-ponsel jajaran flagship adalah memiliki layar cukup lebar. Hal itulah yang bisa Anda temukan dalam Xiaomi Poco X3 NFC karena mempunyai ukuran layar 6.67″. Tak hanya cukup lega, layar Poco X3 NFC sudah mempunyai refresh rate 120Hz dan touch sampling rate 240Hz. Bukan itu saja, layar berlapis Gorilla Glass 5 ini sudah beresolusi full HD+ sehingga mendukung standar konten HDR10, seperti dilansir Gizmologi.

Untuk menyesuaikan tampilan layar, Poco X3 NFC dilengkapi fitur Dynamic Switch yang akan mengubah refresh rate secara otomatis. Misalnya jadi 50Hz saat melihat foto, 60Hz ketika menonton video atau mencapai 120Hz ketika pengguna tengah asyik gaming. Salah satu yang cukup menarik dari layar ini adalah karena menggunakan punch-hole untuk memuat kamera selfie, seperti pada seri Samsung Galaxy S20.

Baca juga: Sang Jawara, Xiaomi Rilis Redmi Note 9 dan Redmi Note 9 Pro di Indonesia

Empat Kamera Belakang dan Kamera Selfie Memuaskan

mode front&back pada kamera Xiaomi Poco X3 NFC
mode front&back pada kamera Xiaomi Poco X3 NFC © Gizmologi/Prasetyo Herfianto

Tak lengkap rasanya membahas keunggulan Xiaomi Poco X3 NFC tanpa menyinggung kamera. Apalagi Xiaomi menggunakan style quad camera di bagian belakang ponsel. Modul dari quad camera ini cukup unik karena diletakkan dalam posisi persegi dengan lensa kamera utama 64MP di bagian tengah. Agar simetris, Xiaomi menambahkan lampu flash di modul quad cameranya.

Lensa kamera utama Poco X3 NFC sudah dibekali teknologi EIS (Electronic Image Stabilization), dan mampu merekam video hingga resolusi 4K 30fps. Bagi penggemar fotografi, Poco X3 NFC tentu sangat memanjakan apalagi adanya fitur pendukung seperti Smooth Video Zoom, Focus Peaking dan teknologi AI Skyscaping 3.0. Lewat teknolog kecerdasan buatan ini, Anda bisa mengedit foto layaknya fotografer profesional seperti menambah bintang-bintang di langit malam, aurora, bulan hingga halilintar.

Untuk Anda yang doyan bikin vlog dengan konten tutorial atau video reaction, Poco X3 NFC mempunyai mode front&back yang memungkinkan kamera selfie dan kamera belakang merekam di waktu bersamaan. Dengan lensa kamera selfie adalah 20MP, bikin Instagram Stories atau video TikTok tentu akan memuaskan.

Performa Anti Kecewa Dari Debut Snapdragon 732G

kemampuan gaming Xiaomi Poco X3 NFC
kemampuan gaming Xiaomi Poco X3 NFC © Gizmologi

Desain bodi ponsel sudah, layar sudah, kamera pun sudah, maka kini yang menjadi inti pembahasan adalah bicara soal performa Xiaomi Poco X3 NFC. Apalagi Poco X3 NFC menjadi smartphone pertama yang memakai chipset Snapdragon 732G besutan Qualcomm, membuat adanya peningkatan pada sisi GPU sebesar 15%. Dengan arsitektur 8nm, tak heran kalau 732G sangat hemat daya baterai meskipun clock speed maksimal mencapai 2,3GHz.

Dari penjelasan Qualcomm, Snapdragon 732G sudah dibuat dengan teknologi AI berkualitas yakni Advanced Qualcomm AI Engine. Sekalipun Anda menggunakan Poco X3 NFC untuk gaming dalam waktu lama dari game-game spesifikasi monster, suhu Poco X3 NFC mampu terjaga rendah bahkan bisa turun sebesar 6 derajat celcius, berkat sistem pendingin LiquidCool 1.0 yang membuat ponsel ini tak mudah panas.

Tak hanya gaming, kemampuan multitasking Poco X3 NFC juga tidak mengecewakan karena adanya RAM LPDDR4X sehingga anti lemot. Anda bisa membuka berbagai aplikasi dan perintah secara bersamaan. Melengkapi performa yang memuaskan, ponsel ini mempunyai baterai tanam dengan kapasitas cukup besar yakni 5.160 mAh.

Baca juga: Murah Meriah, Xiaomi Jual Redmi 8A Pro Seharga Rp1,6 Juta

NFC dan Fitur Unggulan Lainnya

Nah, hal terakhir yang ingin dibahas dari Xiaomi Poco X3 NFC ini tak lain dari fitur NFC yang disematkannya. Sekadar informasi, NFC (Near Field Communication) adalah komunikasi medan dekat yang sangat mendukung aplikasi pembayaran digital nirkontak masa kini, seperti dilansir Kompas.

Agar proses NFC bisa berjalan, diperlukan dua perangkat kompatibel yakni aktif serta pasif. Poco X3 NFC sendiri bertindak sebagai perangkat aktif yang bisa terhubung ke e-wallet Anda, sehingga ketika hendak membayar tinggal mendekatkan ponsel pada perangkat NFC lain. Mendukung penuh pembayaran tanpa sentuhan, Poco X3 NFC dapat dipakai untuk top-up hingga cek saldo e-money secara mudah.

Kesimpulan

Dengan berbagai keunggulan yang ditawarkan, bisa disimpulkan dengan sangat jelas bahwa Xiaomi Poco X3 NFC adalah salah satu ponsel terbaik di tahun 2020. Dengan harga Rp3,2 juta (versi 64GB/6GB) dan Rp3,5 juta (128GB/6GB), ponsel ini jelas tak akan mengecewakan. Daripada membeli ponsel flagship dengan harga yang jauh lebih mahal tapi spesifikasi dan performa tidak jauh berbeda, Poco X3 NFC lebih layak dipilih.